Bupati Batang Akan Kembangkan Eduwisata Bahari Galangan Kapal

Sabtu, 23 November 2019 Jumadi Dibaca 1.539 kali Pembangunan
Bupati Batang Akan Kembangkan Eduwisata Bahari Galangan Kapal
Batang - Untuk mendukung tahun kunjungan wisata tahun 2022, Pemerintah Kabupaten Batang akan kembangkan potensi pembuatan kapal kayu. Dewan Riset Daerah (DRD) Kabupaten Batang pun dikerahkan untuk mengkaji potensi eduwisata ini.

Berdasarkan rekomendasi DRD, galangan kapal kayu di Batang bisa dijadikan lokasi edukasi wisata bahari skala internasional. 

“Galangan kapal di Sungai Sambong Batang ini masuk tiga besar galangan kapal kayu terbesar di dunia,” kata perwakilan DRD Kabupaten Batang M Hariyanto di Galangan Kapal Kabupaten Batang, Sabtu (23/11/2019).

Berdasarkan kajian, DRD merekomendasikan galangan kapal kayu menjadi lokasi edukasi wisata bahari.

“Nantinya edukasi wisata bahari galangan kapal kayu menjadi satu paket dengan Pantai Sigandu. Potensi lainya yaitu perkebunan bunga melati serta museum bahari juga akan dikembangkan,” jelasnya.

Bupati Batang Wihaji saat mendampingi tim dari DRD, menerangkan, Desember 2019 mendatang akan dilakukan market test.

“Setelah itu akan kami koordinasikan dengan Dinas Pariwisata untuk realisasinya, kemungkinan tahun depan,” paparnya.

Bupati juga menanggapi terkait infrastruktur, guna mendukung realisasi wisata bahari galangan kapal kayu.

“Perbaikan pasti dilakukan, untuk awal perbaikan Jembatan Situri tengah dilakukan dan ke depan juga akan ada museum kapal di kawasan ini,” terangnya.

Tak sampai berhenti di situ, Bupati akan mendatangkan juru masak profesional lulusan Harvard University, untuk memberikan ilmu di kawasan Wisata Bahari Batang.

"Kita akan meniru restoran bahari Muara Angke Jakarta, untuk itu kami akan ajarkan skill memasak untuk warga yang dilatih chef lulusan Harvard. Tujuannya, supaya ada tempat makan dengan chef profesional di Kawasan Wisata Bahari Batang,” imbuhnya.

Sementara, Nur Haji Slamet Urip, pemilik galangan kapal kayu di Batang sangat mendukung wacana dibangunnya eduwisata bahari skala internasional. Bahkan mereka ingin wacana itu segera direalisasikan secepatnya, untuk menduniakan galangan kapal kayu terbesar di dunia itu.

“Bisa dikatakan galangan di sini terbesar di dunia. Tak jarang selain menerima pesanan kapal kayu skala nasional, galangan di sini juga membuat kapal untuk Eropa dan Jepang,” katanya.

Pria yang akrab disapa Mbah Urip itu, menerangkan, ada 30 galangan kapal kayu di sepanjang alur Sungai Sambong, di mana setiap galangan bisa memproduksi 60 kapal kayu setiap tahun.

“Ukuran kapal kayu 29 GT sampai 400 GT dibuat di sini, harganya berkisar dari Rp700 juta hingga Rp5 miliar dan selalu ada pesanan,” terangnya.

Letak geografis Kabupaten Batang di tengah pulau Jawa, lanjutnya, hal ini menambah eksistensi produk galangan kapal kayu.

“Bahan baku juga dekat, kami tinggal beli ke Semarang, tenaga kerja kami juga profesional karena berpuluh tahun membuat kapal kayu. Bahkan ada yang empat generasi keluarganya membuat kapal kayu, hal itu menjadi nilai plus untuk galangan kapal kayu di batang,” jelasnya.

Dipaparkan Mbah Urip, terdapat 3.000 pekerja lebih di galangan kapal kayu Kabupaten Batang, untuk itu jika wacana eduwisata bahari direalisasikan pastinya berdampak baik bagi pekerja dan eksistensi galangan kapal kayu di sini.

Ia menambahkan setiap tahun harga kayu naik 10 persen, mau tidak mau harga kapal juga naik. Tiga tahun terakhir ini harga kapal naik 50 persen lebih, yang awalnya Rp300 juta bisa jadi Rp700 juta lebih. 

"Kalau Pemkab bisa memasok bahan baku dengan harga terjangkau, pasti galangan di sini semakin berkembang,” pungkasnya. (Humas Batang, Jateng/Edo)


Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 74
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 122
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 127
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 76
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 37
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 44