Bupati Batang Wihaji saat memberikan sambutan di HUT PPDRI Kabupaten Batang ke 13
Kegiatan Halal bi Halal dan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Perangkat Desa Republik Indonesia (PPDRI) Kabupaten Batang ke 13 dengan tema “ Mari kita kelola dana desa menjadi berkah jangan menjadi musibah” kegiatan tersebut diikuti kurang 1000 orang yang tergabung dalam anggota PPDRI Kabupaten Batang yang dilaksanakan di gedung Wanita Kabupaten Batang rabu (12/7).
Hadir dalam acara tersebut Bupati Batang Wihaji, Wakil Bupati Batang Suyono, Perwakilan dari Kodim Batang, Perwakilan dari Polres Batang, Kepala Dispermades Tulyono, Kepala Kesbangpol Agung Wisnu Barata, muspika kecamatan Batang, ketua sang pamamong, ketua PPDRI Karnoto dan ketua Parade Nusantara Sudir santoso.
Bupati Batang Wihaji berharap PPDRI menjadi tombak berjalannya pemerintahan di desa, karena PPDRI merupakan elemen penting bersama kepala desa untuk membangun Batang khususnya di wilayah desa masing-masing. Yang harapannya dengan adanya PPDRI beserta kepala desa pembangunan di desa semakin baik.
Saya berharap PPDRI bekerjasama dengan kepala desa sesuai dengan tupoksi yang ada dan insyaallah kabupaten Batang akan maju. Kemudian saya juga berharap penghasilan tetap (Siltap) perangkat desa yang keluar setiap 6 bulan sekali insyaallah akan saya ubah sesuai dengan kemampuan saya ujar Wihaji pada saat halal bi halal dan HUT PPDRI di Gedung Wanita.
Yang penting kami mohon bantuan pada perangkat desa bersama kepala desa untuk membangun kabupaten Batang dan prinsip kita melayani warga Batang baik dari sisi pembangunan maupun masyarakatnya yang harapannya sederhana yakni untuk kemajuan desa tandas wihaji.
Bahwa Pilkada sudah selesai, maka lupakan pilkada dan mari kita bersama-sama guyup rukum membangun Batang yang tujuannya untuik beritikad baik untuk membangun kabupaten Batang 5 tahun kedepan tandas Bupati Batang.Bupati menambhkan kepada kepala desa agar menunjukan kemampuan dan potensi desa seperti produk unggulan, kuliner, potensi wisata dan sebagainya guna peningkatan ekonomi kerakyatan desa. Nanti akan ada program-program smart valage yang akan kita lakukan, sebagai percontohan kami akan mengambil 15 desa.
Dan kami pemerintah kabupaten Batang memiliki lima program unggulan yakni memberikan tunjangan guru Madin, gaji guru wiyata bakti, santunan kematian, satu mobil satu desa yakni mobil kesehatan dan tunjangan RT/RW.
Ketua PPDRI Batang Karnoto mengatakan PPDRI merupakan organisasi masyarakat yang telah dilindungi badan hukum dan telah terdaftar baik di pemerintah pusat maupun daerah. Tujuan oraganisasi PPDRI ini melalui proses ini kami saling bahu membahu dan melalui perjuangan terkait terbentuknya PPDRI. Kemudian karnoto meminta kepada Bupati untuk dapat menaikan penghasilant tetap (siltap) perangkat desa.
Kami bersama anggota PPDRI bahu membahu dan bekerjasama dan mendukung sepenuhnya program Bupati Batang Kemudian dilanjutkan maidho khasanah oleh ketua parade nusantara Sudir santoso. (Iwan/McBatang)
Sebanyak 30 pesepeda Ride for Palestine menempuh perjalanan 1.000 kilometer dari Surabaya menuju Jakarta dengan melintasi Kabupaten Batang untuk mengampanyekan solidaritas kemanusiaan bagi Palestina melalui olahraga bersepeda.
Rehabilitasi RTLH milik Ismail melalui program TMMD Kodim 0736Batang segera rampung sesuai target dengan tetap mengutamakan kualitas bangunan dan kenyamanan penerima manfaat.
Pecalungan Run 2026 diikuti 410 peserta, meningkat dari tahun sebelumnya, sekaligus menjadi sarana promosi wisata Curug Gombong dan pengembangan sport tourism Kabupaten Batang.
November Rock menjadi ajang perpaduan hiburan musik rock dengan kepedulian sosial melalui bakti sosial, santunan anak yatim, dan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat.
November Rock menjadi wadah peringatan Hari Pahlawan melalui musik rock sekaligus sarana membangkitkan nasionalisme, kecintaan terhadap Indonesia, dan semangat persatuan masyarakat.
MGMP Pendidikan Pancasila jenjang SMP Kabupaten Batang menggelar Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Kebangsaan dan Lomba Orasi sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan, menanamkan nilai-nilai Pancasila, serta membentuk generasi muda yang berkarakter, kritis, percaya diri, toleran, dan cinta tanah air.