Bupati Berharap PPDRI Menjadi Tombak Pemerintahan Desa

Kamis, 13 Juli 2017 Lukman Hadi Lukito Dibaca 895 kali Pemerintahan
Bupati Berharap PPDRI Menjadi Tombak Pemerintahan Desa
Bupati Batang Wihaji saat memberikan sambutan di HUT PPDRI Kabupaten Batang ke 13
Kegiatan Halal bi Halal dan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Perangkat Desa Republik Indonesia (PPDRI) Kabupaten Batang ke 13 dengan tema “ Mari kita kelola dana desa menjadi berkah jangan menjadi musibah” kegiatan tersebut diikuti kurang 1000 orang yang tergabung dalam anggota PPDRI Kabupaten Batang yang dilaksanakan di gedung Wanita Kabupaten Batang rabu (12/7).

Hadir dalam acara tersebut Bupati Batang Wihaji, Wakil Bupati Batang Suyono, Perwakilan dari Kodim Batang, Perwakilan dari Polres Batang, Kepala Dispermades Tulyono, Kepala Kesbangpol Agung Wisnu Barata, muspika kecamatan Batang, ketua sang pamamong, ketua PPDRI Karnoto dan ketua Parade Nusantara Sudir santoso.

Bupati Batang Wihaji berharap PPDRI menjadi tombak berjalannya pemerintahan di desa, karena PPDRI merupakan elemen penting bersama kepala desa untuk membangun Batang khususnya di wilayah desa masing-masing. Yang harapannya dengan adanya PPDRI beserta kepala desa pembangunan di desa semakin baik.

Saya berharap PPDRI bekerjasama dengan kepala desa sesuai dengan tupoksi yang ada dan insyaallah kabupaten Batang akan maju. Kemudian saya juga berharap penghasilan tetap (Siltap) perangkat desa yang keluar setiap 6 bulan sekali insyaallah akan saya ubah sesuai dengan kemampuan saya ujar Wihaji pada saat halal bi halal dan HUT PPDRI di Gedung Wanita.

Yang penting kami mohon bantuan pada perangkat desa bersama kepala desa untuk membangun kabupaten Batang dan prinsip kita melayani warga Batang baik dari sisi pembangunan maupun masyarakatnya yang harapannya sederhana yakni untuk kemajuan desa tandas wihaji.

Bahwa Pilkada sudah selesai, maka lupakan pilkada dan mari kita bersama-sama guyup rukum membangun Batang yang tujuannya untuik beritikad baik untuk membangun kabupaten Batang 5 tahun kedepan tandas Bupati Batang.Bupati menambhkan kepada kepala desa agar menunjukan kemampuan dan potensi desa seperti produk unggulan, kuliner, potensi wisata dan sebagainya guna peningkatan ekonomi kerakyatan desa. Nanti akan ada program-program smart valage yang akan kita lakukan, sebagai percontohan kami akan mengambil 15 desa.

Dan kami pemerintah kabupaten Batang memiliki lima program unggulan yakni memberikan tunjangan guru Madin, gaji guru wiyata bakti, santunan kematian, satu mobil satu desa yakni mobil kesehatan dan tunjangan RT/RW.

Ketua PPDRI Batang Karnoto mengatakan PPDRI merupakan organisasi masyarakat yang telah dilindungi badan hukum dan telah terdaftar baik di pemerintah pusat maupun daerah. Tujuan oraganisasi PPDRI ini melalui proses ini kami saling bahu membahu dan melalui perjuangan terkait terbentuknya PPDRI. Kemudian karnoto meminta kepada Bupati untuk dapat menaikan penghasilant tetap (siltap) perangkat desa.

Kami bersama anggota PPDRI bahu membahu dan bekerjasama dan mendukung sepenuhnya program Bupati Batang Kemudian dilanjutkan maidho khasanah oleh ketua parade nusantara Sudir santoso. (Iwan/McBatang)

Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 118
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 143
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 154
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 98
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 59
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 79