Persibat saat laga uji coba dengan Maestro FC Limpung
Seteleh dua hari pertandingan lawan Persijap Jepara kini tim Laskar Alas Roban melawat ke Limpung untuk Laga Uji coba dengan tajuk Rekreasi Match menghadapi Maestro FC Limpung di Lapangan Kecamatan Limpung Kabupaten Batang, Senin (10/7).
Dalam laga tersebut Xion, putra daerah asli Limpung dipercaya untuk memegang ban kapten. Perlu kita ketahui Kecamatan Limpung dipilih sebagai tempat laga uji coba tersebut selain sebagai tempat untuk menyegarkan pemain juga sebagai tempat untuk melihat bibit pemain yang dikenal sangat banyak di kecamatan yang terkenal dengan emping nya tersebut.
Selain Xion Limpung, juga telah melahirkan sosok Cholid yang mana dia sekarang juga masuk daftar sebagai pemain utama di tim Persibat Batang. Pada babak pertama tim laskar alas roban bermain menyerang sesekali pemain depan Persibat Batang yang di komandoi oleh Eki Nurhakim dapat mengobrak abrik pertahanan Maetro FC Limpung.
Pada menit ke 10 sundulan Eki Nurhakim hampir saja dapat merobek jala Mestro FC, tapi sayang masih tipis diatas gawang. Setelah beberapa kali menggempur pertahanan maestro Limpung akhirnya Laskar Alas roban dapat memecah kebuntuan pada menit ke 12 Deddy dapat merobek gawang Mastro lewat sundulan dari umpan yang di berikan oleh Isak Djober skor berubah 1-0.
Tim Mestro FC tak lantas mengendorkan semangatnya pada menit ke 20 lewat tendangan bebas dari luar kotak pinalti bola langsung masuk ke jala yang dijaga oleh Eko Harno skor berubah menjadi 1-1.
Jual beli serangan terus diperlihatkan oleh kedua tim pada menit ke 39 Laskar Alas Roban diberi hadiah tendangan bebas karena Isak dijagal oleh salah satu pemain Maestro FC. Pada Cholid yang menjadi eksekutor tendangan tak menyianyiakan kesempatan tersebut bola tendangan kerasnya langsung masuk ke pojok gawang dan Persibat akhirnya unggul 2-1.
Pada babak kedua Persibat tidak mengendorkan semangat beberapa pemain dimasukan diantaranya Ivan Wahyudi dan Arif Budiono dapat menambah kekuatan dan pada menit 81’ Ivan Wahyudi pemain andalan sayap Persibat dapat menambah pundi-pundi gol menjadi 3-1.
Selang 1 menit Rizqy Wijayanto menutup kemenangan menjadi 4-1 untuk kemenangan Persibat Batang. Pada pertandingan ini Coach Daniel ingin menerapkan taktik bermain sesama pemain untuk dapat lebih memahami taktik yang diberikan pelatih.
“Dari pertandingan ini saya ingin sesama pemain dapat saling memahamkan taktik antara satu sama yang lain dan pada pertandingan tersebut taktik sedikit dapat dijalankan dengan baik. Selain itu juga sebagai ajang untuk bermain dilapangan yang berbeda untuk dapat melatih pemain untuk dapat bermain disemua medan lapangan apapun” kata Coach Daniel.
Pada pertandingan tersebut antusias warga Batang khususnya Limpung cukup baik. Hal ini dapat diartikan bahwa jargon Persibatkan Batang dapat diterapkan di seluruh wilayah Kabupaten Batang. (Media Persibat/McBatang)
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.