Bupati Batang Wihaji meletakan batu pertama pembangunan Masjid Al Mubarok, desa Lebo, Kecamatan Gringsing.
Pelayanan terhadap masyarakat terus diberikan pemerintah Kabupaten Batang dengan mengedepankan pelayanan yang sesuai undang-undang. Pemkab saat ini tidak bisa bekerja semaunya sendiri, semua harus ada aturan yang mendasari pelayanan kepada masyarakat.
“Niatnya ingin membantu dan memberikan pelayanan kepada masyarakat, tetapi apabila caranya tidak sesuai aturan perundangan- undangan, maka bisa menjadi masalah dikemudian hari,” kata Bupati Wihaji saat memberikan sambutan pada peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al Mubarok, desa Lebo, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Minggu (9/7).
Bupati mengatakan Masjid Al Mubarok ini merupakan masjid tertua di desa Lebo dan harapannya nanti setelah dibangun menjadi semakin bagus dan semakin banyak warga yang berjamaah di dalamnya.
KH. Abdussyakur sesepuh desa Lebo mengatakan dengan Bupati bersedia hadir untuk melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al Mubarok ini warga sangat berterima kasih dan menjadi penyemangat tersendiri. Sehingga nanti saat pembangunan masjid insya Allah akan lebih cepat selesai.
“Masjid Al Mubarok sudah ada sejak lama bahkan dari sebelum saya lahir, warga desa sudah menggunakannya untuk sholat berjamaah, mengaji dan kegiatan keagamaan lainnya,” jelasnya.
Dirinya mengatakan bahwa masjid ini sudah tidak dapat menampung jemaah lagi, maka diperlukan perluasan masjid.
“Semoga seluruh warga desa semakin bisa meningkatkan iman dan taqwa dan menjadikan masjid sebagai pusat pendidikan agama islam, sehingga dapat menghindarkan dari penyalahgunaan narkoba, terorisme, menguatkan akidah khususnya bagi warga desa Lebo dan umumnya bagi Bangsa dan negara Indonesia,” pungkasnya. (Heri/McBatang)
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.