Pesantren Mendidik Santri Siap Berkompetisi di Dunia Kerja

Senin, 10 Juli 2017 Lukman Hadi Lukito Dibaca 646 kali Kegiatan Keagamaan
Pesantren Mendidik Santri Siap Berkompetisi di Dunia Kerja
Pesantren Mendidik Santri Siap Berkompetisi di Dunia Kerja
Persaingan di dunia kerja kini semakin tidak bisa terhindarkan lagi. Sudah sepatutnya para pencari kerja harus memiliki kompetensi di bidang yang dibutuhkan. Pesantren merupakan tempat menimba ilmu agama agar menciptakan generasi muda berakhlakkul karimah. Namun tidak hanya itu kini pondok pesantren siap mencetak generasi islami yang mampu bersaing di dunia kerja, Pondok Pesantren (ponpes) An Nahdhiyah, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Minggu (9/7).

Masih dalam nuansa bulan Syawal, Pondok Pesantren An Nahdhiyah menyelenggarakan Halal Bi Halal dan Istighosah, dihadiri Bupati Batang Wihaji, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Hanif Dhakiri, Camat Banyuputih Himawan, KH. Dimyati Roiz, Pengasuh ponpes An Nahdhiyah KH. Ridwan dan anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah.

Dalam sambutannya, Bupati Batang Wihaji melaporkan kondisi masyarakat Batang, bahwa masih ada 5 warga yang mengikuti program transmigrasi ke Kalimantan. Selain itu ada beberapa daerah yang warganya menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI), seperti Wonotunggal, Gringsing dan Bawang.

“Masalah pengangguran masih menjadi hal yang diprioritaskan, semoga proyek PLTU bisa cepat selesai, sehingga dapat menyerap banyak tenaga kerja,” ujarnya.

Menyikapi masalah pengangguran yang ada dimana-mana, Hanif Dhakiri mengimbau kepada para santri untuk meningkatkan kompetensi agar siap bersaing.

“Di dalam pesantren pelajaran yang diutamakan adalah akhlak terlebih dahulu, baru setelah itu keahlian para santri sehingga saat terjun ke dunia kerja, tidak hanya pintar tetapi juga memiliki akhlakkul karimah,” terang Hanif.

Menurut Pengasuh ponpes An Nahdhiyah KH Ridwan, pesantren mendidik santrinya memiliki akhlakkul karimah, berbudi luhur, mandiri dan sederhana. Materi yang diajarkan meliputi ketauhidan dan akhlak.

“Ponpes ini baru berdiri selama 1 tahun, sehingga masih membutuhkan bantuan untuk membangun sarana prasarana pendukung kegiatan para santri di pondok,” terang Kyai Ridwan.

Badrodin salah seorang pengurus ponpes An Nahdhiyah mengatakan di dalam pondok juga sudah berdiri MTs, MA, dan SMK. Dia menjelaskan di SMK bidang mata pelajaran (mapel) yang menjadi unggulan adalah Information and Teknologi (IT) dan perbengkelan.

“Semoga saja ada ribuan lapangan pekerjaan nantinya bagi para santri, mengingat Bupati Wihaji sangat mendukung adanya 1000 pengusaha muda dan kita buktikan bahwa santri pun bisa sukses,” pungkasnya. (Heri/McBatang)

Berita Lainnya

1.926 Warga Batang Terima BLT DBHCHT, Dinsos Pastikan Bantuan Tepat Sasaran 1.926 Warga Batang Terima BLT DBHCHT, Dinsos Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
1.926 Warga Batang Terima BLT DBHCHT, Dinsos Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Sosial (Dinsos) kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) Tahun 2026 kepada para pekerja dan pelaku usaha sektor tembakau.
24 Jun 2026 Jumadi 99
Sempat Terdampak Pemadaman Listrik, Panitia SPMB Pastikan Data Aman Sempat Terdampak Pemadaman Listrik, Panitia SPMB Pastikan Data Aman
Sempat Terdampak Pemadaman Listrik, Panitia SPMB Pastikan Data Aman
Batang - Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Batang tetap berjalan lancar, meski sempat terdampak pemadaman listrik, Selasa 23 Juni 2026, selama satu jam. Hal ini menjadi perhatian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat, untuk memastikan keamanan data calon siswa, saat terjadi pemadaman listrik, sawaktu-waktu.
24 Jun 2026 Jumadi 155
BPJPH Gelar Sosialisasi WHO, Edukasikan Kewajiban Sertifikasi Halal secara Nasional BPJPH Gelar Sosialisasi WHO, Edukasikan Kewajiban Sertifikasi Halal secara Nasional
BPJPH Gelar Sosialisasi WHO, Edukasikan Kewajiban Sertifikasi Halal secara Nasional
Batang - Sosialisasi pembentukan ekosistem halal adalah upaya pemerintah daerah dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) untuk menciptakan rantai pasok halal terintegrasi. Hal ini mencakup sertifikasi UMKM, wisata ramah muslim, hingga kantinrumah potong hewan halal guna meningkatkan daya saing ekonomi daerah.
24 Jun 2026 Jumadi 77
Libur Sekolah, Wabup Batang Evaluasi Perizinan dan Sanitasi Program MBG Libur Sekolah, Wabup Batang Evaluasi Perizinan dan Sanitasi Program MBG
Libur Sekolah, Wabup Batang Evaluasi Perizinan dan Sanitasi Program MBG
Batang Masa libur sekolah menjadi momentum krusial bagi Pemerintah Kabupaten Batang untuk membenahi karut-marut pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Satgas MBG Kabupaten Batang membidik evaluasi total terhadap operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), mulai dari masalah perizinan, standar sanitasi, hingga penghentian operasional belasan unit SPPG.
23 Jun 2026 Jumadi 197
Siswa Talasemia di Batang Mulai Diakomodasi Lewat Jalur Afirmasi Disabilitas Siswa Talasemia di Batang Mulai Diakomodasi Lewat Jalur Afirmasi Disabilitas
Siswa Talasemia di Batang Mulai Diakomodasi Lewat Jalur Afirmasi Disabilitas
Batang Perhimpunan Orang Tua Penderita Talasemia Indonesia (POPTI) Kabupaten Batang mengapresiasi kebijakan baru dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang mulai mengakomodasi siswa penderita talasemia melalui jalur afirmasi disabilitas fisik tak tampak.
23 Jun 2026 Jumadi 117
Maksimalkan Layanan SIM Keliling, Satlantas Batang Manfaatkan Ruang Publik Maksimalkan Layanan SIM Keliling, Satlantas Batang Manfaatkan Ruang Publik
Maksimalkan Layanan SIM Keliling, Satlantas Batang Manfaatkan Ruang Publik
Batang - Satlantas Polres Batang memaksimalkan layanan perpanjangan SIM Keliling dengan menyasar sejumlah titik ruang publik, untuk mendekatkan dan mempercepat proses pelayanan. Bagi masyarakat yang telah habis masa berlaku SIM-nya, dapat memanfaatkan layanan perpanjangan secara jemput bola, yang terkoneksi dalam satu tempat.
23 Jun 2026 Jumadi 104