Persiapan pemain Persibat pada latihan terakhir memiliki progres yang cukup baik dan untuk capaian pemain di angka 70% atau naik dari sebelumnya yang hanya 20%.
“Saat ini, pemain progressnya cukup baik insyaAllah nanti pada hari Sabtu (8/7) lawan Persijap bisa tampil optimal. Walau kondisi tak bisa bohong kondisi pemain masih 70% tapi dengan kondisi itu diharap sudah dapat memenangkan pertandingan sehingga dalam pertandingan selanjutnya capaian sudah dapat meningkat menjadi 80% dan di pertandingan selanjutnya lagi dapat meningkat lagi,” ujar Chief Daniel Roekito, Rabu (5/7).
Dalam latihan, Chief Daniel selalu menggunakan sistem latihan yang berubah-ubah. Dia menegaskan bentuk latihan selalu berubah-ubah sesuai dengan kebutuhan tim. “Mudah-mudahan latihan kita sudah dapat mulai fokus pada taktik team untuk persiapan pertandingan tanggal 8 nanti,” kata Chief Daniel.
Lanjutan kompetisi Liga 2 Indonesia akan segera kembali bergulir pasca Libur Puasa dan Lebaran hari Raya Idul Fitri kemarin. Tim peserta Liga 2 terus berbenah dan terus berlatih keras untuk mendapatkan hasil maksimal dipertandingan selanjutnya. Tak jauh berbeda dengan tim yang berada di Pantura Pulau Jawa yakni Persibat Batang, mereka mulai berlatih lebih awal yaitu 4 hari setelah Idul Fitri untuk menunjang fisik pemain agar kembali prima.
Perlu kita ketahui hasil uji coba lawan Persinga pada minggu terakhir bulan puasa anak asuhan Daniel Roekito ini untuk capaiannya masih jauh yaitu sekitar 20% karena perlu adanya adaptasi dengan sitem latihan program baru yang diberikan oleh Chief Daniel.
Dari Pertadingan lawan Persinga pada babak pertama Persibat dapat unggul 1-0 dan pada akhir pertandingan harus ditahan imbang 1-1. Hasil pertandingan itulah yang akhirnya digunakan oleh Chief daniel untuk mengukur kualitas anak asuhnya untuk dapat membentuk tim inti yang akan digunakan pada pertandingan nanti.
Dalam persiapan menghadapi Persijap tim Laskar Alas Roban paling tidak pada hari ini (Kamis-red) sudah dapat menemukan komposisi pemain inti yang akan di pasang pada pertandingan lawan Persijap tetapi masih ada bebebrapa kendala yaitu beberapa pemain yang masih dalam masa pemulihan karena sakit.
“Masih ada sedikit kendala ya jadi seperti beberapa pemain inti kita seperti Bagas dan Ivan masih kurang prima dima ivan masih sakit demam dan Bagas sedikit mengalami cidera hamstring pada kakinya dan mudah-mudahan besok kondisi mreka sudah baik semua,” jelas Daniel.
Pada Sabtu besok, Persibat akan menghadapi Persijap Jepara pada lanjutan kompetisi liga 2 group 3 yang akan berlangsung di Stadion Moh.Sarengat Batang. (Media Persibat/McBatang)
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.