Bupati BatangWihaji (berdiri, sebelah kanan) didampingi Wakil Bupati Suyono (berdiri, kiri) memberikan saat menyampaikan sambutan.
Ribuan jamaah dari berbagai daerah penuhi pengajian umum dalam rangka Haul Syeh Abdurrahman Pangeran Sunan Kajoran Ke 39 bertempat di Desa Gringsingsari Kecamatan Wonotunggal, Rabu (5/7).
Bupati Batang Wihaji yang menyempatkan hadir dalam haul tersebut mengatakan, “Haul merupakan tradisi yang baik untuk menghormati Aula atau tokoh agama yang telah berjasa dalam berjuang dalam mensyiarkan agama Islam,” kata Wihaji.
Wihaji juga meminta kepada masyarakat untuk tetap menjaga tradisi haul yang sudah populer di masyarakat Kabupaten Batang dan sekitarnya. “Haul merupakan syiar agama Islam, disamping itu pula kita bersama mendoakan Aulia sebagai pelaku sejarah yang sudah meninggal dan yang telah berjasa terhadap perkembangan islam, sehingga kita sebagai generasi penerus bisa mewariskan yang baik kepada generasi selanjutnya,” Kata Wihaji yang didampingi oleh Wakil Bupati Suyono.
Dalam kesempatan tersebut Wihaji juga menyampaikan program visi misi Bupati dan Wakil Bupati sebagai program prioritas yang akan dijalankan di Bulan September Tahun 2017. “Program santunan kematian bagi masyarakat miskin akan kita mulai di bulan September, saat ini kita masih merancang sistem pencairan agar bisa cepat terlaksana dalam pencairanya, dan kita juga lagi fokus membangun Batang untuk mengurangi penganguran,” jelas wihaji.
Mengakhiri sambutan, Bupati meminta maaf kepada masyarakat yang menghadir Haul Syeh Abdurrahman Pangeran Sunan Kajoran, karena selama menjadi Bupati yang baru menjabat satu bulan 13 hari belum bisa memberikan pelayanaan yang maskimal. “Di bulan Syawal ini kami minta maaf barang kali dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat belum maksimal”.
Bupati wihaji dan Wakil Bupati Suyono dalam kesempatan tersebut menyempatkan berziarah dan berdoa di makam Syeh Abdurrahman Pangeran Sunan Kajoran.
Kepala Desa Gringgingsari Kecamatan Wonotunggal Sigit Pranowo mengatakan, ”Syeh Abdurrahman Pangeran Sunan Kajoran merupakan Aulia atau tokoh agama yang sangat berjasa dalam Syiar Agama Islam, kita sangat menghargai dan menhormati jasa-jasanya sehingga sudah sepantaasnya kita melaksaankaan tradisi Haul Syeh Abdurrahman Pangeran Sunan Kajoran dan pengunjungnya pun dari luar daerah Batang,” kata Sigit Pranowo. (Edo/McBatang)
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.