Santri Milenial Tak Alergi Teknologi

Senin, 21 Oktober 2019 Jumadi Dibaca 1.042 kali Kegiatan Keagamaan
Santri Milenial Tak Alergi Teknologi
Batang - Sebagai seorang santri yang hidup di era digital tidak hanya belajar tentang ilmu agama saja. Mereka dituntut untuk tidak menutup diri dengan digitalisasi dalam dunia dakwah.

Pernyataan itu disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batang, Taufik Rahman saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (21/10/2019).

“Hal-hal yang masih bagus di pesantren tetap dijaga. Misalnya ngaji menggunakan metode bandongan atau sorogan (cara belajar secara khusus), kalau dulu pakai kertas,  tapi sekarang memakai media digital,” terangnya.

Taufik menekankan, agar para santri tidak alergi terhadap segala sesuatu yang baru dan kekinian, sepanjang tidak bertentangan dengan syariat agama.

“Supaya kaum santri milenial ini, bisa menghadapi era revolusi industri 4.0. Hal lain yang sudah ada dalam pesantren yaitu pelatihan jiwa kewirausahaan, insya Allah keluarga tidak akan merasa rugi, memasukkan anaknya ke pondok,” tuturnya.

Taufik mengharapkan, di masa modern, pondok pesantren harus berorientasi pendidikan yang santrinya mendapatkan ijazah sekaligus diakui negara.

“Misalnya pendidikan mu’adalah yaitu pondok yang disetarakan dengan SMA/MA yang wajib sekolah enam tahun. Ada pula Pendidikan Diniyah Formal (PDF) yang ijazahnya diakui negara” jelasnya.

Para santri yang mengikuti pendidikan mu’adalah maupun PDF, nantinya dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Bahkan bagi mereka yang ingin mengabdikan diri kepada negara, semakin memudahkan langkahnya, karena ijazahnya telah mendapat pengakuan dari negara.

Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Batang, Achmad Taufiq menyampaikan, bahwa pesantren di zaman milenial pun telah dapat menyesuaikan dengan perkembangan teknologi.

“Sekarang ini di pesantren pun sudah menggunakan kitab berbasis teknologi informasi. Santri-santri zaman milenial tidak hanya membuka kitab-kitab terdahulu saja, tapi  mampu menggunakan teknologi canggih, karena meskipun alatnya berukuran kecil namun berisi puluhan kitab dari para ulama,” paparnya.

Di Kabupaten Batang, lanjutnya, juga sudah ada pondok pesantren yang menggunakan teknologi digital. 

“Bagi pesantren-pesantren yang kyai-nya milenial dan santrinya pun milenial, mereka sudah menggunakan metode mengkaji kitab berbasis digital,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, menjelang peringatan Hari Santri Nasional, Achmad Taufiq yang sekaligus menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang, mengapresiasi kepada Bupati Batang Wihaji, yang telah menginisiasi pelaksanaan upacara Hari Santri secara serentak se-Kabupaten Batang, baik di satuan pendidikan maupun lingkungan pemerintahan, pada 22 Oktober mendatang.

“Dengan peringatan Hari Santri Nasional ini, dapat meningkatkan iman dan taqwa para peserta didik maupun santriwan/satriwati,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri)


Berita Lainnya

Kirab Budaya HUT Ke-60 Batang, Perkuat Akar Sejarah Kirab Budaya HUT Ke-60 Batang, Perkuat Akar Sejarah
Kirab Budaya HUT Ke-60 Batang, Perkuat Akar Sejarah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Kirab Budaya dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 dengan mengusung tema Kesultanan Yogyakarta, di Pendopo Kabupaten Batang Minggu (1242026).
12 Apr 2026 Jumadi 64
Sentuhan Kraton Yogyakarta di Tanah Batang, Kirab Budaya HUT Ke-60 Tampil Lebih Sakral Sentuhan Kraton Yogyakarta di Tanah Batang, Kirab Budaya HUT Ke-60 Tampil Lebih Sakral
Sentuhan Kraton Yogyakarta di Tanah Batang, Kirab Budaya HUT Ke-60 Tampil Lebih Sakral
Batang - Kabupaten Batang bersiap menghelat pesta rakyat yang tak biasa. Memperingati hari jadinya Ke-60, tradisi Kirab Budaya tahun ini tampil lebih kolosal dan sakral, membawa atmosfer keagungan Kasultanan Yogyakarta ke tanah Batang.
12 Apr 2026 Jumadi 42
Gubernur Jateng Dorong PPRT Batang Jadi Percontohan, Tekankan Peran Strategis RT Gubernur Jateng Dorong PPRT Batang Jadi Percontohan, Tekankan Peran Strategis RT
Gubernur Jateng Dorong PPRT Batang Jadi Percontohan, Tekankan Peran Strategis RT
Batang - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melakukan kunjungan dalam rangka Ziarah Kebangsaan sekaligus pembinaan Paguyuban Ketua Rukun Tetangga (PPRT) di Desa Gringgingsari, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Minggu (1242026).
12 Apr 2026 Jumadi 90
PBSI Batang Dikukuhkan, Targetkan Atlet Lolos 10 Besar Porprov PBSI Batang Dikukuhkan, Targetkan Atlet Lolos 10 Besar Porprov
PBSI Batang Dikukuhkan, Targetkan Atlet Lolos 10 Besar Porprov
Batang - Pengurus Provinsi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jateng telah mengkuhkan, Suudi sebagai Ketua PBSI Batang untuk masa bakti 2025 - 2029. Pasca dikukuhkan, seluruh Pengkab PBSI Batang segera menggelar rapat kerja untuk menentukan target dan even yang dapat membawa atlet bulutangkis daerah menembus ke kancah provinsi maupun nasional.
11 Apr 2026 Jumadi 76
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 178
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 122