Bupati Wihaji (paling kanan) menyerahkan bingkisan kepada teman jurnalis
Bupati Batang Wihaji dan Wakil Bupati Suyono menggelar buka bersama dengan awak media yang tugas di wilayah Kabupaten Batang, Rabu sore (21/6) bertempat di Rumah Makan Sari Raos Batang.
Pada kesempatan tersebut Bupati Batang Wihaji menyampaikan Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati dan Program Kerja Bupati Batang lima tahun mendatang. "Kami harapakan terjalain mitra kerja yang sinergi, karena kita juga butuh dukungan temen-temen jurnalis dalam publikasi program prioritas agar sampai di ke masyarakat melalui media," harap Wihaji.
Ia juga menyampaikan rencana-rencana strategis yang akan dikerjakan dalam jangka pendek (2 tahun) dan jangka panjang (5 tahun) dalam masa pemerintahannya yang akan di tuangkan dalam RPJMD (Rencana Pembanguunan Jangka Menengah Dearah). "Kami meminta temen-temen jurnalis untuk mendukung kinerja pemerintahan yang dipimpinnya, tanpa mengurangi indepensinya dan jiwa kritisnya yang solitif sesuai dengan kode etik jurnalis," pintanya.
Wihaji juga menyampaikan lima tahun kedepan akan bekerja maksimal untuk Kabupaten Batang agar lebih maju, berdaya saing, perekonomian meningkat dan masyarakatnya sejahtera.
"Berdirinya PLTU di Batang akan ada multi player efek untuk kemajuan serta meningkatnya kesejahteraan masyarakat, dan sudah banyak investor yang akan berinvestasi di Batang yang akan menyerap tenaga kerja banyak," jelas Wihaji.
Kami juga berharap kepada rekan - rekan jurnalis untuk ikut mengawal revisi Rencana Tata Ruang wilayah untuk segara di tetapkan, dalam tata ruang tersebut juga menetapkan zona Indutri, zona pertanian dan zona galian c, karena syaratnya membangun industri harus sesuai dengan RTRW.
"Untuk meningkatkan PAD harus ada pertumbuhan ekonomi dengan syaratnya harus ada penghasilan, harus ada tenaga kerja harus ada tumbuh indutri dan wisata." katanya.
Dalam kesempatan tersebut juga Bupati akan mengembangkan potensi wisata seperti rumah pohon Si Kembang, taman bunga kristan, karena kita miliki potensi wisata pantai kita kembangkan dengan memberdayakan masyarakat untuk ikut mengembangkanya. "Untuk jargon industri wisata karena kita memiliki ribuan jurug maka taglinenya Batang Seribu Curug," Kata Wihaji di hadapan jurnalis yang tergabung dalam IWABA (Ikatan Wartawan Batang).
Senada juga di sampaikan Wakil Bipati Batang Suyono yang mengatakan, Batang dengan geografis yang luar biasa yang memilki laut, dataran, pegunungan dengan keindahan alamnya dengan sejuta potensi wisata yang belum tergarap menjadi program kami. "Pengembangan dan membuka obyek wisata baru menjadi prioritas kami, karena kita berpeluang juga menjadi Industri Pariwisata," Katanya Suyono. (Edo/McBatang)
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.