Bupati serahkan tali asih Korpri kepada PNS yang purna tugas.
Korpri berikan tali asih kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Batang yang telah purna tugas atau pensiun serta yang purna tugas karena meninggal. Tali asih tersebut diserahkan oleh Bupati Batang Wihaji di Aula Kantor Bupati Batang, Selasa (20/6).
Penyerahan tali asih Korpri ini diberikan kepada 54 PNS yang purna tugas yang terdiri dari PNS purna tugas 52 orang dan yang meninggal 2 orang.
Bupati Batang Wihaji mengatakan, "Pemberian tali asih kepada PNS yang purna tugas ini sebagai silahturahmi kita untuk membangun komunikasi yang baik sekaligus sebagai keinginan baik dari pemerintah bahwa saudara merupakan bagian dari keluarga besar kita pemerintah Kabupaten Batang".
"Bapak ibu yang purna ini merupakan keluarga besar kami karena yang bertahun-tahun sudah mededikasikan diri sebagai apratur sipil negara yang saya yakin sedikit banyak memberikan kontribusi terhadap pemerintah daerah Kabupaten Batang," tandas Wihaji.
"Kami sebagai pemerintah daerah mengucapkan terimakasih yang luar biasa kepada saudara yang sudah purna tugas, yang telah membantu pemerintah dalam melayani masyarakat. Dan kami mohon maaf barangkali dalam proses saudara pada pengangkatan sampai purna tugas ada pelayanan dari pemerintah daerah ada yang kurang baik dan kurang berkenan kami mohon maaf yang sebesar-besarnya," ujar Wihaji.
Dalam rangka penyerahan taliasih dan cinderamata dari Dewan Pengurus Korpri kepada anggota Korpri yang telah purna tugas. "Kegiatan ini merupakan program kerja Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Batang sejak tahun 2014, yang tahun sebelumnya belum ada," ujar Nasikhin selaku Ketua Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Batang.
"Bahwa untuk tahun pertama dan tahun kedua pemberian tali asih sebesar lima ratus ribu rupiah, kemudian untuk tahun ini ada kenaikan menjadi satu juta rupiah, dan mudah-mudahan ini bisa bermanfaat," tandas Nasikhin.
"Tali asih ini tentunya berdasarkan dari iuaran bapak ibu sekalian, dari pengurus Korpri mengharap tali asih ini jangan dinilai dari jumlah nominalnya tapi yang penting adalah nilai kebersamaan dan kepedulian diantara kita bersama, harapannya pemberian tali asih ini tali silaturahmi antara PNS yang masih aktif dengan PNS yang sudah purna tetap terjalin minimal terjalin hubungan saling doa mendoakan, dan harapanya bapak ibu yang telah purna ini teta melaksanakan kegiatan-kegiatan yang membawa manfaat dan kondisi dilingkungan masing-masing", ujar Nasikhin.
Perwakilan dari PNS yang purna tugas Abdul Mukti mengatakan, "Ucapan terimakasih dan diberi kesempatan untuk ikut mengabdi di kabupaten Batang, baik dari guru, kesehatan termasuk yang lain karena diluar sana masih banyak masyarakat yang ingin mengabdi saja sulitnya bukan main".
"Dan kita ucapkan syukur alhamdulilah di berikan waktu dan kesempatan untuk mengabdi di pemkab batang. Kami ucapkan terimakasih kepada pemerintah kabupaten batang yang sudah memberikan perhatian kepada kami yang purma tugas ini," kata Mukti. (Iwan/McBatang)
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.