Bupati Batang Wihaji berdialog dengan anak-anak usai Sholat Tarawih Ukuwah.
Kecamatan Pecalungan merupakan kecamatan yang sangat butuh perhatian. Kecamatan hasil dari pemekaran tersebut masih butuh pengembangan untuk bisa lebih menumbuh kembangkan peningkatkan perekonomian, sebab dari wilayah geografisnya memilki cukup potensi alamnya untuk dikembangkan seperti pertanianya dan wisatanya.
Hal tersebut disampaikan Bupati Batang Wihaji yang didampingi Wakil Bupati Suyono, Kepala OPD setelah selesai melaksanakan Sholat Tarawih Ukuwah di Masjid Baitulmutaqim Desa Pecalungan Kecamatan Pecalungan Senin malam (19/6).
Dalam kesempatam tersebut juga di manfaatkan masyarakat Desa Pecalungan untuk berdialog dan mengusulkan bantuan pembangunan infrastruktur dan pembangunan sekolah, seperti halnya Dibyo yang mewakil Pemuda dari Ansor Kecamatan Pecalungan yang meminta pembangunan jalan Pucungkerep, dan pembangunan sekolah.
"Kami mohon Bupati untuk bisa membantu pembangunan akses Jalan Pucungkerep yang sudah rusak karena jalan tersebut merupakan jalur ekonomi masyarakat, serta meminta pembangunan lokal sekolah SMK Ma'arif NU Pecalungan karena masih kekurangan gedung lokal," pinta Dibyo yang juga tokoh pemuda Pecalungan.
Permintaan juga datang dari warga desa Pecalugan, Rosikin meminta "Pembangunan bendungan dan irigasi, karena kerusakan bendungan dan irigasi tersebut tidak bisa mengairi sawah Desa Gombong, Kumejing danDesa Adinuso."
Menjawab pertanyaan tersebut Bupati Wihaji mengatakan, "Untuk pembangunan perbaikan jalan Pucungkerep tahun ini dibangun dengan anggaran 2 milyar, adapun untuk pembangunan SMK sekarang ini masuk dalam wilayahnya pemerintah provinsi, kalau saya bantu malah nanti saya bermasalah dengan hukum," kata Bupati Wihaji.
Dan untuk Pembangunan bendungan dan irigasi untuk tahun ini belum bisa karena keterbatasan anggaran, tapi akan kita pikirkan dan usulkan untuk tahun depan, karena saat ini kita akan membangun irigasi Desa Pretek dan Deaa Selokarto yang nilai anggaranya mencapai 330 juta.
Dalam kesempatan Bupati Batang Wihaji menyerahkan bantuan Masjid, serta turut hadir pula Anggota DPR RI komisi XI daerah pemilihan X Jawa Tengah meliputi Batang, Pekalongan dan Pemalang, Dr. Marlinda Irwanti. (Edo/McBatang)
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.