Marlinda anggota DPR RI komisi X menyerahkan bantuan kepada Takmir Masjid Baitul Muttaqin Pecalungan
Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan meningkatkan keahlian melalui dana desa, sangat dibutuhkan untuk melaksanakan pemerataan pembangunan di desa. Akan tetapi karena banyaknya generasi muda yang tidak memiliki keahlian, mereka lebih memilih untuk menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri, Masjid Baitul Muttaqin, Desa Pecalungan, Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang, Senin (19/6).
Budiman Camat Pecalungan mengatakan warga desanya sangat religius dan didominasi oleh petani, karena kekayaan alam yang luar biasa. Namun karena belum dieksplore secara maksimal, akhirnya Sumber Daya Alam (SDA) yang dikaruniakan Allah akan menjadi sia-sia.
“Kami merasa harus bergerak cepat untuk mengatasi hal ini dengan memberi pelatihan keterampilan khusus untuk meningkatkan keahlian, sehingga harapannya nanti bisa membangun desa,” katanya di sela-sela menyambut kedatangan Bupati Batang Wihaji beserta rombongan dalam tarawih ukhuwah.
“Bentuk realisasi pelatihan keahlian sudah kami laksanakan seperti cara mengolah bahan mentah menjadi barang setengah jadi atau bahan mentah menjadi barang jadi,” ungkap Budiman.
Menurutnya pelatihan itu sudah dilaksanakan, tetapi belum maksimal, sehingga masih banyak generasi muda yang lebih tertarik untuk mendapat uang lebih cepat dengan menjadi TKI di luar negeri daripada membangun daerah sendiri. Padahal banyak potensi yang masih terpendam yang butuh sentuhan tangan – tangan kreatif generasi muda.
“Potensi lain yang dimiliki desa Pecalungan adalah wisata alam Curug Gombong yang saat ini masih dalam proses penambahan sarana prasarana, terutama akses jalan menuju obyek wisata tersebut,” jelasnya.
Budiman mengharapkan dana desa yang ada sekarang ini tidak hanya untuk membangun infrastruktur saja tetapi diharapkan untuk membangun SDM. “Semoga Bupati Wihaji dan Wakil Bupati Suyono dapat mendukung program pemberdayaan warga agar lebih peduli, guyub dan rukun membangun Kabupaten Batang.
Su'untung Kepala Desa Pecalungan pun senada dengan Budiman agar dana desa betul – betul dioptimalkan untuk meningkatkan skill generasi muda supaya siap bersaing di masa depan. “Misalnya dengan memberikan pelatihan kerja dan bantuan permodalan agar bisa mengolah kekayaan alam di tanah kelahirannya,” harapnya.
Marlinda anggota DPR RI komisi X yang juga ikut hadir dalam tarawih ukhuwah menyampaikan dengan terpilihnya Bupati Wihaji dan Wakil Bupati Suyono semoga menjadi pemimpin yang bisa memakmurkan masyarakat Batang.
Bupati Wihaji dalam tarawih keliling ukhuwah putaran ke -16 mengatakan salah satu permasalahan yang dialami warga desa adalah pembangunan yang belum merata. Semoga di tahun 2018, harapannya rencana untuk pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan warga dapat terlaksana. Penggunaan dana desa diperbolehkan untuk sarana penunjang tetapi harus dirapatkan dengan Kepala Bapermades. (Heri/McBatang)
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.