Masyarakat meminta sarana prasarana untuk menuju makam Syekh Maulana Maghribi Desa Wonobodro Kecamatan ditingkatkan. Akses menuju makam tersebut dinilai masih kurang baik dan perlu ditingkatkan, karena jumlah peziarah kian hari kian banyak. Hal ini disampaikan saat Bupati Wihaji melakukan tarawih ukuwah di Masjid An Nur Wonobodro, Sabtu (17/6).
Sri Windasah selaku Kepala Desa Wonobodro mengatakan masalah yang dihadapi warga yang bertempat tinggal di wisata religi adalah sarana prasarana pendukung yang dinilai masih sangat perlu ditambah lagi. “Warga desa Wonobodro sangat mengharap ada perluasan badan jalan dan lahan parkir di sekitar area makam Syekh Maulana Maghribi,” katanya.
Sri Windasah mengungkapkan bahwa Makam Wonobodro pernah dikunjungi peziarah dari luar negeri. “Hampir setiap hari para peziarah datang ke makam Wali Syekh Maulana Maghribi terutama pada bulan Muharam akan semakin terjadi peningkatan yang luar biasa, sehingga tempat parkir yang ada sekarang ini tidak mampu menampung kendaraan para peziarah,” terangnya.
Dirinya juga mengatakan potensi lain yang ada di desa Wonobodro adalah kebun bunga Krisan yang menjadi idola anak muda untuk berswafoto. Selain itu di bidang kuliner ada sentral produksi makanan emping dan cimpring. Kesemuanya itu dapat meningkatkan pendapatan warga desa Wonobodro.
Akan tetapi warga desa ingin lebih ada peningkatan lagi di bidang sarana prasarana, dengan harapan nantinya berpengaruh pada roda perekonomian mereka semakin berputar kencang. “Semoga pemkab Batang memberi perhatian lebih kepada Wonobodro, sehingga kami bisa ikut meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Batang,” harapnya. (Heri/McBatang)
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.