Tong-Tong Prek Saur Difestivalkan

Sabtu, 17 Juni 2017 Lukman Hadi Lukito Dibaca 2.782 kali Seni dan Budaya
Tong-Tong Prek Saur Difestivalkan
Salah satu peserta Festival Tong-Tong Prek di Subah
Musik tong-tong prek yang terbuat dari bambu merupakan warisan budaya yang harus dilestariakan. Alat musik tradisional yang dimainkan banyak orang untuk hiburan guna mengisi waktu luang banyak digemari oleh Masyarakat Jawa termasuk Kabupaten Batang.

Desa Subah Kecamatan Subah adalah salah satu desa yang masih melestarikan musik tong tong prek yang dikemas menjadi festival, dan uniknya festival tersebut untuk membangunkan orang sahur di bulan Ramadan. Menjadikan kegiatan ini berjubel ribuan penonton karna menarik.

Ketua Festival Tong-Tong Prek Desa Subah Abdul Ghoni mengatakan, festival ini sudah biasa dilaksanakan sejak 15 tahun yang lalu setiap bulan Ramadan, hal ini untuk melestariakan budaya dan menumbuh kembangkan kreativias pemuda desa dalam berkesenian.

"Budaya warisan yang setiap bulan puasa anak - anak muda desa membangunkan orang untuk melaksnakan sahur dengan musik tong - tong prek ini kita lombakan, untuk melestarikanya sejak 15 tahun di setiap bulan puasa kita lombakan dengan lagu - lagu bertemakan sahur," Kata Abdul Ghoni saat ditemui di Festival Tong-Tong Prek, Sabtu malam (17/6).

Bupati Batang Wihaji yang hadir dalam festival mengatakan, "Kegiatan ini merupakan tradisi turun temurun yang sangat luar biasa dan dengan semangat pemudanya yang kreatif, inovatif bisa menjadi hiburan bagi masyarakat desa".

Bupati berharap kegiatan ini harus di kembangkan terus menjadi sebuah destinasi baru untuk di kenalkan kepada halayak umum, sehingga bisa menarik pengunjung luar desa atau daerah yang bisa membangkitkan simpul-simpul ekonomi bagi masyarakat. "Kami selaku pemerintah daerah akan sport tradisi ini yang menjadi ciri kas karakter lokal yang masing - masing desa mempunyai keunikan seni," katanya.

Kedepan festival ini bisa dikembangkan dan dibesarkan dengan kreatif dan inovatif sehingga lebih menarik lagi, dan juga perlu ada sentuhan seni yang lebih menarik lagi dengan model pakainya namun tetap tidak melanggar etika, tetapi tetap menunjukan budaya lokal. "Semangat bagi peserta lomba, kami senang seni tradisional yang kreatif dan inovatif, karena ini lomba harus tetap menjunjung tingi sportifitas," pinta Bupati Wihaji.

Festival tersebut diikuti oleh 28 peserta yang beradal dari pedukuhan desa Subah dan juga dari luar desa Subah seperti Desa Menjangan, Desa Sengunsari dan juga Desa Sengon serta dari Desa Limpung Kecamatan Limpung. Untuk lebih menyemangati peserta lomba Bupati Batang memberikan tamabahan hadiah bagai pemenang untuk juara I Rp.1 juta, juara II Rp.750 ribu dan juara III Rp.500ribu. (Edo/McBatang)

Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 66
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 136
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 146
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 88
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 47
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 57