Bupati Batang Wihaji menyerahkan Kartu Indonesia Sehat
Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyelenggarakan Silaturahmi Bupati dan Wakil Bupati dengan Tenaga Kebersihan yang dilaksanakan di Aula Kantor Bupati setempat, Jumat (16/17).
"Saya mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada semua tenaga kebersihan karena dalam proses pembangunan kabupaten Batang itu ada berbagai cara untuk membantu membangun kabupaten Batang, antara lain ada yang mengurusi Pemerintahan, Kesehatan, Pendidikan dan saudara yang termasuk membantu Kabupaten Batang yang mengurusi kebersiahan," kata Bupati Batang Wihaji.
"Kepada tenaga kebersihan saya memiliki perhatian khusus kepada saudara-saudara oleh karena itu yang penting kerja yang baik dan yang benar serta ikhlas dan insyaAllah barokah amin. Dan kami berharap ini bisa mensejahterakan semua elemen termasuk tenaga kebersihan" ujar Bupati Batang.
"Kami sampaikan kepada semua warga kabupaten Batang untuk guyup rukun sehingga insyaAllah membangun batang jadi mudah hal itu tentu kita komunikasikan dengan baik. Dan saya dan pak Suyono (Wakil Bupati) mohon doanya agar kami berdua dalam memimpin Kabupaten Batang lima tahun kedepan berjalan lancar, amanah, barokah, khusnul khotimah dan selamat dunia akhirat amin," ujar Wihaji.
Kepala DLH Joko Tetuko menyampaikan sebanyak 239 tenaga kebersihan yang terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) 30 orang, Pegawai Tidak Tetap (PTT) 88 orang, dan pegawai kontrak/proyek 121 orang. "Pada kesempatan ini kami ucapkan terima kasih atas kepercayaannya, dimana bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati mau menerima rekan-rekan tenaga kebersihan di tempat aula ini," katanya.
"Karena selama ini belum pernah tim penyapu atau tenaga kebersihan diterima di aula, karena biasannya diterima di halaman pemkab atau di pendopo. Dan pada kesempatan ini kami mohon bapak bupati memberikan pengarahan dan motivasi kepada kita semua khususnya tenaga kebersihan," kata Joko Tetuko.
"Kami mohon kepada rekan-rekan tenaga kebersihan selama pejabat beliau lima tahun jangan sampai ada komplain masyarakat tentang kebersihan sampah, kemudian kami mohon bapak bupati bisa memberikan secara simbolis berupa yang pertama Kartu Indonsia Sehat, kedua memberikan perlengkapan kerja berupa kaos, sepatu, mantel dan caping, ketiga memberikan bingkisan lebaran," tandas Joko Tetuko.
Pada kesempatan tersebut Bupati Batang Wihaji dan Wakil Bupati Batang Suyono di dampingi Kepala DLH Joko Tetuko memberikan secara simbolis kepada penerima berupa Kartu Indonesia Sehat (KIS), Perlengkapan kerja berupa kaos, sepatu, mantel dan caping, dan pemberian bingkisan lebaran. (Iwan/McBatang)
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.