Bupati Batang Wihaji menyerahkan bantuan kepada Takmir Masjid Baitul Mutaqin Kauman
Memasuki malam ke 19 ramadhan, Bupati Batang Wihaji dan Wakilnya Suyono bersama jajaran Forkopimda dan kepala OPD di lingkungan Pemkab Batang bersama masyarakat Kauman mengikuti sholat tarawih berjamaah yang bertempat di masjid Baitul Mutaqin dukuh Kademangan Kauman Kecamatan Batang (14/6).
Bupati Batang Wihaji pada kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terimakasih kepada masyarakat kauman yang telah menyambut dengan baik. Kegiatan tarawih ukhuwah ini merupakan wujud silahturahmi Pemerintah yakni Bupati, Wakil Bupati dan jajarannya dengan masyarakat khususnya masyarakat Kauman.
"Pilkada sudah selesai, lupakan Pilkada dan mari kita bersama-sama, bersatu dengan pemerintah daerah dan masyarakat batang ayo guyup rukun membangun Kabupaten Batang," kata Wihaji.
"Kami minta doa restunya kepada para ulama, umaro dan masyarakat kauman agar kami bersama bapak Suyono dalam memimpin Kabupaten Batang lima tahun kedepan bisa amanah, barokah, khusnul khotimah selamat dunia akhirat," ujar Wihaji.
"Kami Pemerintah Kabupaten Batang akan menyampaikan dan melaksanakan lima program unggulan yang perlu bapak ibu dan saudara-saudara ketahui, yang pertama yakni program santunan kematian bagi warga Kabupaten Batang yang kurang mampu besaranya 1 juta (rupiah). Kedua program tunjangan Guru Madrasah Diniyah atau Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) per orang 600 ribu (rupiah)," kata Bupati Batang.
"Selain itu juga yang ketiga ada program tunjangan untuk Rukun Tetangga - Rukun Warga (RT/RW) yang rencananya akan dilaksanakan tahun 2018, kemudian ada program gaji Guru Wiyata Bakti, serta program mobil kesehatan yakni satu desa satu mobil kesehatan/ambulance," ujar Wihaji pada saat memberikan sambutan pada acara tarawih keliling bersama di Masjid Baitul Mutaqin Kauman Batang.
Bupati juga menyampaikan terkait Pajak Bumi Bangunan (PBB), Bupati berharap khususnya para Kades atau Lurah di kecamatan Batang untuk segera menyelesaikan karena akan dikembalikan lagi untuk pembangunan demi kemajuan Kabupaten Batang.
Kemudian Bupati juga menyampaikan bagi warga yang belum punya akta kelahiran dari usia 0-18 tahun untuk segera diurus ke pihak terkait karena biaya gratis kata Wihaji Bupati Batang.
Camat Batang Wilopo mengatakan ucapan terimakasih atas kedatangan Bupati dan Wakil Bupati berserta rombongan yang hadir di tengah-tengah masyarakat Kauman dan Kecamatan Batang pada acara tarawih keliling ini. Dia berharap kepada masyarakat di bulan ramadhan dan menjelang lebaran jangan membunyikan atau menyalakan petesan karena dapat membayakan diri sendiri dan orang lain.
"Mari kita dukung kepemimpinan beliau Bupati dan wakil Bupati yang memiliki visi misi terwujudnya kabupaten Batang yang harmonis, agamis, berdaya saing tentram dan sejahtera guyup rukun mbangun Batang," tandas Wilopo.
Pada kesempatan tersebut bupati Batang Wihaji memberikan bantuan kepada Takmir Masjid Baitul Mutaqin Kauman kecamatan Batang. (Iwan/McBatang)
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.