Bupati Wihaji bertanya kepada salah seorang anak, apakah sudah bisa mengaji Al Qur'an.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, terutama menjelang hari raya Idul Fitri, Pemkab Batang mengharapkan warga agar meningkatkan kewaspadaan. Terlebih bagi warga yang akan melakukan tradisi mudik, sekiranya dapat mempersiapkan segala sesuatunya khusuusnya masalah keamanan lingkungan.
Hal tersebut disampaikan Bupati Wihaji saat melakukan Tarawih Keliling Ukhuwah di Dukuh Kademangan, Kelurahan Kauman Kabupaten Batang, Rabu (14/6).
Dalam sambutannya Wihaji mengatakan bahwa semua warga Kecamatan Batang khususnya dan masyarakat Kabupaten Batang pada umumnya untuk dapat menjaga dan meningkatkan keamanan, ketertiban masyarakat. “Waktu-waktu seperti sekarang ini kita semua harus meningkatkan kewaspadaan, jangan hanya menggantungkan pada satu pihak saja,” ujarnya.
Di sisi lain Wihaji selalu mengingatkan tentang kedisiplinan administrasi seperti bagi warga yang belum memiliki akta kelahiran untuk segera mengurusnya, untuk mempermudah segala keperluan yang berkaitan dengan kependudukan. “Saya juga selalu menghimbau kepada warga masyarakat untuk membayarkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tepat pada waktunya,” tembahnya.
Begitu pula Wilopo Camat Batang juga menyampaikan mengenai peningkatan kewaspadaan warga menjelang lebaran. “Sebelum mudik pulang ke daerah masing – masing harap memeriksa kondisi rumah, mulai dari tabung gas, listrik dan hal lain yang dapat memicu tindak kriminalitas,” katanya.
“Menjelang lebaran biasanya banyak yang meproduksi dan menyalakan petasan, seperti pesan Kapolsek Batang beberapa waktu lalu yang sudah melarang untuk memproduksi, menjual dan menyalakan petasan,” terangnya.
Wilopo menambahkan bagi warga yang ingin melakukan tradisi malam takbiran harap tetap bisa menjaga ketertiban, keamanan dan keselamatan, khususnya di lingkungan masing – masing. “Selain itu sebagai warga Kecamatan Batang harus mendukung semua program yang berkaitan dengan pelayanan publik,” tambahnya.
Diakhir kunjungan Tarawih Kelilingnya, Bupati Wihaji memberikan santunan kepada anak – anak dukuh Kademangan sebagai wujud kepedulian sosial dan memberikan teladan kepada masyarakatnya. (Heri/McBatang)
Batang - Usai melalui proses pemilihan yang cukup panjang, akhirnya terpilihlah Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Batang Minarsih untuk masa khidmat 2026-2031, menggantikan ketua sebelumnya Siti Mahmudah untuk masa khidmat 2021-2026. Sejumlah program telah disiapkan, termasuk adanya kepastian data anggota Muslimat hingga tiap Pimpinan Ranting.
Batang Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Ke-42, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang bersama Forum Anak Kabupaten Batang menggelar kegiatan Peringatan HAN yang berlangsung meriah dengan melibatkan anak-anak dari berbagai sekolah dan komunitas di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Minggu (2672026).
Batang - Sebanyak 93 tim dari kalangan pelajar dan masyarakat umum mengikuti kegiatan Susur Pantai Ilmiah IV yang digelar Remaja Anti Candu Narkotika Pecinta Alam Lingkungan Manusia (RACIKAPALM) Batang, di Pantai Kuripan, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Minggu (2672026).
Batang - Kiprah Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Batang selama ini tak diragukan, terutama di bidang sosial. Namun, kontribusi di bidang pendidikan dirasa perlu ditingkatkan, mengingat pentingnya mendidik generasi penerus yang berjiwa Ahlussunah Waljama'ah (Aswaja).
Batang - Komunitas Remaja Anti Candu Narkotika Pecinta Alam Lingkungan Manusia (RACIKAPALM) Batang menggelar kegiatan Susur Pantai Ilmiah IV di Pantai Kuripan, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Sabtu (2572026) malam. Kegiatan tahunan ini menjadi wadah edukasi sekaligus aksi nyata untuk meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap pelestarian kawasan pesisir.
Batang - Banyak cara mengungkapkan perasaan, mulai dari ucapan bahkan melalui sebuah karya lirik lagu yang dibalut menjadi rangkaian nada indah. Itulah ungkapan perasaan dari personel grup Suka Band yang berkolaborasi bersama komunitas perupa Serbuk Pensil dalam dua karyanya "Negasi dan Sisi Hati", untuk mengajak generasi z bermusik di kampung sendiri.