Bupati Batang Wihaji memberikan santunan kepada anak Yatim Piatu
Bupati Batang Wihaji bersama Wakilnya Suyono, Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono, Komandan Kodim 0736 Batang Letkol Inf. Fajar Ali Nugraha, Sekda Nasikhin dan Kepala OPD buka bersama Yatim Piatu se Kabupaten Batang di Rumah Dinas Bupati Setempat Selasa (13/6).
Dalam kesempatan tersebut Bupati Batang Wihaji didampingi Fokopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) menyerahkan santunan kepada 1000 yatim piatu dari 15 yayasan dengan total bantuan Rp.100 juta. "Santunan ini merupakan bagian dari perhatian pemerintah Kabupaten Batang dalam membantu sebagian kecil dari anak yatim piatu," kata Bupati.
Permohonan maaf disampaikan Bupati Batang Wihaji yang belum mampu mencukupi kebutuhan yatim piatu yang ada di Kabupaten Batang. "Mohon maaf nilai uang yang kami berikan belum mencukupi kebutuhan anak yatim piatu, namun kedepan akan kami tingkatkan nilainya, minimal ada perhatian pemerintah terhadap yatim piatu," katanya.
Bupati mengungkapkan kehadiran anak-anak yatim piatu pengasuh yayasan untuk berbuka bersama dengan Bupati bersama Forkopimda menjadi kebahagiaan baginya. "Saya Bupati Batang Wihaji dan Wakil Bupati Suyono mohon doa dari anak yatim piatu agar kami dalam memimpin Kabupaten Batang bisa amanah, barokah khusnul khotimah, selamat dunia akherat." pinta Wihaji.
Sementara di kesempatan tersebut Mukson pengasuh yayasan yatim piatu Al khausar Limpung berharap kepada pemerintah daerah untuk memberikan kartu sehat dan kartu pintar kepada anak yatim piatu. Dari pengasuh yayasa lain pun meminta untuk diberikan bantuan kontrakan rumah kepada anak yatim piatu yang kuliah di luar daerah, karena untuk biaya kuliah kami masih mampu tapi untuk kos atau kontrakan rumah kami mohon bantuan pemerintah.
Bupati Wihaji dalam jawabanya meminta anak yatim piatu se Kabupaten Batang untuk didata se valid mungkin, yang selanjutnya akan diusulkan ke Pemerintahan Pusat. Sedangkan untuk bantuan kontrakan atau kos akan kami usahakan mencari dana dan kita data anak yatim piatu yang kuliah. (Edo/McBatang)
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.