Bupati Batang Wihaji Kukuhkan BAZNAS Kabupaten Batang
Kepugurusan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Batang secara resmi dikukuhkan oleh Bupati Batang Wihaji di Pendopo Kantor Bupati setempat Minggu, (11/6). Pengukuhan Baznas masa periode 2017-2022 dengan susunan pimpinan Ketua I Drs. H. Achfa Machfudz, M.Si, Wakil Ketua II Lukman Hakim, S.Pd.I, Wakil Ketua III Drs. H. Mulyono, M.Ag, Wakil Ketua IV Abdul Hakim, S.Ag, Wakil Ketua V Drs. Ahmad Zuhri.
Bupati Batang Wihaji dalam sambutanya mengatakan, "BWI (Badan Wakaf Indonesia) memiliki peranan strategis pembinaan terhadap Nazhir dalam mengembangkan serta mengelola harta benda wakaf. Saya berharap tugas pengelolan dan pengembangan wakaf ini dapat diperankan secara maksimal oleh pengurus BWI yang baru saja kita kukuhkan. Disamping itu tentu tugas serta wewenang lainya juga harus diperkuat".
"Keberadaan dan peran BWI saat ini dibutuhkan sekali, hal ini untuk mempercepat pembangunan jalan tol kerena tinggal menunggu rekomendasi terkait tanah wakaf Masjid atau Mushola untuk pencairan dananya," Kata Bupati Wihaji.
Bupati dalam kesempatan pengukuhan tersebut yang dihadiri ulama se Kabupaten Batang mengutarakan keinganannya membangun gedung Islamic Center yang bertujuan untuk syiar agama, serta gedung tersebut juga dapat dipakai untuk manasik haji karena Kabupaten Batang belum memilikinya. Keberadaan Islam yang ada di Batang sangat luar biasa dan banyak tokoh Alim Ulama namun belum memiliki gedung Haji, sehingga kalau mau pelarihan manasik haji harus kedaerah tetangga.
"Mimpi saya ingin punya gedung Islamic Center yang di tempat Desa Wuni Kecamatan Subah untuk syiar agama," kata Wihaji.
Bupati berharap kepada pengurus Badan Amil Zakat Nasional menitikberatkan pada peningkatan pengumpulan zakat guna mencapai tujuan dari pengumpulan zakat itu sendiri. Karena BAZNAS harus tetap mampu menjaga kepercayaan masayarakat terhadap lembaga zakat, tanpa ada kepercayaan umat tidak dapat sampai tujuan untuk peningkatan ekonomi kerakyatan dan mengurangi angka kemiskinan.
Dalam kesempatan tersebut juga di kukuhkan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Batang oleh Ketua BWI Jawa Tengah Sobirin S.Pdi dengan masa jabatan 2017 2020, yang di jabat sebagai Ketua KH. Abdul Faqih. A. Md, Sekertaris H. Abdul Wahab. S.Ag. M.Si, Bendahara, H. Slamet Subarkah. (Edo/McBatang)
Batang - Kabupaten Batang menjadi tuan rumah penyelenggaraan Jumpa Apresiasi Warga Pendidikan Kesetaraan Jawa Tengah (Jawara Jateng) 2026 yang digelar di Kawasan Agro Wisata Pagilaran, Kabupaten Batang, Sabtu (2762026). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari hingga Minggu ini menjadi ajang memperkuat karakter, literasi, kreativitas, dan jiwa kepemimpinan warga pendidikan kesetaraan dari seluruh Jawa Tengah.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menerbitkan surat edaran kepada seluruh kepala sekolah jenjang SD dan SMP sebagai pedoman pelaksanaan program seragam gratis bagi peserta didik baru Tahun Ajaran 20262027.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan mekanisme penyaluran program seragam gratis bagi siswa baru kelas I SD dan kelas VII SMP tahun ajaran 20262027 dilakukan melalui skema Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda). Skema tersebut dipilih agar penyaluran bantuan sesuai dengan regulasi yang berlaku sekaligus memastikan seragam diterima siswa tepat waktu. Hal itu disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Kantor Pengadilan Agama Batang, Kabupaten Batang, Jumat (2662026).
Batang - Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Batang meluncurkan 11 inovasi pelayanan publik bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Ke-58 Pengadilan Agama Batang. Berbagai inovasi tersebut dihadirkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat integritas lembaga, serta menghadirkan lingkungan peradilan yang semakin ramah bagi masyarakat.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan apresiasi kepada ratusan anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Apresiasi tersebut diwujudkan melalui penyerahan tali asih kepada anggota KORPRI yang memasuki masa purna tugas.
Batang Peran seorang ayah dalam tumbuh kembang anak sering kali disalahpahami hanya sebatas pemenuh kebutuhan materi atau pencari nafkah. Padahal, kehadiran fisik dan emosional figur ayah sangat krusial dalam mengisi ruang kosong psikologis anak, terutama pada momen-momen penting seperti hari pertama masuk sekolah.