Mahasiswa UNDIP Ciptakan Nanopartikel Tembaga Sebagai Agen Antibakteri Penyebab Gigi Berlubang

Senin, 15 Juli 2019 Jumadi Dibaca 1.464 kali Teknologi
Mahasiswa UNDIP Ciptakan Nanopartikel Tembaga Sebagai Agen Antibakteri Penyebab Gigi Berlubang
TUNJUKKAN MODEL GIGI - Inayah Mumpuni Budiati, Fatkhiyatus Sa’adah, dan Nabila Dyah Rifani, menunjukkan sampel hasil sintesis, brosur, dan model gigi

Karies gigi (Gigi berlubang) adalah penyakit yang salah satu faktor penyebabnya adalah bakteri Streptococcus mutans. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Tahun 2018 menyebutkan, bahwa 93 persen anak usia dini, yakni dalam rentang usia 5-6 tahun, mengalami karies gigi.

Upaya pencegahan karies gigi dapat dilakukan dengan penggunaan agen yang bersifat antimicrobial yang memiliki sifat antibakteri untuk pencegahan karies gigi. Beberapa nanopartikel (misalnya, seng oksida, perak, dan polyethylenimine) telah dimasukkan ke dalam komposit gigi atau adhesives gigi untuk menghambat pertumbuhan bakteri melalui beberapa mekanisme. Tembaga (Cu) merupakan logam yang umum digunakan karena dapat bersifat sebagai antibakteri dan ketika berukuran nano, sifatnya rendah toksik terhadap manusia. Nanopartikel tembaga (CuO NP) adalah anggota paling sederhana dari senyawa Cu yang mengungkapkan berbagai sifat fisik potensial dan jauh lebih murah daripada oksida perak. Nanopartikel ini dapat dijadikan bahan penyusun komposit bersama-sama dengan polimer untuk memberikan sifat fisio-kimia yang unik. 

Berdasarkan fakta-fakta tersebut, mendorong sejumlah mahasiswa UNDIP Semarang, Inayah Mumpuni Budiati, Fatkhiyatus Sa’adah, dan Nabila Dyah Rifani dibawah bimbingan Dosen Prodi Fisika, Dr. Eng. Ali Khumaeni, S. Si, M. Eng dan bekerja sama dengan Dosen Prodi Kedokteran Gigi drg. Tyas Prihatiningsih, MDSc dalam Program Kreativitas Mahasiswa melakukan penelitian inovasi dari nanopartikel tembaga oksida yang disintesis menggunakan laser ablasi pulsa sebagai agen kontrol karies. Liquid nanopartikel tembaga dengan variasi medium dan disintesis dengan ablasi laser pulsa memiliki keunggulan menghasilkan nanopartikel dengan kemurnian tinggi. Adanya agen kontrol ini, harapannya dapat digunakan sebagai bahan material kedokteran gigi terutama komposit yang memiliki kelemahan mudah menimbulkan karies sekunder. 

Hasil penelitian menunjukkan semakin banyak kadar nanopartikel tembaga dalam larutan medium penstabil, maka tingkat antibakteri streptococcus mutans akan meningkat. Namun, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui tingkat resistensi bakteri dan kemampuan untuk diaplikasikan langsung ke manusia. 


*(Inayah Mumpuni Budiati, mahasiswi semester 6 Jurusan Fisika Universitas Diponegoro Semarang. Merupakan Mahasiswa yang berasal dari Desa Tombo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang)


Berita Lainnya

DPRD Cup Digelar Sukses, PBSI Batang Siap Jadikan Agenda Tahunan DPRD Cup Digelar Sukses, PBSI Batang Siap Jadikan Agenda Tahunan
DPRD Cup Digelar Sukses, PBSI Batang Siap Jadikan Agenda Tahunan
Batang - Kejuaraan Bulu Tangkis DPRD Cup Batang 2026, yang digelar khusus bagi pebulu tangkis pemula akhirnya sukses menuai pujian dari banyak pihak berkat semangat para atlet. Melihat kesuksesan dan antusias peserta, Pengkab PBSI Batang akan menjadikan DPRD Cup sebagai even kejuaraan tahunan yang diharapkan menjadi ajang tolok ukur kemampuan atlet sebelum bertanding ke tingkat provinsi maupun nasional.
09 Okt 2026 Jumadi 170
Dispaperta Batang Waspadai Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Diminta Kenali Gejalanya Dispaperta Batang Waspadai Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Diminta Kenali Gejalanya
Dispaperta Batang Waspadai Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Diminta Kenali Gejalanya
Batang Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Kabupaten Batang, mengimbau peternak sapi perah untuk mewaspadai penyakit brucellosis yang dapat menyebabkan keguguran pada ternak dan berpotensi menular kepada manusia. Penyakit tersebut menjadi perhatian karena dapat berdampak pada produktivitas ternak, termasuk produksi susu. Brucellosis merupakan penyakit zoonosis, yakni penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia.
09 Okt 2026 Jumadi 173
DPUPR Batang Targetkan Pembangunan Jembatan dan Infrastruktur Rampung Pertengahan Desember 2026 DPUPR Batang Targetkan Pembangunan Jembatan dan Infrastruktur Rampung Pertengahan Desember 2026
DPUPR Batang Targetkan Pembangunan Jembatan dan Infrastruktur Rampung Pertengahan Desember 2026
Batang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang terus mempercepat pembangunan jembatan dan infrastruktur daerah. Sejumlah proyek yang dibiayai melalui anggaran perubahan ditargetkan rampung pada pertengahan Desember 2026.
09 Okt 2026 Jumadi 139
DPRD Batang Beri Sejumlah Catatan untuk Perubahan APBD 2026 DPRD Batang Beri Sejumlah Catatan untuk Perubahan APBD 2026
DPRD Batang Beri Sejumlah Catatan untuk Perubahan APBD 2026
Batang DPRD Kabupaten Batang memberikan sejumlah catatan dan evaluasi terhadap Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2026.  Catatan tersebut mencakup penataan kegiatan aspirasi DPRD, pemenuhan belanja wajib, pengelolaan aset kendaraan dinas, hingga klaim biaya penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
09 Okt 2026 Jumadi 143
Alun-alun Batang Bakal Padat, Petugas Siapkan Skema Parkir dan Jalur Alternatif Alun-alun Batang Bakal Padat, Petugas Siapkan Skema Parkir dan Jalur Alternatif
Alun-alun Batang Bakal Padat, Petugas Siapkan Skema Parkir dan Jalur Alternatif
Batang - Kawasan Alun-alun Batang diprediksi bakal disesaki ribuan pengunjung menyusul gelaran acara besar yang berlangsung akhir pekan ini. Menanggapi potensi lonjakan massa tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Batang bergerak cepat menyusun rekayasa lalu lintas sekaligus menyiapkan kantong parkir demi menjaga arus kendaraan tetap terkendali.
09 Okt 2026 Jumadi 170
Dinkes Batang Umumkan Hasil Uji Laboratorium Kasus Keracunan MBG di Bawang Dinkes Batang Umumkan Hasil Uji Laboratorium Kasus Keracunan MBG di Bawang
Dinkes Batang Umumkan Hasil Uji Laboratorium Kasus Keracunan MBG di Bawang
Batang Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang mengumumkan hasil pemeriksaan laboratorium terkait kasus dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kantor Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Jumat (9102026).
09 Okt 2026 Jumadi 551