Mahasiswa UNDIP Ciptakan Nanopartikel Tembaga Sebagai Agen Antibakteri Penyebab Gigi Berlubang

Senin, 15 Juli 2019 Jumadi Dibaca 1.420 kali Teknologi
Mahasiswa UNDIP Ciptakan Nanopartikel Tembaga Sebagai Agen Antibakteri Penyebab Gigi Berlubang
TUNJUKKAN MODEL GIGI - Inayah Mumpuni Budiati, Fatkhiyatus Sa’adah, dan Nabila Dyah Rifani, menunjukkan sampel hasil sintesis, brosur, dan model gigi

Karies gigi (Gigi berlubang) adalah penyakit yang salah satu faktor penyebabnya adalah bakteri Streptococcus mutans. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Tahun 2018 menyebutkan, bahwa 93 persen anak usia dini, yakni dalam rentang usia 5-6 tahun, mengalami karies gigi.

Upaya pencegahan karies gigi dapat dilakukan dengan penggunaan agen yang bersifat antimicrobial yang memiliki sifat antibakteri untuk pencegahan karies gigi. Beberapa nanopartikel (misalnya, seng oksida, perak, dan polyethylenimine) telah dimasukkan ke dalam komposit gigi atau adhesives gigi untuk menghambat pertumbuhan bakteri melalui beberapa mekanisme. Tembaga (Cu) merupakan logam yang umum digunakan karena dapat bersifat sebagai antibakteri dan ketika berukuran nano, sifatnya rendah toksik terhadap manusia. Nanopartikel tembaga (CuO NP) adalah anggota paling sederhana dari senyawa Cu yang mengungkapkan berbagai sifat fisik potensial dan jauh lebih murah daripada oksida perak. Nanopartikel ini dapat dijadikan bahan penyusun komposit bersama-sama dengan polimer untuk memberikan sifat fisio-kimia yang unik. 

Berdasarkan fakta-fakta tersebut, mendorong sejumlah mahasiswa UNDIP Semarang, Inayah Mumpuni Budiati, Fatkhiyatus Sa’adah, dan Nabila Dyah Rifani dibawah bimbingan Dosen Prodi Fisika, Dr. Eng. Ali Khumaeni, S. Si, M. Eng dan bekerja sama dengan Dosen Prodi Kedokteran Gigi drg. Tyas Prihatiningsih, MDSc dalam Program Kreativitas Mahasiswa melakukan penelitian inovasi dari nanopartikel tembaga oksida yang disintesis menggunakan laser ablasi pulsa sebagai agen kontrol karies. Liquid nanopartikel tembaga dengan variasi medium dan disintesis dengan ablasi laser pulsa memiliki keunggulan menghasilkan nanopartikel dengan kemurnian tinggi. Adanya agen kontrol ini, harapannya dapat digunakan sebagai bahan material kedokteran gigi terutama komposit yang memiliki kelemahan mudah menimbulkan karies sekunder. 

Hasil penelitian menunjukkan semakin banyak kadar nanopartikel tembaga dalam larutan medium penstabil, maka tingkat antibakteri streptococcus mutans akan meningkat. Namun, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui tingkat resistensi bakteri dan kemampuan untuk diaplikasikan langsung ke manusia. 


*(Inayah Mumpuni Budiati, mahasiswi semester 6 Jurusan Fisika Universitas Diponegoro Semarang. Merupakan Mahasiswa yang berasal dari Desa Tombo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang)


Berita Lainnya

Gubernur Jateng Dorong PPRT Batang Jadi Percontohan, Tekankan Peran Strategis RT Gubernur Jateng Dorong PPRT Batang Jadi Percontohan, Tekankan Peran Strategis RT
Gubernur Jateng Dorong PPRT Batang Jadi Percontohan, Tekankan Peran Strategis RT
Batang - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melakukan kunjungan dalam rangka Ziarah Kebangsaan sekaligus pembinaan Paguyuban Ketua Rukun Tetangga (PPRT) di Desa Gringgingsari, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Minggu (1242026).
12 Apr 2026 Jumadi 55
PBSI Batang Dikukuhkan, Targetkan Atlet Lolos 10 Besar Porprov PBSI Batang Dikukuhkan, Targetkan Atlet Lolos 10 Besar Porprov
PBSI Batang Dikukuhkan, Targetkan Atlet Lolos 10 Besar Porprov
Batang - Pengurus Provinsi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jateng telah mengkuhkan, Suudi sebagai Ketua PBSI Batang untuk masa bakti 2025 - 2029. Pasca dikukuhkan, seluruh Pengkab PBSI Batang segera menggelar rapat kerja untuk menentukan target dan even yang dapat membawa atlet bulutangkis daerah menembus ke kancah provinsi maupun nasional.
11 Apr 2026 Jumadi 52
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 115
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 82
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 170
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 162