Bupati Batang Wihaji menyerahkan bantuan kepada Tamir Masjid Annah Rowi.
Tarawih Ukuwah menjadi program Pemkab Batang di bulan Ramadan yang dimanfaatkan sebagai ajang silaturrahmi dan sosialisasi program pemerintah. Tarawih kali ini merupakan putaran ketiga, dilaksanakan di Masjid Annah Rowi Desa Keputon Kecamatan Blado pada Jum'at (2/6). Seperti tarawih di putaran sebelumnya, pembangunan infrastruktur masih diharapkan oleh masyarakat saat mendapatkan kesempatan kunjungan Bupati yang baru dilantik 22/5.
"Kegiatan ini menjadi bagian program pemerintah di bulan Ramadan, disamping silaturahmi juga untuk menyampaikan visi misi kami yang akan direalisasikan dalam RPJMD lima tahun kedepan," kata Bupati Batang Wihaji saat memulai sambutannya.
Wihaji menyampaikan program unggulan yang akan masuk lima tahun kedepan yang antara lain santunan kematian bagi warga miskin, meningkatkan honor guru madin, wiyata bhakti, mobil layanan kesehatan untuk desa dan mencetak 1000 pemuda wirausaha yang akan diusahakan lima tahun kedepan dengan harapan dapat terealisi.
"Program prioritas yang akan kami laksanakan membuka potensi wisata alam yang ada di Batang. Selain mengembangkan wisata yang sudah ada juga akan membuka 1000 curug yang menjadi ikon wisata di Batang," kata Wihaji.
Wihaji optimis dengan semangat dan kerukunan masyarakat untuk membangun Batang dan didukung dengan kekayaan potensi alamnya akan mampu menjadikan Batang lebih maju dan masyarakat sejahtera.
"Kesejahteraan kita akan lebih baik akan hadirnya investor yang akan akan berinvestasi membangun industri seperti PLTU, garmen, dan lainya yang sudah mengantri akan dapat mengurangi pengangguran," kata Wihaji.
Camat Blado Sugeng Sugiharto menyampaikan bahwa pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan desa, jalan kabupaten dan jalan nasional menjadi sebuah harapan bagi masyarakat, karena jalan dibutuhkan lapisan masyarakat untuk mendukung kemajuan dan kesejahteraan ekonomi.
"Potensi wisata alam di Kecamatan Blado sangat butuh polesan dan campur tangan pemerintah sesuai dengan visi misi Bupati, seperti wisata religi Wonobodro, wanawisata Sikembang, taman bunga kristan yang semua itu butuh sentuhan dan dukungan sarana dan prasarana infrastruktur," pinta Camat Blado.
"Saya menyadari kerusakan jalan menjadi masalah bagi masyarakat, ini menjadi tugas dan kewajiban pemerintah membangun infrastruktur jalan yang merupakan akses penting untuk laju pertumbuhan ekonomi masyarakat," jelas Wihaji.
Ia mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan bagian dari kewajiban pemerintah dan tidak serta merta bisa dilaksanakan karena harus sesuai dengan aturan perundang-undangan. Mengenai terbatasnya anggaran maka perlu pemikiran serius untuk meningkatkan pendapatan asli daerah guna membangun infrastruktur.
"Kucuran dana desa dari pemerintah sudah mencapi 800 juta (rupiah) perdesa, kami harapkan desa untuk fokus infrastruktur jalan desa, kita juga akan fokus bangun jalan yang menjadi kewajiban kabupaten," pinta Wihaji kepada desa.
Tarawih Ukuwah putaran ketiga ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Batang Suyono, Ketua DPRD Imam Teguh Raharjo dan Kepala OPD. Dalam kesempatan tersebut Bupati Batang Wihaji menyerahkan bantuan kepada Tamir Masjid Annah Rowi Desa Keputon Kecamatan Blado. (Edo/McBatang)
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.