Batang Siap Menuju Kabupaten Layak Anak

Minggu, 23 Juni 2019 Jumadi Dibaca 474 kali Pemerintahan
Batang Siap Menuju Kabupaten Layak Anak

Batang - Menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA) harus mampu melindungi anak agar menjadi generasi penerus yang baik. Maka harus pula mampu menjadi tempat bagi anak untuk memperoleh pengetahuan dan perlindungan. 

“Sebagai generasi penerus bangsa harus memiliki bakat dan kemampuan. Ketika keduanya sama-sama baik, disertai pendidikan dan perlindungan anak itu juga baik, maka anak akan merasa bahwa Kabupaten Batang patut disebut Kabupaten Layak Anak,” terang Wakil Bupati Batang Suyono saat menyampaikan sambutan pada Pertemuan Tim Verifikasi Lapangan Evaluasi Kabupaten Layak Anak 2019 di Aula Kantor Bupati Batang, Minggu (23/6/2019).

Suyono mengemukakan, Pemerintah Kabupaten Batang menginginkan anak-anak merasa nyaman dan aman hidup di daerah sendiri. 

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), dr. Muchlasin mengatakan, tim verifikasi akan melakukan penilaian mulai 23-25 Juni. 

“Kami akan mengusahakan semaksimal mungkin, agar Kabupaten Batang mampu lolos menjadi KLA. Mohon doa restu semua pihak, supaya ke depan mampu menjadi tempat yang layak dan ramah terhadap anak,” harapnya.

Salah satu tim verifikasi, Dr. Hamid Patilima menerangkan, indikator KLA terbagi menjadi enam kelompok. Pertama kelembagaan yakni apakah terdapat Peraturan Daerah Penyelenggaraan KLA, gugus tugas, rencana aksi, kumpulan lembaga masyarakat, dunia usaha dan media.

Kedua hak sipil dan kebebasan yakni apakah semua anak di Kabupaten Batang sudah mempunyai akta kelahiran, informasi layak anak, adanya perpustakaan anak atau taman baca.

Ketiga lingkungan keluarga yakni apakah pernikahan dini itu rendah atau masih tinggi, peran dari lembaga pengasuhan anak alternatif, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan ruang bermain ramah anak.

“Keempat kesehatan dasar anak dinilai melalui keberadaan Puskesmas ramah anak. Kelima pemanfaatan waktu luang dengan kegiatan budaya yang berhubungan dengan sekolah ramah anak sejak SD hingga SMA, adanya sanggar atau tempat untuk mengekspresikan diri,” terangnya.

Keenam perlindungan khusus yakni penanganan terhadap anak-anak yang menjadi korban kekerasan, berhadapan dengan hukum, penanganan anak korban bencana alam.

“Yang paling penting penanganan terhadap anak korban jaringan terorisme dan stigmatisasi akibat perbuatan orang tuanya,” paparnya.

Hamid menambahkan, untuk di Indonesia di tahun 2018 terdapat 177 Kabupaten yang memperoleh kategori pratama, madya, nindya dan utama. Untuk Kota Surakarta dan Surabaya sudah mendapatkan kategori Utama. 

“Untuk Jawa Tengah di tahun 2019, ada 32 Kabupaten/Kota menuju KLA, termasuk Kabupaten Batang,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri)


Berita Lainnya

Cara Asyik BPS Batang Manfaatkan Podcast, Sosialisasikan Sensus Ekonomi Cara Asyik BPS Batang Manfaatkan Podcast, Sosialisasikan Sensus Ekonomi
Cara Asyik BPS Batang Manfaatkan Podcast, Sosialisasikan Sensus Ekonomi
Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Batang mulai intens menggelar sosialisasi menggunakan berbagai platform digital, menjelang pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE2026). Salah satunya dengan memanfaatkan media digital podcast bertajuk Ngobras (Ngobrol Asyik Soal Statistik), menjadi sarana agar perusahaan maupun UMKM, menyiapkan diri menerima kunjungan petugas, agar memperoleh data yang akurat.
29 Apr 2026 Jumadi 18
Melaju Pesat, Investasi Kabupaten Batang Tembus Rp3,88 Triliun Melaju Pesat, Investasi Kabupaten Batang Tembus Rp3,88 Triliun
Melaju Pesat, Investasi Kabupaten Batang Tembus Rp3,88 Triliun
Batang Realisasi investasi triwulan I tahun 2026 di Kabupaten Batang mencatatkan hasil gemilang dengan menduduki posisi nomor satu di Jawa Tengah. Nilai investasinya mencapai angka fantastis, yakni sebesar Rp3,88 triliun.
29 Apr 2026 Jumadi 131
Pegiat Literasi dan Pemkab Batang Dorong Penyelamatan Batik Rifaiyah, Regenerasi Jadi Fokus Utama Pegiat Literasi dan Pemkab Batang Dorong Penyelamatan Batik Rifaiyah, Regenerasi Jadi Fokus Utama
Pegiat Literasi dan Pemkab Batang Dorong Penyelamatan Batik Rifaiyah, Regenerasi Jadi Fokus Utama
Batang - Upaya pelestarian Batik Rifaiyah sebagai warisan budaya khas Kabupaten Batang terus diperkuat. Melalui kolaborasi pegiat literasi dan komunitas Batik Rifaiyah, workshop pelestarian digelar di Joglomberan, Kabupaten Batang, Rabu (2942026).
29 Apr 2026 Jumadi 75
Satu Gol Penentu, Super Priba Resmi Jadi Raja Futsal Batang Satu Gol Penentu, Super Priba Resmi Jadi Raja Futsal Batang
Satu Gol Penentu, Super Priba Resmi Jadi Raja Futsal Batang
Batang Gemuruh sorak-sorai pendukung seketika pecah, menggetarkan seisi arena saat peluit panjang ditiupkan. Di tengah lapangan, para pemain berseragam kebanggaan SMK PGRI Batang berjatuhan, bersyukur sekaligus merayakan kemenangan dramatis laga Grand Final Allievo Futsal Championship, di GOR Abirawa Batang, Kabupaten Batang, Rabu (2942026).
29 Apr 2026 Jumadi 25
TP PKK Batang Kunjungi dan Monitoring Desa Binaan TP PKK Batang Kunjungi dan Monitoring Desa Binaan
TP PKK Batang Kunjungi dan Monitoring Desa Binaan
Batang - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) di berbagai wilayah secara intensif menggelar pembinaan dan monitoring desa binaan untuk meningkatkan pengelolaan 10 Program Pokok PKK.
29 Apr 2026 Jumadi 79
Inovasi Lumiseed Curi Perhatian, Ubah Limbah Pertanian Jadi Kemasan Ramah Lingkungan Inovasi Lumiseed Curi Perhatian, Ubah Limbah Pertanian Jadi Kemasan Ramah Lingkungan
Inovasi Lumiseed Curi Perhatian, Ubah Limbah Pertanian Jadi Kemasan Ramah Lingkungan
Batang - Inovasi kemasan ramah lingkungan bertajuk Lumiseed karya Anisa Fitriani dan Febriana Arsi Az-Zahra menjadi salah satu yang mencuri perhatian dalam ajang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 di Ruang Ujungnegoro Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2842026).
28 Apr 2026 Jumadi 107