Batang Siap Menuju Kabupaten Layak Anak

Minggu, 23 Juni 2019 Jumadi Dibaca 477 kali Pemerintahan
Batang Siap Menuju Kabupaten Layak Anak

Batang - Menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA) harus mampu melindungi anak agar menjadi generasi penerus yang baik. Maka harus pula mampu menjadi tempat bagi anak untuk memperoleh pengetahuan dan perlindungan. 

“Sebagai generasi penerus bangsa harus memiliki bakat dan kemampuan. Ketika keduanya sama-sama baik, disertai pendidikan dan perlindungan anak itu juga baik, maka anak akan merasa bahwa Kabupaten Batang patut disebut Kabupaten Layak Anak,” terang Wakil Bupati Batang Suyono saat menyampaikan sambutan pada Pertemuan Tim Verifikasi Lapangan Evaluasi Kabupaten Layak Anak 2019 di Aula Kantor Bupati Batang, Minggu (23/6/2019).

Suyono mengemukakan, Pemerintah Kabupaten Batang menginginkan anak-anak merasa nyaman dan aman hidup di daerah sendiri. 

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), dr. Muchlasin mengatakan, tim verifikasi akan melakukan penilaian mulai 23-25 Juni. 

“Kami akan mengusahakan semaksimal mungkin, agar Kabupaten Batang mampu lolos menjadi KLA. Mohon doa restu semua pihak, supaya ke depan mampu menjadi tempat yang layak dan ramah terhadap anak,” harapnya.

Salah satu tim verifikasi, Dr. Hamid Patilima menerangkan, indikator KLA terbagi menjadi enam kelompok. Pertama kelembagaan yakni apakah terdapat Peraturan Daerah Penyelenggaraan KLA, gugus tugas, rencana aksi, kumpulan lembaga masyarakat, dunia usaha dan media.

Kedua hak sipil dan kebebasan yakni apakah semua anak di Kabupaten Batang sudah mempunyai akta kelahiran, informasi layak anak, adanya perpustakaan anak atau taman baca.

Ketiga lingkungan keluarga yakni apakah pernikahan dini itu rendah atau masih tinggi, peran dari lembaga pengasuhan anak alternatif, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan ruang bermain ramah anak.

“Keempat kesehatan dasar anak dinilai melalui keberadaan Puskesmas ramah anak. Kelima pemanfaatan waktu luang dengan kegiatan budaya yang berhubungan dengan sekolah ramah anak sejak SD hingga SMA, adanya sanggar atau tempat untuk mengekspresikan diri,” terangnya.

Keenam perlindungan khusus yakni penanganan terhadap anak-anak yang menjadi korban kekerasan, berhadapan dengan hukum, penanganan anak korban bencana alam.

“Yang paling penting penanganan terhadap anak korban jaringan terorisme dan stigmatisasi akibat perbuatan orang tuanya,” paparnya.

Hamid menambahkan, untuk di Indonesia di tahun 2018 terdapat 177 Kabupaten yang memperoleh kategori pratama, madya, nindya dan utama. Untuk Kota Surakarta dan Surabaya sudah mendapatkan kategori Utama. 

“Untuk Jawa Tengah di tahun 2019, ada 32 Kabupaten/Kota menuju KLA, termasuk Kabupaten Batang,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri)


Berita Lainnya

Forum Anak Perkenalkan Permainan Tradisional pada Momen CFD Forum Anak Perkenalkan Permainan Tradisional pada Momen CFD
Forum Anak Perkenalkan Permainan Tradisional pada Momen CFD
Batang Suasana Car Free Day (CFD) di Kabupaten Batang semakin semarak dengan kehadiran Forum Anak yang menggelar kegiatan pengenalan permainan tradisional kepada masyarakat, khususnya anak-anak. Kegiatan ini bertujuan mengajak generasi muda mengenal kembali permainan tradisional sebagai bagian dari warisan budaya sekaligus alternatif aktivitas yang sehat, edukatif, dan menyenangkan.
12 Jul 2026 Jumadi 59
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.
10 Jul 2026 Jumadi 811
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 208
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat tata kelola ketenagakerjaan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan akuntabel.
10 Jul 2026 Jumadi 195
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
10 Jul 2026 Jumadi 145
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027 Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu prioritas pembangunan pada tahun 2027. Sejumlah destinasi unggulan akan dikembangkan secara bertahap untuk meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
10 Jul 2026 Jumadi 97