Wihaji menerima Laporan Hasil Pemeriksaan Keuangan Tahun 2016
Setelah melalui audit Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2016, akirnya baru pertama kalinya Pemkab Batang berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Penyerahan Laporan Pemeriksaan Tahun Anggaran 2016 diserahkan secara langsung oleh Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah Hery Subowo, Jumat (26/5) di Semarang.
Kepala Perwakilan BPK RI Jawa Tengah Hery Subowo Mengatakan, "Opini Badan Pemeriksa Keuangan merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan yang didasarkan pada empat kriteria yakni kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan (adequate disclosures), kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan efektivitas sistem pengendalian intern".
Untuk akuntabilitas keuangan harus ada tiga sinergi antara lain DPRD, Kepala Daerah dan BPK, karena untuk akuntabilitas keuangan tidak bisa di lakukan sendiri oleh BPK. Fungsi DPRD juga memegang peran penting dalam mendorong untuk menindaklanjuti hasil pemeriksaan dari BPK.
"Mekanisme pemeriksaan keuangan dilakukan atas tujuh laporan keuangan yaitu laporan realisasi anggaran, perubahan anggaran lebih, neraca, laporan operasional, laporan arus kas, perubahan ekuitas dan catatan atas laporan keuangan," jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut Hery memberikan pengarahan kunci sukses keberhasilan pengelolaan anggaran keuangan daerah yaitu kebijakan dan strategi pemeriksaan, komitmen pimpinan entitas, integritas independensi dan profesionalisme pemeriksaan, kerja keras dan tangungjawab pelaksanaan entitas.
Bupati Batang Wihaji yang mewakili kabupaten dan kota untuk memberikan sambutan mengatakan opininya yang menyatakan Pemerintah Kabupaten Batang WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) atas Laporan Keuangan Tahun 2016. "Raihan WTP merupakan kerja keras dari semua eksekutif dan legeslatif, dan kerja keras kepala daerah sebelumnya karena saya baru saja lima hari di lantik"
"Pemeriksaan ini merupakan langkah yang sangat penting karena untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan agar lebih baik dan berdaya guna. kedepan bagi saya ini PR agar kerja saya lebih baik lagi kedepan. Pemeriksaan ini berguna untuk supaya pengelolaan keuangan dan aset daerah lebih bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat. Akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah adalah tugas dan tanggungjawab kita semua," katanya.
"Saya ucapkan terimakasih BPK yang telah memberiksa anggaran yang dikelola oleh Pemerintah Daerah yang sepenuhnya harus dipertanggungjawabkan," kata Wihaji
Wihaji menyampaikan bahwa Pemerintah harus mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah melalui Pemeriksaan Laporan Keuangan oleh BPK RI. Untuk itu apresiasi dan dukungan disampaikan atas upaya BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Tengah dalam memperbaiki pengelolaan dan tanggungjawab keuangan daerah.
Selain hasil Pengelolaan Keuangan Tahun Anggaran 2016 Wihaji berharap, ditahun 2017 ini Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Batang maupun Pemerintah Daerah yang lain, nantinya akan memperoleh hasil yang meningkat. Dalam arti lebih baik dalam keuangan dari tahun pengelolaan keuangan yang sebelumnya. Pengelolaan mendapatkan baik dan tertata rapi akan opini yang maksimal.
Komitmen para pemangku kebijakan terhadap pengelolaan keuangan dan aset sangat diperlukan. Tanggung jawab sebagai pengguna anggaran dan menyusun laporan keuangan daerah setiap tahun harus dilaksanakan tentunya dengan berdasar peraturan yang berlaku.
Kami terus berupaya untuk memperbaikinya, senantiasa menjalin hubungan dan komunikasi yang baik dan patuh dengan BPK melalui konsultasi dan koordinasi terus menerus sampai benar-benar jelas dan paham. Karena aset merupakan permasalahan yang sangat rumit dan mengurainya pun tidak bisa cepat butuh waktu yang lama dan kerja keras serta perlu komitmen pengguna anggaran dan pemangku kebijakan, jelas Wihaji.
Dalam penyerahan hasil pemeriksaan LKPD TA 2016 ada lima Kabupaten yaitu Batang, Boyolali, Grobogan, Purworejo, Kota Salatiga yang raih WTP. (Edo/Humas)
Batang - Kabupaten Batang menjadi tuan rumah penyelenggaraan Jumpa Apresiasi Warga Pendidikan Kesetaraan Jawa Tengah (Jawara Jateng) 2026 yang digelar di Kawasan Agro Wisata Pagilaran, Kabupaten Batang, Sabtu (2762026). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari hingga Minggu ini menjadi ajang memperkuat karakter, literasi, kreativitas, dan jiwa kepemimpinan warga pendidikan kesetaraan dari seluruh Jawa Tengah.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menerbitkan surat edaran kepada seluruh kepala sekolah jenjang SD dan SMP sebagai pedoman pelaksanaan program seragam gratis bagi peserta didik baru Tahun Ajaran 20262027.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan mekanisme penyaluran program seragam gratis bagi siswa baru kelas I SD dan kelas VII SMP tahun ajaran 20262027 dilakukan melalui skema Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda). Skema tersebut dipilih agar penyaluran bantuan sesuai dengan regulasi yang berlaku sekaligus memastikan seragam diterima siswa tepat waktu. Hal itu disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Kantor Pengadilan Agama Batang, Kabupaten Batang, Jumat (2662026).
Batang - Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Batang meluncurkan 11 inovasi pelayanan publik bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Ke-58 Pengadilan Agama Batang. Berbagai inovasi tersebut dihadirkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat integritas lembaga, serta menghadirkan lingkungan peradilan yang semakin ramah bagi masyarakat.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan apresiasi kepada ratusan anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Apresiasi tersebut diwujudkan melalui penyerahan tali asih kepada anggota KORPRI yang memasuki masa purna tugas.
Batang Peran seorang ayah dalam tumbuh kembang anak sering kali disalahpahami hanya sebatas pemenuh kebutuhan materi atau pencari nafkah. Padahal, kehadiran fisik dan emosional figur ayah sangat krusial dalam mengisi ruang kosong psikologis anak, terutama pada momen-momen penting seperti hari pertama masuk sekolah.