Budaya Gotong Royong Untuk Kembangkan Ekonomi, Budaya dan Agama

Jumat, 26 Mei 2017 Lukman Hadi Lukito Dibaca 1.441 kali Seni dan Budaya
Budaya Gotong Royong Untuk Kembangkan Ekonomi, Budaya dan Agama
Pemukulan Kentongan, Bupati Wihaji di dampingi Forkopimda sebagai tanda Penutupan Kegiatan
Budaya gotong royong merupakan warisan leluhur yang selayaknya menjadi budaya yang tak hilang ditelan moderenisasin dan harus dapat dikembangkan untuk  bidang ekonomi, bidang budaya serta agama.

Hal tersebut di sampaikan Bupati Batang Wihaji saat menutup kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XIV dan Peringatan Hari Kesatuan Gerak PK (HKG-PKK) Ke-45 Tingkat Kabupaten Batang. Kegiatan yang berlangsung di Desa Sembung Kecamatan Banyuputih Rabu, 24/5 di hadiri oleh Komandan Kodim 0736 Batang Letkol Infantri Fajar Ali Nugraha dan Kepala OPD se Kabupaten Batang.

“Dengan Bulan gotong royong ini marilah kita lestarikan budaya gotong royong yang telah menjadi warisan leluhur, dengan harapan tidak hanya kegiatan bulan bakti gotong royong, tetapi ada gotong royong tiap hari di lingkungan masyarakat sebagai penunjang pembangunan ekonomi,” pinta Wihaji.

Dengan kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong jangan hanya seremonial saja, tapi harus ada kreatifitas dan inovasi dengan produk-produk makanan dan produk-produk lainnya yang menjadi produk khas desa yang menjadi produk unggulan di Kabupaten Batang Batang.

“Marilah jadikan gotong royong tidak hanya di lingkungan masyarakat desa, kita harus menumbuhkan budaya gotong royong pada seluruh masyarakat di Kabupaten Batang Batang, dengan harapannya kedepan di Batang dapat dijadikan smart city dan smart vilage,” ajak Wihaji.

Bupati juga menyampaikan, kelembagaan PKK sangat luar biasa dalam memberdayakan keluarga, dia berharap kepada PKK dapat membuat kegiatan yang kreatif dan inovatif untuk menciptakan program-program yang lebih baik.

“PKK di harapkan bisa membantu dan memberikan pendampingan dan ciptakan produk yang kreatif dan khas yang ada di desa dalam bidang pengemasan, promosi, dan pemasaran produk sehingga nantinya bisa One Vilage One Produk,” harap Wihaji kepada Ketua PKK Ny. Uni Kuslantasi Wihaji yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Batang Tulyono mengatakan, Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XIV ini sudah dilaksanakan satu bulan kemarin tepatnya pada tanggal 15 April 2017 lalu.

“Kegitan ini bertujuan untuk menumbuh kembangkan lagi semangat dan memberikan motivasi kepada masyarakat, karena budaya gotong royong semua menjadi ringan dan mudah dalam membangun desa,” kata Tulyono.

Pemukulan kentongan oleh Bupati Batang Wihaji yang di dampingi Forkopimda sebagai tanda penutupan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XIV dan Peringatan Hari Kesatuan Gerak PK (HKG-PKK) Ke-45 Tingkat Kabupaten Batang Tahun 2017, yang selanjutnya juga diserahkan tropi pemenang lomba gotong royong antar desa, penyerahan bantuan ikan nila, bantuan kursi roda, bantuan alat pendengar, bibit cabe. (Edo/Humas)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 74
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 122
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 127
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 76
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 37
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 44