Penandatanganan Dokumen Serah Terima Jabatan oleh Bupati Batang Wihaji dan Siswo Laksono (Dion/Humas)
Bupati Batang dan Wakil Bupati terpilih telah dilantik oleh Gubernur Ganjar Pranowo di gedung Gradika Bhakti Praja Jawa Tengah, Senin (22/5).
Pada hari Selasa (23/5) di Aula Kantor Bupati Batang dilaksanakan serah terima Bupati Batang dari Penjabat Bupati Siswo Laksono kepada Bupati Batang yang baru dilantik Wihaji dan juga serah terima Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Batang.
Serah terima dihadiri oleh Asisten Pemerintahan Provinsi Jawa Tengah, Staf Ahli Bupati, para pimpinan OPD, para Camat, pengurus PKK Kabupaten dan Ketua Tim Penggerak PKK kecamatan serta Pimpinan BUMD.
"Walau hanya tiga puluh dua hari, saya sudah berusaha untuk berbuat yang terbaik. Ada beberapa potret PR buat Bupati yang sudah dicatat dan ini sudah disampaikan kepada Sekretaris Daerah dan Kepala OPD untuk ditindaklanjuti," tandas Siswo Laksono.
"Yang pertama adalah pembangunan jalan tol yang melalui Kabupaten Batang masih ada yang belum terselesaikan walau sedikit, diharapkan dengan adanya jalan tol ini akan menambah pendapatan dan meningkatkan perekonomian masyarakat tentunya kita harus memanfaatkan jalan tol ini dengan membuka lahan-lahan baru untuk industri ataupun rest area nantinya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Batang untuk berjualan."
"Yang kedua, Batang itu penyangga Kabupaten tetangga. Banyak masyarakat belanja di kabupaten tetangga bahkan sampai makan aja harus ke kabupaten tetangga, mengapa tidak dibelanjakan di Batang sendiri ini yang harus dirubah. Karena tentunya dengan membelanjakan/membeli sesuatu di daerah sendiri akan meningkatkan perekonomian," imbuh Siswo.
Siswo menambahkan Kabupaten Batang mempunyai lahan yang luas untuk industri, menarik investor-investor yang ada diluar untuk menanamkan sahamnya/memindahkan pabrik ke Kabupaten Batang, ini tentunya juga harus merubah RTRW Kabupaten Batang.
Untuk pembangunan di Kabupaten Batang ada 14 kegiatan yang tidak diselesaikan oleh rekanan yang nilai pencapaiannya dua milyar dan ini sudah ditangani oleh Kajari.
"Untuk potensi wisata Batang mempunyai banyak tempat untuk dijadikan destinasi wisata apalagi wisata kuliner, ini perlu diperbanyak terutama di Alun-Alun Batang. Masih ada banyak lagi yang harus diteruskan dan dilaksanakan oleh Bupati yang baru," pinta Siswo Laksano.
Dalam sambutannya, Wihaji meminta kepada seluruh masyarakat Batang dan jajaran dibawahnya untuk bersama-sama membangun Batang lebih baik lagi, lebiih maju.
"Saya ingin pembangunan di Batang tidak stagnan dalam arti pembangunan yang tidak membawa peningkatan dan perubahan, saya ingin ada inovasi-inovasi baru dalam pembangunan di Batang yang tentunya pembangunan yang tepat sasaran tepat manfaat dan membawa kemajuan di Kabupaten Batang," kata Wihaji.
"Dengan meningkatnya roda perekonomian di Batang tentunya akan membawa peningkatan hidup masyarakat Batang, saya juga akan melibatkan PKK untuk ikut serta dalam program-program peningkatan kesejahteraan baik keluarga maupun usaha mikro," tambahnya.
Bupati Batang mengucapkan terima kasih kepada Bapak Siswo Laksono selaku Penjabat Bupati Batang yang memimpin Batang selama 32 hari dan tetap berkoordinasi dengan timnya sehingga nantinya bisa melaksanakan visi misi yang nantinya dapat tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Batang. (Dion/Humas)
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.