Pelepasan Balon Ugal-Ugalan Bisa Dikenakan Sanksi Pidana

Jumat, 24 Mei 2019 Jumadi Dibaca 1.028 kali Sosial
Pelepasan Balon Ugal-Ugalan Bisa Dikenakan Sanksi Pidana

Batang - Menerbangkan balon udara pada perayaan hari raya Idul Fitri sudah menjadi tradisi masyarakat Batang dan Pekalongan, pelepasan balon secara liar atau tidak terkendali menurut AirNav Indonesia berdampak pada keselamatan penerbangan pesawat. 

Hal ini disampaikan oleh Kepala Divisi Standarisasi dan Sertifikasi Pelayanan Navigasi AirNav Teguh Harmono saat Sosialisasi Ballon Festival di Kantor Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Jumat (24/5/2019). 

"Kalau melanggar ada sanksi pidana penjara paling lama dua tahun dan denda paling banyak Rp500 juta," ujarnya.

Regulasi Undang - undang No.1 Tahun 209 pasal 2010 mengatakan bahwa setiap orang dilarang membuat halangan dan melakukan kegiatan lain di kawasan keselamatan operasi penerbangan yang dapat membahayakan keselamatan dan keamanan penerbangan, kecuali izin dari otoritas bandar udara. 

"Supaya penerbangan aman, dan tradisi masyarakat bisa berjalan terus, maka kita akan mencari solusi terbaik melalui festival balon," katanya. 

Dijelaskan, Ballon Festival merupakan salah satu alternatif antisipasi pelepasan balon secara liar, festival ini sudah berjalan dua tahun dan kali kedua ini akan dilaksanakan di Stadion Hugeng Pekalongan pada 12 Juni mendatang. 

"Sosialiasi ini bertujuan untuk mengumpulkan masyarakat dalam memberikan pemahaman bahwa dengan menggelar festival balon merupakan salah satu cara untuk menyalurkan keinginan masyarakat menerbangan balon dengan aman," terangnya. 

Ia berharap dengan informasi melalui sosialisasi dan peran media, masyarakat bisa tahu dan memahami bahaya balon yang tidak terkendali bagi penerbangan, karena ketinggian balon bisa mencapai 10 kilometer. 

"Memang belum ada kejadian pesawat yang terkena balon, tapi kami punya catatan laporan sejumlah 68 keluhan pilot, bahwa balon melewati ketinggian yang bisa dilewati oleh pesawat besar," tegasnya.

Untuk antisipasi menjelang lebaran, lanjutnya, AirNav menginformasikan kepada penerbang atau pilot untuk berhati hati melewati area atas Jawa Tengah dan Jawa Timur, dan mempersiapkan jalur alternatif jika dari pilot ditemukan banyak balon. Karena jalur Jakarta - Semarang - Suarabaya merupakan terpadat ketiga di dunia yang dalam satu jam ada 50 pesawat yang melintas. 

"Saya harap masyarakat memahami, sehingga pelepasan balon bisa terkendali, tidak seperti tahun - tahun sebelumnya, karena berdasarkan laporan pelepasan balon liar ada empat Kabupaten yaitu Wonosobo, Pekalongan, Ponorogo dan Trenggalek," harapnya. (Humas Batang, Jateng/Edo)


Berita Lainnya

Dislutkan Batang Bersihkan Ikan Sapu-Sapu di Sungai Kauman, Cegah Kerusakan Ekosistem Dislutkan Batang Bersihkan Ikan Sapu-Sapu di Sungai Kauman, Cegah Kerusakan Ekosistem
Dislutkan Batang Bersihkan Ikan Sapu-Sapu di Sungai Kauman, Cegah Kerusakan Ekosistem
Batang - Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Batang menggelar gerakan pembersihan ikan sapu-sapu di aliran sungai Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kauman, Kabupaten Batang, Kamis (752026).
07 Mei 2026 Jumadi 54
Tumbuhkan Kecintaan pada Cerita Rakyat, Disperpuska Batang Gelar Lomba Bertutur Tumbuhkan Kecintaan pada Cerita Rakyat, Disperpuska Batang Gelar Lomba Bertutur
Tumbuhkan Kecintaan pada Cerita Rakyat, Disperpuska Batang Gelar Lomba Bertutur
Batang - Dalam rangka menumbuhkan kecintaan terhadap cerita rakyat dan budaya lokal, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpuska) Batang menggelar Lomba Bertutur Sekolah Dasar (SD)Madrasah Ibtidaiyah (MI) Tingkat Kabupaten Batang di halaman Kantor Disperpuska Batang, Kabupaten Batang, Rabu (652026).
06 Mei 2026 Jumadi 88
Proyek TPST Sentul Terkena Efisiensi, Kapasitas Pengolahan Sampah Dipangkas Separuh Proyek TPST Sentul Terkena Efisiensi, Kapasitas Pengolahan Sampah Dipangkas Separuh
Proyek TPST Sentul Terkena Efisiensi, Kapasitas Pengolahan Sampah Dipangkas Separuh
Batang - Rencana pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sentul di Kecamatan Gringsing harus menyesuaikan diri dengan kondisi anggaran pusat. Proyek strategis yang diharapkan menjadi solusi darurat sampah di wilayah timur Kabupaten Batang ini mengalami efisiensi anggaran yang cukup signifikan dari Kementerian.
06 Mei 2026 Jumadi 80
Motivasi Siswa SMKN 1 Batang, Faelasufa Tekankan Pentingnya Skill dan Attitude Hadapi Dunia Kerja Motivasi Siswa SMKN 1 Batang, Faelasufa Tekankan Pentingnya Skill dan Attitude Hadapi Dunia Kerja
Motivasi Siswa SMKN 1 Batang, Faelasufa Tekankan Pentingnya Skill dan Attitude Hadapi Dunia Kerja
Batang - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Batang Faelasufa Faiz, memberikan motivasi kepada para siswa dalam kegiatan Infobatang Goes to School di SMK Negeri 1 Batang, Kabupaten Batang, Rabu (652026).
06 Mei 2026 Jumadi 78
Komunitas Sungai Watch Ajak Warga Jateng Jaga Kebersihan Sungai  Komunitas Sungai Watch Ajak Warga Jateng Jaga Kebersihan Sungai 
Komunitas Sungai Watch Ajak Warga Jateng Jaga Kebersihan Sungai 
Batang - Komunitas Sungai Watch yang digawangi Gary Bencheghib akhirnya tiba di Kabupaten Batang dalam misi lingkungan bertajuk Run for Rivers, dari Bali hingga Jakarta sejauh 1.200 km. Tak sekadar berlari, ia bersama komunitasnya pun terjun langsung mengedukasi warga bahkan membersihkan sungai dengan intensitas tumpukan sampah cukup banyak.
06 Mei 2026 Jumadi 53
Bupati Batang Ajak Pelari Mancanegara Kampanyekan Lingkungan Lewat Fun Run Bupati Batang Ajak Pelari Mancanegara Kampanyekan Lingkungan Lewat Fun Run
Bupati Batang Ajak Pelari Mancanegara Kampanyekan Lingkungan Lewat Fun Run
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar kegiatan Fun Run bersama tim Sungai Watch dan masyarakat. Kegiatan ini menempuh jarak 5 kilometer, dimulai dari Kantor Kecamatan Kandeman hingga Rumah Dinas Bupati Batang.
06 Mei 2026 Jumadi 195