Alun - Alun Limpung Akan Dipercantik Demi Dukung Visit Batang 2022

Senin, 20 Mei 2019 Jumadi Dibaca 2.042 kali Pembangunan
Alun - Alun Limpung Akan Dipercantik Demi Dukung Visit Batang 2022

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang gencar melakukan renovasi tempat-tempat strategis untuk mempercantik tampilan kota, sekaligus untuk menyukseskan program Visit Batang Year 2022 dengan Tagline "Heaven Of Asia".  

Setelah tahun kemarin merenovasi Jl. Ahmad Yani, kini secara bertahap mulai menyentuh Jl. Dr. Sutomo yang rencananya akan dijadikan Malioboronya Batang dan Alun-alun Limpung yang menjadi pusat bagi warga Batang timur. 

Wakil Bupati Batang Suyono didampingi Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Batang Eko Widianto, Camat Limpung dan Staf Ahli Bupati meninjau lokasi di Alun - alun Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Selasa (20/5/2019). 

Wakil Bupati Suyono mengatakan renovasi alun-alun Limpung merupakan langkah pelayanan Pemkab dalam memberikan keindahan, kenyamanan, dan ruang terbuka hijau bagi masyarakat. Tak hanya itu renovasi ini juga bertujuan untuk mendukung tahun kunjungan wisata pada 2022 dengan Tagline "Heaven of Asia".

"Kita sudah siapkan anggaran untuk renovasi alun-alun mencapai Rp370 juta dan akan ada penambahan lagi di tahun 2020 mencapai Rp200 juta, harapannya Limpung kian ramai dan juga akan tumbuh perekonomian baru di sekitaran wilayah Limpung," ujarnya. 

Lebih lanjut, nantinya setelah Alun-alun Limpung selesai direnovasi dan dipercantik, pedagang kaki lima tidak diperbolehkan untuk berjualan di dalamnya karena tidak sesuai dengan peruntukannya. Namun demikian, pedagang akan direlokasi ke sekitar lapangan Limpung yang mempunyai tempat lebih luas dan strategis. 

"Lapangan Limpung akan kita bangun beberapa fasilitas umum untuk menunjang keramaian seperti, pembuatan jalan untuk wahana permainan anak," terangnya. 

Tak hanya terfokus pada renovasi alun-alun, lanjutnya, Pemkab juga akan membangun trotoar sepanjang kurang lebih 500 meter, mulai dari alun-alun hingga depan kantor Pos Limpung. Trotoar ini diperuntukan untuk pengguna jalan seperti anak-anak sekolah maupun masyarakat, namun bukan untuk tempat berjualan. 

Sementara, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Batang Eko Widianto menjelaskan, untuk renovasi Alun-alun Limpung sudah masuk dalam tahapan lelang, sedangkan pengerjaannya direncanakan mulai pada bulan Juli 2019. 

"Proses pengerjaannya diperkirakan memakan waktu hingga 90 hari. Diharapkan pada bulan September mendatang pengerjaannya sudah selesai," terangnya.

Sedangkan, lanjutnya, untuk konsepnya sudah kita siapkan beberapa fasilitas umum seperti taman,  jogging track, dan fasilitas disabilitas.

"Pemkab Batang berharap agar setelah jadi nanti, warga Limpung maupun pendatang bisa menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan, sehingga tetap terjaga kebersihannya," pintanya.

Ia juga menambahkan, para pedagang yang ada di dalam dan alun-alun maupun di sekitar alun-alun bisa memahami dan mendukung pembangunan untuk kepentingan dan kemaslahatan kita bersama. 

"Sesuai rencana usai lebaran mulai sosialisasi bagi pedagang kaki lima, dengan harapan bisa memahami dan mendukung program Pemkab Batang dalam penataan kota Limpung," pungkasnya. (Humas Batang, Jateng/Edo) 


Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 66
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 136
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 146
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 88
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 47
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 57