Batang - Untuk menyukseskan pelaksanaan Pemutakhiran Data Potensi Desa pada bulan Juni mendatang, Badan Pusat Statistik (BPS) Batang mengundang para Camat se-Kabupaten Batang dan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, dalam Rapat Koordinasi Pemutakhiran dan Perkembangan Desa di Kantor BPS Kabupaten Batang, Kamis (16/5/2019).
Dalam pelaksanaannya nanti, BPS akan lebih mengutamakan pemutakhiran data pada segi infrastruktur, untuk meningkatkan kualitas data potensi desa, dengan responden aparat desa.
“Ada beberapa desa yang sudah bagus pengelolaan datanya, tapi ada pula yang pengelolaannya kurang baik. Maka kami mencari data pembanding ke OPD, termasuk seluruh Kecamatan, agar data yang diperoleh hasilnya memuaskan,†papar Kepala BPS Batang Tina Wahyufitri.
Ia menuturkan, jika data yang didapat dari para responden terlihat janggal, maka akan kami sandingkan dengan pendamping, lalu bisa dilakukan konfirmasi kembali. Tujuannya supaya dapat memperjelas data yang diperoleh dari aparat desa.
“Kami ingin menginformasikan kepada Pemerintah Daerah, utamanya di tingkat Kecamatan, bahwa akan ada pemutakhiran potensi desa. Mengingat responden kami adalah aparat desa, diharapkan para Camat menyampaikan kepada mereka, agar memberikan data yang akurat kepada BPS,†pintanya.
Lebih lanjut Tina menjelaskan, nantinya hasil dari data potensi desa ini salah satunya juga akan digunakan sebagai Alokasi Dana Desa dan untuk evaluasi. Kami juga ingin menyampaikan bahwa di BPS terdapat data kewilayahan, yang sangat disayangkan jika tidak dimanfaatkan oleh Pemerintah Daerah.
Ia menambahkan, saat pelaksanaan Sensus Penduduk Tahun 2020, BPS Batang berupaya untuk mendorong masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi dengan teknologi, supaya bisa melakukan pemutakhiran data kependudukan secara mandiri.
“Agar pesan ini tersampaikan, kami butuh kerja sama dengan Pemerintah Desa, Kecamatan maupun OPD, karena ke depan diharapkan seluruh pegawainya bisa memutakhirkan data mandiri, menggunakan sebuah sistem berbasis android sehingga akan langsung masuk ke BPS secara otomatis,†katanya.
Manfaat dari pemutakhiran data mandiri tentu akan lebih mengefisienkan anggaran negara. Sehingga anggaran dapat digunakan untuk kepentingan masyarakat lainnya.
Sementara itu, Camat Bandar, Haryono mengungkapkan, hasil dari rapat koordinasi ini akan segera ditinjaklanjuti hingga ke perangkat desa.
“Pemutakhiran data potensi desa sangat bermanfaat untuk mempermudah ketika dibutuhkan untuk laporan realisasi Dana Desa,†tuturnya.
Menurutnya, penggunaan aplikasi android pada pelaksanaan sensus penduduk tahun 2020 sangat positif, sebab data yang diperoleh akan lebih mudah dan cepat.
“Mininal bisa menghemat anggaran negara, sehingga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan publik lainnya,†ungkapnya.
Ia menerangkan, saat ini memang sumber daya manusia terutama aparat desa yang menguasai teknologi masih terbatas. Namun kami tidak henti-hentinya untuk terus membina, supaya di kemudian hari tidak terjadi permasalahan yang berhubungan dengan data.
“Semoga proses pemutakhiran data potensi desa dan sensus penduduk tahun 2020 di segala bidang dapat berjalan dengan baik,†pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri)