Transformasi Desa Sodong Menjadi Kampung KB

Jumat, 10 Mei 2019 Jumadi Dibaca 1.021 kali Pembangunan
Transformasi Desa Sodong Menjadi Kampung KB

Batang - Saat ini Dinas Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang, sedang mempersiapkan Desa Sodong Kecamatan Wonotunggal untuk bertransformasi menjadi “Kampung KB” yang segera diikutkan dalam lomba pada tahun 2020, dengan menengok beberapa aspek pendukung, sehingga dapat dijadikan percontohan desa-desa lain.

Dipilihnya Desa Sodong untuk menjadi percontohan Kampung KB, memiliki alasan kuat, sehingga dirasa tepat diikutkan dalam lomba tingkat provinsi.

Kepala DP3AP2KB Kabupatrn Batang, dr. Muchlasin saat membuka Pertemuan Koordinasi Tim Kampung KB, di DP3AP2KB, Jumat (10/5/2019) mengatakan, Desa Sodong memiliki Kepala Desa yang berkemauan kuat, sikap masyarakatnya yang siap menerima kemajuan, lingkungan dan sarana prasaran yang mendukung.

“Adanya Perpustakaan Desa yang lengkap dan kegiatan kemasyarakatan yang mendukung ke arah kesejahteraan lingkungan setempat, yang mayoritas bermataperncaharian sebagai petani,” tuturnya.

Menurutnya, menjadi Kampung KB, tidak hanya berkutat pada urusan mencari akseptor atau keinginan warganya umtuk memiliki dua anak saja. Tetapi lebih dari itu, banyak hal yang ada di dalamnya, bisa menjadi faktor pendukung utama suksesnya program itu.

“Masyarakat harus sejahtera dalam pendapatannya, infrastruktur yang baik, pelayanan pemerintah desa yang cepat dan tepat serta data-data yang dibutuhkan juga lengkap,” terangnya.

Ia juga menerangkan, aspek pendukung lain yakni dari sudut pandang kesehatan tentang apakah terjadi kematian ibu hamil dan berapa angka kematian bayi. Sisi pendidikan juga harus berperan dengan meningkatkan angka lama sekolah, jika sebelumnya masyarakat desa mayoritas berpendidikan SD, ke depan harus meningkat hingga SMA.

“Selama ini lintas sektor yang sudah membantu kami yaitu Dinas Pengan dan Pertanian, Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan, Pemerintah Desa dan Kecamatan,” ungkapnya.

Sedangkan lintas sektor yang lain, peranannya belum begitu maksimal. Padahal menuju Kampung KB, tidak hanya menjadi urusan DP3AP2KB saja, tetapi banyak faktor yang harus mendukung.

“Kami harapkan seluruh sektor melalui program-program yang berhubungan dengan Kampung KB, sehingga bisa ngurusi bersama-sama,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Ahmad Fatoni mengungkapkan, Desa Sodong memiliki keistimewaan tentang gotong royong masyarakatnya, potensi wisata budaya berhubungan dengan situs kepurbakalaan, wisata ekonomi ada Salak Sodong.

“Masyarakatnya memiliki rasa keguyub-rukunan yang tinggi dan tidak ada orang yang egois,” tuturnya.

Ia mengharapkan, untuk menjadi percontohan Kampung KB, semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ikut mengambil peranan, meski dengan segala keterbatasan. Selain itu harus ada indikator atau prioritas utama yang harus dipenuhi.

“Jika kita ingin sukses dengan kondisi yang terbatas harus fokus, sehingga bisa berhasil. Karena ini kerja bersama, bukan kerja satu lembaga atau OPD, maka dengan keterbatasan masing-masing, akan bisa fokus pula untuk mendukung satu lokasi yaitu Desa Sodong, dengan harapan ingin meraih prestasi, bukan sekedar menjalankan program,” tegasnya. (MC Batang, Jateng/Heri)


Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 84
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 136
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 147
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 90
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 52
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 65