Transformasi Desa Sodong Menjadi Kampung KB

Jumat, 10 Mei 2019 Jumadi Dibaca 1.028 kali Pembangunan
Transformasi Desa Sodong Menjadi Kampung KB

Batang - Saat ini Dinas Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang, sedang mempersiapkan Desa Sodong Kecamatan Wonotunggal untuk bertransformasi menjadi “Kampung KB” yang segera diikutkan dalam lomba pada tahun 2020, dengan menengok beberapa aspek pendukung, sehingga dapat dijadikan percontohan desa-desa lain.

Dipilihnya Desa Sodong untuk menjadi percontohan Kampung KB, memiliki alasan kuat, sehingga dirasa tepat diikutkan dalam lomba tingkat provinsi.

Kepala DP3AP2KB Kabupatrn Batang, dr. Muchlasin saat membuka Pertemuan Koordinasi Tim Kampung KB, di DP3AP2KB, Jumat (10/5/2019) mengatakan, Desa Sodong memiliki Kepala Desa yang berkemauan kuat, sikap masyarakatnya yang siap menerima kemajuan, lingkungan dan sarana prasaran yang mendukung.

“Adanya Perpustakaan Desa yang lengkap dan kegiatan kemasyarakatan yang mendukung ke arah kesejahteraan lingkungan setempat, yang mayoritas bermataperncaharian sebagai petani,” tuturnya.

Menurutnya, menjadi Kampung KB, tidak hanya berkutat pada urusan mencari akseptor atau keinginan warganya umtuk memiliki dua anak saja. Tetapi lebih dari itu, banyak hal yang ada di dalamnya, bisa menjadi faktor pendukung utama suksesnya program itu.

“Masyarakat harus sejahtera dalam pendapatannya, infrastruktur yang baik, pelayanan pemerintah desa yang cepat dan tepat serta data-data yang dibutuhkan juga lengkap,” terangnya.

Ia juga menerangkan, aspek pendukung lain yakni dari sudut pandang kesehatan tentang apakah terjadi kematian ibu hamil dan berapa angka kematian bayi. Sisi pendidikan juga harus berperan dengan meningkatkan angka lama sekolah, jika sebelumnya masyarakat desa mayoritas berpendidikan SD, ke depan harus meningkat hingga SMA.

“Selama ini lintas sektor yang sudah membantu kami yaitu Dinas Pengan dan Pertanian, Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan, Pemerintah Desa dan Kecamatan,” ungkapnya.

Sedangkan lintas sektor yang lain, peranannya belum begitu maksimal. Padahal menuju Kampung KB, tidak hanya menjadi urusan DP3AP2KB saja, tetapi banyak faktor yang harus mendukung.

“Kami harapkan seluruh sektor melalui program-program yang berhubungan dengan Kampung KB, sehingga bisa ngurusi bersama-sama,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Ahmad Fatoni mengungkapkan, Desa Sodong memiliki keistimewaan tentang gotong royong masyarakatnya, potensi wisata budaya berhubungan dengan situs kepurbakalaan, wisata ekonomi ada Salak Sodong.

“Masyarakatnya memiliki rasa keguyub-rukunan yang tinggi dan tidak ada orang yang egois,” tuturnya.

Ia mengharapkan, untuk menjadi percontohan Kampung KB, semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ikut mengambil peranan, meski dengan segala keterbatasan. Selain itu harus ada indikator atau prioritas utama yang harus dipenuhi.

“Jika kita ingin sukses dengan kondisi yang terbatas harus fokus, sehingga bisa berhasil. Karena ini kerja bersama, bukan kerja satu lembaga atau OPD, maka dengan keterbatasan masing-masing, akan bisa fokus pula untuk mendukung satu lokasi yaitu Desa Sodong, dengan harapan ingin meraih prestasi, bukan sekedar menjalankan program,” tegasnya. (MC Batang, Jateng/Heri)


Berita Lainnya

Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Batang - Kualitas proyek infrastruktur yang kokoh tidak hanya lahir dari material yang bagus, melainkan juga dari pengawasan yang ketat di lapangan. Demi menjaga komitmen tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang memperketat aturan main bagi para konsultan pengawas.
10 Jul 2026 Jumadi 176
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 152
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat tata kelola ketenagakerjaan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan akuntabel.
10 Jul 2026 Jumadi 136
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.
10 Jul 2026 Jumadi 575
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027 Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu prioritas pembangunan pada tahun 2027. Sejumlah destinasi unggulan akan dikembangkan secara bertahap untuk meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
10 Jul 2026 Jumadi 75
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
10 Jul 2026 Jumadi 90