Membangun Ekonomi Batang dari Pariwisata

Senin, 15 Mei 2017 Lukman Hadi Lukito Dibaca 854 kali Pariwisata
Membangun Ekonomi Batang dari Pariwisata
Ibu Marlinda memberikan bingkisan kepada seorang ibu dengan anaknya karena rajin datang ke posyandu desa Subah untuk mendapat pelayanan kesehatan lainnya
Pertumbuhan ekonomi Indonesia sempat melonjak selama 2004-2012 karena ditopang oleh tingginya ekspor komoditi. Bisa dilihat dari nilai ekspor non-migas yang meningkat rata-rata 21,1 persen per tahun. Buntutnya cadangan devisa pun dari USD 36,2 miliar pada akhir 2003 menjadi USD 112,8 miliar pada akhir tahun 2012. Namun kenaikan tersebut tak mampu terus bertahan, terutama setelah permintaan komoditi dari Tiongkok menurun dan terjadi krisis utang di Eropa.

“Menghadapi situasi tersebut, pemerintah mencoba mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap ekspor komoditi melalui pembangunan infrastruktur, peningkatan nilai tambah ekonomi utamanya industri manufaktur dan pariwisata untuk menjaga pertumbuhan ekonomi,” kata Marlinda Irwanti anggota komisi X DPR RI saat berkunjung ke Posyandu desa Subah Jum’at (12/5).

Upaya tersebut dituangkan dalam visi pengembangan pariwisata nasional yang disusun BAPPENAS dalam dokumen “Pokok-pokok Reformasi Pariwisata yang menyatakan, bahwa :
  1. Pariwisata menjadi andalan pembangunan nasional dalam bidang ekonomi dan bidang-bidang lainnya demi kelangsungan hidup bangsa dan negara Indonesia.
  2. Indonesia menjadi kawasan pariwisata dunia yang mengutamakan pengembangan pariwisata nusantara dan sekaligus sebagai tujuan wisatawan mancanegara.

Marlinda mengatakan, "Saya sengaja mengajak para blogger supaya mempromosikan pariwisata yang ada di Batang. Saya yakin kalau yang mempromosikan para blogger pasti akan jadi lebih menarik karena tulisan mereka lebih menonjolkan art-nya, otomatis perekonomian akan meningkat dengan daerah pariwisata yang sudah dikenal masyarakat luas".

Ditemui secara terpisah menurut Christine Even Organizer (EO) dari Kementrian Pariwisata, "Destinasi pariwisata di Batang sangat bagus, sarana prasarananya jauh lebih baik dari daerah sebelumnya. Contohnya seperti Pagilaran saran untuk menuju ke sana sudah sangat mendukung mempermudah para traveler mengexposenya. Memang sudah menjadi hoby mereka travelling jadi siap untuk mengexpose daerah-daerah yang mempunya destinasi wisata yang selama ini belum secara maksimal dikenalkan pada pecinta wisata di Indonesia“.

"Karena ini sudah menjadi program dari Pemerintah, jadi sudah tugas kita untuk mempromosikan destinasi wisata, tujuannya agar perekonomian Indonesia bisa bangkit,” terangnya.

Disela – sela kesibukannya mengantar para blogger mempromosikan pariwisata Batang, Marlinda menyempatkan diri untuk menyambangi posyandu di desa Subah. Menurutnya peran posyandu di Batang sangat baik. Khususnya Subah partisipasi warga sangat tinggi untuk datang ke posyandu, dibantu para kader yang dengan ikhlas mengabdikan diri untuk kepentingan generasi muda yang akan datang di bidang kesehatan.

“Posyandu membantu masyarakat agar putra-putrinya ditimbang, diukur tinggi badan, lingkar kepala, pemberian makanan sehat sekaligus imunisasi sehingga kesehatan anak-anak akan terdeteksi dengan baik,” kata Marlinda.

Marlinda memberikan bantuan lainnya berupa makanan sehat untuk anak sekolah, ibu hamil dan menyusui. “Insya Allah dengan pemberian vitamin pada anak dan buku bacaan anak, akan menjadi generasi penerus yang sehat fisik dan rohaninya maka akan terwujud generasi emas tahun 2045 dengan partisipasi semua pihak,” harapnya.

Dirinya mengucapkan terima kasih kepada para kader posyandu yang telah mengabdikan dirinya untuk kepentingan masyarakat dan generasi Indonesia. “Kerjasama antara kader dan desa yang kreatif dan inovatif akan menghasilkan generasi yang sehat dan cerdas di masa depan,” imbau Marlinda.

“Dengan besarnya dana desa hampir 1 M saya berharap Kepala Desa tidak hanya membangun infrastruktur tetapi juga membangun masyarakat desa jasmani dan rohani, dengan menyisihkan dana desa untuk kepentingan anak bangsa dari sarana prasarana hingga kesejahteraan para kader posyandu,” tegasnya.

“ Karena apabila sebuah desa hanya mempunyai infrastruktur yang baik tetapi tidak membangun kesehatan masyarakat dan mental anak bangsa, maka cita – cita tahun 2045 untuk menjadikan generasi emas tidak akan terwujud,” ujar Marlinda.

Tim Reportase :
Rilis : Heri Kiswanto
Editor : Lukman Hadi Lukito

Berita Lainnya

FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 32
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 107
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 67
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 28
Hadirkan Satlantas, Kokam Batang Dilatih Kecakapan Berlalulintas Hadirkan Satlantas, Kokam Batang Dilatih Kecakapan Berlalulintas
Hadirkan Satlantas, Kokam Batang Dilatih Kecakapan Berlalulintas
Batang -  Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Batang bersama Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) berupaya memperkuat kapasitas anggota dengan menggelar Pelatihan Kokam Berlalulintas. Menghadirkan nara sumber Sofwan Sumadi anggota DPRD Jateng dan Satlantas Polresta Batang, untuk menyiapkan jajaran Kokam yang berkompeten dalam membantu kalancaran lalu lintas.
23 Ags 2026 Jumadi 88
Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu
Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang resmi membuka Gerakan Pengumpulan Sumbangan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang Tahun 2026 pada Jumat 21 Agustus 2026. Penggalangan dana publik yang berlangsung hingga 21 November 2026 ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0736Batang, Letkol Inf. Didik Sudarmawan, selaku Ketua Umum Panitia.
22 Ags 2026 Jumadi 133