Pj Bupati Batang Siswo Laksono Sidak di DPMPTSP Separuh ASN Belum Hadir

Rabu, 10 Mei 2017 Lukman Hadi Lukito Dibaca 657 kali Pemerintahan
Pj Bupati Batang Siswo Laksono Sidak di DPMPTSP Separuh ASN Belum Hadir
Pj. Bupati Batang Siswo Laksono mengambilalih apel. Foto : Edo/Humas
Pj. Bupati Batang Siswo Laksono pada hari Rabu pagi pukul 07.00 WIB melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Kantor Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan Naker). Dalam inspeksi tersebut Pj Bupati mengambilalih apel Aparatur Sipil Negara (ASN) yang datang terlambat.

Siswo Laksono menyampaikan bahwa mengadakan sidak ke kantor-kantor OPD (Organisasi Perangkat Daerah) untuk mengetahui lebih jauh kesiapan-kesipan ASN yang bekerja di Dinas, Badan, dan Kantor serta Kecamatan di lingkungan Kabupaten Batang. Hasilnya terbukti ada separuh lebih personil ASN yang bekerja di DPMPTSP dan Naker belum ada di kantor padahal seharusnya sudah ada di kantor untuk melakukan apel pagi.

“Apel pagi merupakan bagian dari bekerja, maka jam 7 mereka harus hadir di Kantor tapi kenyataaanya separoh belum pada hadir. Merupakan pembelajaran bagi ASN untuk bisa menyesuaikan diri terhadap aturan-aturan jam kerja yang ada di masing-masing OPD, sehingga pelayanan terhadap masyarakat bisa terlayani secara optimal dan prima,” kata Pj Bupati Batang saat inspeksi mendadak. 

“Kalau ASN nya tidak dispilin dan tidak bertangungjawab atas pekerjaanya secara otomatis akan mengganggu pelayanan terhadap masyarakat dan melalui sidak ini semoga ada perubahan-perubahan,” jelas Pj Bupati.

Disampaikan juga oleh Pj Bupati Siswo Laksono yang telah melihat secara detail kantor pelayanan tersebut yang mengatakan, "Saya lihat ada beberapa perijinan, namun SOPnya (Standar Operasional Prosedur) belum semua terpampang di depan. Ini harus ada perbaikan-perbaikan kedepan sehingga masyarakat tahu apa persayaratan dan kapan perijianan bisa selesai".

Dalam sidaknya Pj. Bupati juga menyoroti Kantor DPMPTSP dan Naker yang belum mempunyai tempat dan sarana untuk penyandang cacat atau disabilitas.

Kepala DPMPTSP dan Tenaga Kerja Kabupaten Batang Sri Puwaningsih menyambut baik sidak tersebut sebagai shock therapy bagi jajaran dan staf yang ada di kantornya sehingga bisa bekerja disiplin karena apel pagi juga bagian dari bekerja dan tangung jawab sebagai ASN. 

"Untuk personil ASN yang ada di dinas kami ada 42 orang, ada tiga orang yang ikut diklat dan juga ada yang ijin sakit. Yang tidak ikut apel pagi sudah saya panggil untuk di berikan pembinaan,” Jelas Sri Purwaningsih.

Sri Purwaningsih menambahkan terakit dengan kekurangan SOP perijinan di DPMPSTP dan Naker akan secepatnya akan dilengkapi untuk SOP perijinanya dan juga sarana disabilitas segera kami laksanakan dan rencananya juga kita akan membuat ruang untuk ibu menyusui.

Tim Reportase :
Rilis : Edo Solihun

Editor : Lukman Hadi Lukito

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 65
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 119
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 118
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 68
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 31
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 36