Hari Nelayan, Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Tengah Gelar Apel Bersih Pantai dan Pelabuhan

Selasa, 09 Mei 2017 Lukman Hadi Lukito Dibaca 1.546 kali Sosial
Hari Nelayan, Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Tengah Gelar Apel Bersih Pantai dan Pelabuhan
Pj. Bupati Batang Siswo Laksono menyerahkan KUR kepada masyarakat nelayanan. Foto : Edo/Humas
Untuk menjaga kebersihan pelabuhan dan pantai, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah menggelar Apel Bersih Pantai dan Pelabuhan yang berlangsung di TPI Desa Klidang Lor Kecamatan Batang, Senin (8/5).

Kepala dinas Kelautan Dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah Lalu M Syafriadi mengatakan, "Karena kita bergerak di bidang penyedia protein ikan utuh untuk anak - anak Bangsa, maka kebersihan pelabuhan dan pantai harus terjaga. Kita harus menjamin kebersihan termasuk bagaimana agar ketika ikan datang kemudian dilelangkan di TPI lantainya pun harus bersih sebagai bagian dari keamanan pangan".

"Bersih pantai ini sebagai upaya penyelamatan potensi pesisir dan laut dari ancaman pencemaran membutuhkan suatu kegiatan yang berkelanjutan agar dapat memberikan hasil yang cepat dan optimal,” imbuhnya.

Syafriadi juga menyinggung masalah nelayan cantrang. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 2 Tahun 2015 Tentang Larangan Penggunaan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela (Trawls) dan Pukat Tarik (Seine Nets) selama ini menimbulkan pro dan kontra karena sebagian besar nelayan masih menggunakan modifikasi jaring trawl seperti cantrang, dogol, lamparan dan arad. Karena terjadi kendala dan sesuai dengan kemauan nelayan untuk larangan penggunaan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan diundur hingga akhir Desemebr 2017.

Pj. Bupati Batang Siswo Laksono mengatakan untuk penggantian alat tangkap cantrang, Kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah sebagai penghubung antara nelayan dengan dinas, terkait perijinan kapal untuk bisa melakukan verifikasi ataupun pengukuran ulang kapal penangkap ikan agar para nelayan di Kabupaten Batang selamat dari kapal yang membahayakan. 

Siswo meminta agar Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi dalam kegiatan ini berharap bisa memberikan penjelasan nelayan cantrang terkait mekanisme penggantian alat tangkap dengan menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan memalui kredit di Bank, sehingga nelayan tidak merasa di rugikan.

Di sampaikan juga terkait degan kantor Pelayanan Terpadu Satu Atap Pelabuhan Perikanan Klidang Lor untuk dapat dimanfaatkan dengan baik untuk perijinan operasi kapal. ”Manfaatkan kantor PTSP jikalau ditemukan pungli disana laporkan segera ke saya, karena di sana sudah ada aturan perundang-undangnya, bayarnya pun sudah ceto,” kata Siswo Laksono.

Pada kesempatan tersebut Siswo Laksono menyerahkan KUR kepada masyarakat nelayan. Apel Bersih Pelabuhan dan Pantai dalam rangka memperingati Hari Nelayan dan Promosi Pelabuhan Pantai diikuti oleh jajaran Polisi Air Polres Batang, TNI AL Pos Pengamatan Sidandu, Kodim 0736 Batang dan masyrakat nelayan.

Tim Reportase :
Rilis : Edo Solihun

Editor : Lukman Hadi Lukito

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 65
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 119
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 118
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 68
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 31
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 36