Asisten Pemerintahan Sekda Batang Retno Dwi Irianto memberikan sambutan dalam Akhirusanah Pondok Pesantren Al Hidayah. Foto : Edo/Humas
Pondok Pesantren merupakan lembaga pendidikan yang mencetak generasi penerus yang berakhlakulkarimah dan juga memberikan andil yang besar untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Batang. Hal tersebut disampaikan Asisten Pemerintahan Sekda Batang Retno Dwi Irianto saat menghadiri Akhirusanah Pondok Pesantren Al Hidayah Desa Plumbon Kecamatan Limpung, Minggu (6/5).
Retno Dwi Irianto juga menyampaikan bahwa Negara Indonesia mengalami dua masalah besar yaitu peredaran dan penyalahgunaan narkoba serta terorisme. Dua masalah ini sudah masuk ke semua lini sendi kehidupan di Indonesia. Menurutnya, Ponpes merupakan salah satu lembaga yang menjadi benteng terakhir untuk dapat mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba dan terorisme.
Pengasuh dan Pimpinan Ponpes AL Hidayah KH. Musyafak mengatakan, "Yayasan Al Syairiah mendidrikan ponpes TPI AL Hidayah Al Islhah Al Manah, pendirian pondok pesantren yang sudah 25 tahun masih tetep istiqomah dan masih mengajarkan dengan baik. Sudah bisa dilihat dan dirasakan manfaat Ponpes dengan melestarikan, nguri - uri dan mengembangkan apa yang sudah dilaksanakan bertahun-tahun dan sampai detik ini tidak ada perubahan fan berjalan dengan baik," katanya.
"Untuk pengembangan Pondok Pesantren Al Hidayah, kita mendirikan MI AL Sya'iriyah pada tahun 1991, MTs NU Al Sya'iriyah pada tahun 2000, SMK Farmasi Al Sya'iriah didirikan tahun 2007. Untuk prestasi di tahun ini kita mendapatkan ranking dua se Kabupaten Batang di tingkat SMK negeri dan sawata. Untuk tingkat SMK swasta kita mendapat ranking 1 se Kabupaten Batang dan di tahun ini kita juga mendirikan MA Takhasus Al Sya'iriah," Jelas KH Musyafak.
Dalam kesempatan tersebut juga ditandatangani naskah pembukaan (launching) Madrasah Aliyah Takhasus Al Sya'iriah Limpung oleh Pimpinan Pondok Pesantren KH. Musyafak dan Wakil Rektor Universitas Ibrahimi Situbondo 1 Jawa Timur Drs. KH. Musirin MZ. M.Ag.
Pengajian umum diisi oleh Wakil Rektor Universitas Ibrahimi Situbondo1 Jawa Timur Drs. KH. Musirin MZ. M.Ag. Juga didihadiri oleh Muspika Kecamatan Limpung dan Kepala Bagian Humas Setda Batang.
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.