Pj. Bupati Batang Siswo Laksono menandatangani perjanjian kerjasama dengan Pemkab Ngada Provinsi NTT di Aula Kantor Bupati Batang, Kamis (4/5)
Pemerintah Kabupaten Batang kembali menerima kunjungan dari pemerintah kabupaten/kota lain. Kali ini kunjungan berasal dari Pemkab Ngada Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kunjungan ini dalam rangka kerjasama bidang pemerintahan, kerena Pemkab Batang dalam keterbukaan anggaran dianggap bagus.
"Kerjasama ini sebagai sarana saling sharing dan jalin informasi tentang Pemerintah Kabupaten Ngada memandang Pemkab Batang yang selama ini telah menerapkan manajemen pemerintahan dengan elektronik antara lain e-budgeting, e-planning, LPSE, Simpeg dan lainya. Saya ingin jalin kerjasama dan akan saya mencoba menerapkannya di Pemkab Ngada. kita akan mencoba e-budgeting dan e-planing," terang Marianus Sae selaku ketua rombongan Kab. Ngada dan Bupati Ngada.
Pemkab Ngada mengunjungi Kabupaten Batang selama dua hari dari tanggal 3-4 Mei 2017. Penandatanganan perjanjian kerjasama antara Pemkab Batang dengan Pemkab Batang diadakan di Aula Kantor Bupati Batang dengan disaksikan oleh para kepala OPD terkait, Kamis (4/5).
Pj. Bupati Batang Siswo Laksono menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Batang sudah menggunakan sistem manajemen pemerintahan elektronik dari perencanaan hingga monitoring dan evaluasi penggunaan anggaran. Selain itu juga berinovasi untuk keterbukaan informasi dengan mengadakan Festival Anggaran sehingga masyarakat dapat mengetahi anggaran yang dikelola Pemkab Batang.
"Sebagai contoh salah satu keterbukaan dalam anggaran kepada publik, kita mengadakan festival anggaran dimana masyarakat bisa mengetahui anggaran di Pemkab Batang. Pemkab batang sudah menerapkan beberapa manajemen pemerintahan menggunakan elektronik antara lai : e-planing, e-budjeting, Simpeg, Simda, LPSE. Semua itu dilakukan guna ketermudahan dalam pengelolaan pemerintahan. Batang siap menjalin kerjasama dengan pemerintah kabupaten lain bahkan Kabupaten Batang juga mengadakan study banding dengan kabupaten lain yang lebih maju demi Kabupaten Batang demi makin Pemerintahan yang bersih dan terbuka, tandas Siswo Leksono Pj.
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.