Asisten 1 Retno Dwi Irianto memberikan paparan pada peserta Kunjungan Kerja Siswa Kursus Dasar Manajemen (Susdasjemen) Pertahanan angkatan 10 (sepuluh) tahun 2017, Badan Diklat Kementerian Pertahanan Republik Indonesia di aula kantor Bupati Batang, Jum’at (28/4).
Pemerintah Kabupaten Batang menerima peserta Kunjungan Kerja Siswa Kursus Dasar Manajemen (Susdasjemen) Pertahanan angkatan 10 (sepuluh) tahun 2017, Badan Diklat Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.
Peserta Susdasjemen Pertahanan angakatan 10 diterima oleh Asisten I Sekda Batang Retno Dwi Irianto didampingi jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang bertempat di aula kantor Bupati Batang, Jum’at (28/4).
Kepala kursus manajemen pertahanan Republik Indonesia Teguh Wibowo selaku pimpinan rombongan menyampaikan, "Kami bersama peserta diklat tujuan datang ke Kabupaten Batang karena prestasi yang dimiliki Pemda Batang di bidang manajemen pelayanan publik. Dan dari berbagai sumber disampaikan prestasi tersebut antara lain kemampuan Pemda Batang dalam melakukan perubahan dan inovasi di berbagai bidang tata kelola pemerintahan".
"Adapun tiga bidang yang ingin diketahui terkait prestasi Kabupaten Batang antara lain, pertama di bidang transparansi anggaran, kedua di bidang Unit Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik (UPKP2), dan ketiga di bidang unit pelayanan pengadaan barang dan jasa elektronik," ujar Teguh Wibowo.
Beliau berharap adanya transfer informasi dan pengetahuan yang mendalam tentang manajemen pelayanan publik yang telah dilakukan Pemda Batang terkait tiga hal tersebut sehingga bisa menjadi bekal ilmu bagi peserta diklat. Dan dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas di kesatuan masing-masing.
Teguh menyampaikan bahwa peserta Badan Diklat Kementerian Pertahanan dan TNI yang hadir di Kabupaten Batang berjumlah 30 orang terdiri dari Kesatuan Kemhan 11 orang, Mabes TNI 2 orang, TNI AD 10 orang dan TNI AL 7 orang serta pendamping 3 orang.
Pj. Bupati Batang Siswo Laksono yang diwakili Asisten I Sekda Batang Retno Dwi Irianto mengatakan transparansi publik merupakan indikator yang sangat penting dalam pembangunan tata pemerintahan yang baik. Melalui pengedepanan aspek transparansi dalam pengelolaan pemerintahan, maka publik dapat mengetahui informasi berbagai hal berkaitan dengan kebijakan publik.
"Dalam pelaksanaan transparansi anggaran, beberapa hal yang kami laksanakan antara lain, pelaksanaan penyediaan barang/jasa pemerintah melalui LPSE, ePlanning, eBudgeting, eprocurement, Simpelbang (eMonev) dan eSakip serta penyediaan informasi anggaran melalui media yang salah satunya adalah situs resmi Pemerintah Kabupaten Batang, yaitu www.batangkab.go.id," ujar Retno.
Retno menambahkan, "berkenaan dengan UPKP2 kami sampaikan bahwa UPKP2 di bentuk dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Batang. Ada tiga hal yang melatar belakangi terbentuknya lembaga ini. Pertama pembentukan lembaga ini sebagai upaya untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap aparatur pemerintah Kabupaten Batang".
"Kedua kepercayaan masyarakat dibangun melalui proses dan upaya perbaikan pelayanan, baik proses maupun sisten manajemen pelayanan dan ketiga pembentukan lembaga ini tidak lain untuk lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat Batang," tandas retno.
Kemudian pada kesempatan tersebut Asisten I Sekda Batang Dwi Irianto dan Teguh Wibowo selaku pimpinan rombongan Diklat Kemhan saling tukar cindera mata sabagai tanda kenang-kenangan.
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.