Batang - Antusiasme generasi muda Kabupaten Batang untuk berkontribusi dalam pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif semakin tinggi. Hal itu terlihat dari jumlah peserta Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Batang 2026 yang mencapai 102 orang. Sebanyak 32 peserta merupakan pria dan 70 peserta lainnya merupakan putri.
Batang - Antusiasme generasi muda Kabupaten Batang untuk berkontribusi dalam pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif semakin tinggi. Hal itu terlihat dari jumlah peserta Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Batang 2026 yang mencapai 102 orang. Sebanyak 32 peserta merupakan pria dan 70 peserta lainnya merupakan putri.
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengapresiasi tingginya partisipasi generasi muda dalam Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata 2026. Antusiasme tersebut menunjukkan semakin besarnya kepedulian anak muda terhadap potensi daerah dan pembangunan sektor pariwisata Kabupaten Batang.
Ia juga mengapresiasi capaian Duta Wisata Batang pada 2025. Perwakilan Kabupaten Batang, yakni Mbak Nadin dan Mas Batang 2025, berhasil meraih prestasi di tingkat Provinsi Jawa Tengah.
“Para finalis tahun ini datang dari berbagai wilayah Kabupaten Batang. Mereka membawa cerita dan potensi daerah masing-masing, mulai dari kawasan perkotaan, desa, hingga wilayah lereng gunung,” katanya saat ditemui Malam Grand Final Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata di Pendopo Kabupaten Batang, Sabtu (8/8/2026) malam.
Potensi tersebut antara lain wisata pantai, perkebunan teh, wisata religi, hingga berbagai kekayaan budaya dan kearifan lokal. Namun, menurut Faiz, daya tarik pariwisata tidak semata-mata ditentukan oleh keindahan destinasi.
“Pariwisata bukan hanya tentang keindahan tempat. Bukan hanya tentang ombak di Sigandu atau udara sejuk di Pagilaran, tetapi juga tentang manusia dan keramahan masyarakatnya. Keramahan masyarakat menjadi salah satu faktor penting yang menentukan pengalaman wisatawan ketika berkunjung ke suatu daerah,” jelasnya.
Karena itu, Duta Wisata diharapkan mampu menjadi representasi Kabupaten Batang yang tidak hanya mengenalkan destinasi, tetapi juga membawa nilai-nilai keramahan, kreativitas, dan potensi masyarakat setempat.
Faiz berharap, para Duta Wisata yang terpilih nantinya dapat menjadi bagian dari upaya memperluas promosi pariwisata Batang, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang melibatkan masyarakat.
“Dengan semakin banyaknya anak muda yang terlibat, pemerintah daerah optimistis promosi potensi wisata Batang dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas, baik di tingkat Jawa Tengah maupun nasional,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Batang Ulul Azmi mengatakan, para peserta telah melalui sejumlah tahapan seleksi sebelum terpilih menjadi finalis.
“Tahapan tersebut meliputi seleksi administrasi, tes tertulis, wawancara, penilaian kepribadian, deep interview, hingga pembekalan mengenai kepariwisataan, ekonomi kreatif, etika, public speaking, dan personal branding. Melalui proses seleksi yang ketat, objektif, dan profesional, terpilih 20 finalis, terdiri dari 10 finalis Mas dan 10 finalis Mbak Duta Wisata Kabupaten Batang tahun 2026,” terangnya.
Para finalis selanjutnya mengikuti malam grand final untuk menentukan pasangan terbaik yang akan mengemban amanah sebagai Duta Wisata Kabupaten Batang.
“Keberadaan Duta Wisata tidak hanya berkaitan dengan ajang pemilihan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menyiapkan generasi muda yang mampu mempromosikan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif Kabupaten Batang,” ujar dia.
Ia berharap, para finalis dapat menampilkan kemampuan terbaik sekaligus menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)