Sekolah Rakyat di Batang Direncanakan Dibangun di Desa Clapar Subah

Jumat, 08 Mei 2026 Jumadi Dibaca 48 kali Pendidikan dan Latihan
Sekolah Rakyat di Batang Direncanakan Dibangun di Desa Clapar Subah
Kepala Dinsos Batang Willopo (kedua kana), memberikan sambutan saat Sosialisasi pelayanan dukungan pembangunan Sekolah Rakyat di Kantor Dinsos Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus mematangkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat sebagai upaya menekan angka anak putus sekolah di daerah. Lokasi pembangunan yang semula direncanakan di Kecamatan Bandar kini dipindahkan ke Desa Clapar, Kecamatan Subah.

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus mematangkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat sebagai upaya menekan angka anak putus sekolah di daerah. Lokasi pembangunan yang semula direncanakan di Kecamatan Bandar kini dipindahkan ke Desa Clapar, Kecamatan Subah.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Batang Willopo mengatakan, lokasi di Desa Clapar dipilih karena dinilai lebih siap dari sisi tata ruang maupun dukungan infrastruktur dasar.

“Insyaallah 90 persen fix di Clapar. Karena kalau di Bandar masih masuk LP2B atau lahan pertanian pangan berkelanjutan. Kalau Clapar memang kawasan permukiman perkotaan, jaringan listrik dan PDAM juga sudah mendukung,” katanya saat ditemui di Kantor Dinsos Batang, Kabupaten Batang, Jumat (8/5/2026).

Dijelaskannya, antusiasme masyarakat Desa Clapar terhadap pembangunan Sekolah Rakyat juga sangat tinggi. Masyarakat dan kepala desanya sangat antusias mendukung pembangunan ini.

“Keberadaan Sekolah Rakyat sangat dibutuhkan mengingat jumlah anak putus sekolah di Kabupaten Batang masih cukup tinggi. Berdasarkan data Dapodik per 27 April 2026, tercatat sebanyak 551 siswa SD, 1.400 siswa SMP, dan 1.145 siswa SMA/SMK di Kabupaten Batang mengalami putus sekolah,” jelasnya.

Kalau dilihat totalnya ada lebih dari 2.000 anak yang harus kembali melanjutkan pendidikan. Rencananya, Sekolah Rakyat akan dibangun di atas lahan seluas sekitar 8,3 hektare dengan fasilitas pendidikan yang lengkap mulai dari jenjang SD, SMP hingga SMA.

“Selain ruang kelas dan asrama, kawasan sekolah juga akan dilengkapi lapangan sepak bola berstandar nasional. SD nanti ada 18 ruang kelas, SMP sembilan ruang kelas, dan SMA sembilan ruang kelas. Ada juga asrama dan fasilitas pendukung lainnya,” terangnya.

Ia berharap, pembangunan dapat segera direalisasikan sehingga pada tahun ajaran baru mendatang sekolah sudah mulai beroperasi.

Willopo juga menyebutkan, keberadaan Sekolah Rakyat tidak hanya membantu akses pendidikan masyarakat kurang mampu, tetapi juga berpotensi menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar melalui kebutuhan tenaga pendidik dan tenaga pendukung lainnya.

“Perekrutan guru, tenaga pendidik sampai tenaga pendukung nanti tentu akan membuka peluang kerja baru bagi masyarakat,” ungkapnya.

Willopo menambahkan, Sekolah Rakyat diprioritaskan bagi anak-anak dari keluarga miskin yang masuk kategori desil 1 dan desil 2. Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang lebih merata kepada masyarakat rentan.

Sementara itu, Camat Subah M. Yasin menyambut baik rencana pembangunan Sekolah Rakyat di wilayahnya. Kecamatan Subah dan wilayah sekitarnya memang masih membutuhkan tambahan fasilitas pendidikan, khususnya jenjang SMA.

“Kami mewakili masyarakat Subah sangat menyambut bahagia. Di Kecamatan Subah SMA hanya ada satu, sehingga keberadaan Sekolah Rakyat nanti tentu akan sangat mendukung pendidikan di wilayah sini maupun Kabupaten Batang,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Bawasda Bersatu, Pererat Silaturahmi, Harmoni, dan Semangat Inovasi Bawasda Bersatu, Pererat Silaturahmi, Harmoni, dan Semangat Inovasi
Bawasda Bersatu, Pererat Silaturahmi, Harmoni, dan Semangat Inovasi
Batang Acara Nostalgia Ke-25 Badan Pengawas Daerah (Bawasda) atau kini sering disebut Inspektorat Daerah merupakan momen yang tepat untuk mempererat silaturahmi antar pegawai, baik yang masih aktif maupun yang sudah purna bakti. Kegiatan ini diadakan di Pantai Merah Putih, Kabupaten Batang, Jumat (852026).
08 Mei 2026 Jumadi 57
Pemkab Batang Uji Coba Mobil Listrik untuk Kendaraan Operasional Kepala OPD Pemkab Batang Uji Coba Mobil Listrik untuk Kendaraan Operasional Kepala OPD
Pemkab Batang Uji Coba Mobil Listrik untuk Kendaraan Operasional Kepala OPD
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mulai melakukan uji coba kendaraan listrik sebagai langkah awal mendukung efisiensi energi dan penggunaan transportasi ramah lingkungan di lingkungan pemerintahan. Kegiatan pengujian mobil listrik tersebut dilaksanakan di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (852026).
08 Mei 2026 Jumadi 135
KEK Industropolis Batang Kembali Tarik Investasi Korea Selatan, Serap 6.000 Tenaga Kerja KEK Industropolis Batang Kembali Tarik Investasi Korea Selatan, Serap 6.000 Tenaga Kerja
KEK Industropolis Batang Kembali Tarik Investasi Korea Selatan, Serap 6.000 Tenaga Kerja
Batang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang kembali menarik investasi asing langsung (foreign direct investmentFDI) dari Korea Selatan melalui kehadiran PT Simone Batang Indonesia, perusahaan manufaktur global berbasis produk berbahan kulit yang berorientasi ekspor.
08 Mei 2026 Jumadi 123
Kecamatan Wonotunggal Terima Kegiatan PBL Kecamatan Wonotunggal Terima Kegiatan PBL
Kecamatan Wonotunggal Terima Kegiatan PBL
Batang Universitas Pekalongan Prodi Kesehatan Masyarakat menggelar Fokus Group Discussion (FGD) dalam rangka menerima kegiatan Praktik Belajar Lapangan (PBL) bagi Mahasiswa, di Aula Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Jumat (852026).
08 Mei 2026 Jumadi 48
Dislutkan Batang Bersihkan Ikan Sapu-Sapu di Sungai Kauman, Cegah Kerusakan Ekosistem Dislutkan Batang Bersihkan Ikan Sapu-Sapu di Sungai Kauman, Cegah Kerusakan Ekosistem
Dislutkan Batang Bersihkan Ikan Sapu-Sapu di Sungai Kauman, Cegah Kerusakan Ekosistem
Batang - Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Batang menggelar gerakan pembersihan ikan sapu-sapu di aliran sungai Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kauman, Kabupaten Batang, Kamis (752026).
07 Mei 2026 Jumadi 218
Bupati Batang Upayakan Dongkrak IPM Lewat Jalur Kesetaraan Bupati Batang Upayakan Dongkrak IPM Lewat Jalur Kesetaraan
Bupati Batang Upayakan Dongkrak IPM Lewat Jalur Kesetaraan
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan terus tancap gas dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di wilayahnya. Salah satu senjata andalannya adalah program pendidikan kesetaraan atau "Kejar Paket". Meski jalur non-formal, nyatanya minat warga Batang untuk kembali "nyantri" di bangku sekolah justru kian meledak, bahkan diikuti oleh peserta hingga usia 65 tahun.
07 Mei 2026 Jumadi 83