Seniman Serbuk Pensil, Ulik Makna Sisa Sisi Kota

Senin, 29 Desember 2025 Jumadi Dibaca 437 kali Seni dan Budaya
Seniman Serbuk Pensil, Ulik Makna Sisa Sisi Kota
Sejumlah pengunjung mengunjungi Pameran Seni Rupa di di Sekretariat DKD, Desa Pasekaran, Kabupaten Batang.
Batang - Menjelang akhir tahun 2025, para seniman rupa dari Komunitas Serbuk Pensil, menggelar pameran Land Art 3, bertajuk "Sisa Sisi Kota", sebagai kado pergantian tahun. Dipilihnya tema tersebut, karena merupakan ekspresi kegelisahan para perupa, ketika melihat kampung halamannya, sedang bertransformasi menjadi kota industri, yang dituangkan di atas kanvas.

Batang - Menjelang akhir tahun 2025, para seniman rupa dari Komunitas Serbuk Pensil, menggelar pameran Land Art 3, bertajuk "Sisa Sisi Kota", sebagai kado pergantian tahun. Dipilihnya tema tersebut, karena merupakan ekspresi kegelisahan para perupa, ketika melihat kampung halamannya, sedang bertransformasi menjadi kota industri, yang dituangkan di atas kanvas.

Sebanyak 21 perupa asli Batang seperti Sigit Purnomo, Daniel hingga Nico Aryo Pradita dari kalangan generasi z pun turut ambil bagian. Mereka menuangkan gejolak emosinya lewat landscape kota yang mengalami banyak perubahan akibat campur tangan manusia, yang dapat dinikmati mulai 27-31 Desember 2025, di Sekretariat Dewan Kesenian Daerah (DKD), Pasekaran Batang secara gratis.

Ketua panitia Land Art 3 Bayhaqi Januar mengatakan, alasan digelarnya even tersebut, yang tidak hanya untuk memberikan hiburan akhir tahun semata kepada penikmatnya. Namun, lebih dari itu, Serbuk Pensil yang bernaung di bawah Dewan Kesenian, ingin menunjukkan sisi lain dari kota Batang yang kini menjadi identitas kaum urban, yang perlahan mulai mengalami perubahan.

“Tema yang diangkat sangat beragam, mulai dari perupa yang melihat kota lewat sudut-sudutnya, kegelisahan di kota itu sendiri, bahkan ada pula dari tradisinya. Para perupa memandang kota itu sebuah identitas urban yang menimbulkan kegelisahan tersendiri, lalu mereka ceritakan dalam lukisan "Sisa Sisi Kota",” katanya saat ditemui di Sekretariat DKD, Desa Pasekaran, Kabupaten Batang, Senin (29/12/2025) malam.

Ia tak menampik, apabila ada penikmat yang menaruh perhatian lebih terhadap karya para perupa, panitia mempersilakan untuk menghubunginya.

“Ya kalau ada yang berminat kami akan coba menghubungkan langsung ke perupanya, bisa menghubungi ke nomor saya 0855-4622-6664,” ungkapnya.

Salah satu pengunjung, yang juga penikmat rupa, Mumut mengaku terpukau melihat karya para perupa asal Batang yang kualitasnya hampir menyamai pameran yang digelar di kota-kota besar.

“Kaget banget pameran sebagus ini kok gratis, padahal kalau di Jogja atau Jakarta paling nggak, harus bayar di atas Rp50 ribu lho, semoga tahun depan kualitasnya dibagusin lagi biar setara sama kota-kota lain,” tuturnya.

Salah satu perupa asal Batang, Syaiful Bahri yang karyanya telah dinikmati hingga Nusa Tenggara, sengaja berpartisipasi untuk lebih mengenalkan seni rupa kepada khalayak. Alasan terbesarnya karena hingga kini karya para perupa lokal belum mendapat apresiasi yang sesuai karyanya.

“Lukisan saya berjudul "Time Bomb", yang menggambarkan kondisi Indonesia saat ini, yang sebetulnya kaya raya. Tapi kalau dikeruk terus, seperti memakan perutnya sendiri, lambat laun akan habis dan bisa jadi negara miskin,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DKD Batang Achmad Suroso mengapresiasi karena para perupa Batang yang tergabung dalam Komite Seni Rupa mampu menggelar pameran untuk yang ketiga kalinya. Melihat keragaman tema yang ditampilkan, pria yang juga termasuk perupa senior di Batang ini memandang, karya dari perupa muda mulai menunjukkan peningkatan kualitas.

“Karya-karya yang dihasilkan oleh perupa asli Batang ini, memang kiblatnya dari kota-kota besar, karena sebagian besar lulusan seni rupa dari Jogja dan Solo. Ini sangat membanggakan karena mayoritas karya yang dipamerkan adalah rangkuman pengalaman mereka yang sudah menggelar pameran di kota-kota besar,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Bupati Batang Prioritaskan Bantuan Pengelolaan Sampah, dalam Sambang Desa Bupati Batang Prioritaskan Bantuan Pengelolaan Sampah, dalam Sambang Desa
Bupati Batang Prioritaskan Bantuan Pengelolaan Sampah, dalam Sambang Desa
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan memprioritaskan bantuan sarana dan fasilitas pengelolaan sampah pada tahun depan, sekaligus mendorong gotong royong dan tanggung jawab masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Pemkab Batang juga mengembangkan TPST berkapasitas 50 ton per hari di Desa Sentul, Gringsing, serta membuka koordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah secara berkelanjutan.
27 Okt 2026 Jumadi 55
Kontingen Batang Pecah Telur di Porprov Jateng, Emas Perdana Biliar Buka Jalan Menuju 10 Besar Kontingen Batang Pecah Telur di Porprov Jateng, Emas Perdana Biliar Buka Jalan Menuju 10 Besar
Kontingen Batang Pecah Telur di Porprov Jateng, Emas Perdana Biliar Buka Jalan Menuju 10 Besar
Kontingen Kabupaten Batang meraih 9 medali pada hari pertama Porprov Jawa Tengah XVII 2026, terdiri dari 1 emas, 2 perak, dan 6 perunggu. Medali emas pertama disumbangkan Galih Setya Budi Kristiono dari cabang olahraga biliar nomor Bola 9. Capaian awal ini menjadi motivasi bagi 159 atlet Batang yang bertanding di 31 cabang olahraga untuk mengejar target masuk 10 besar Jawa Tengah.
27 Okt 2026 Jumadi 395
Pemkab Batang dan Kejari Perkuat Sinergi Layanan Hukum, Kawal Program Sejak Perencanaan Pemkab Batang dan Kejari Perkuat Sinergi Layanan Hukum, Kawal Program Sejak Perencanaan
Pemkab Batang dan Kejari Perkuat Sinergi Layanan Hukum, Kawal Program Sejak Perencanaan
Pemkab Batang dan Kejari Batang memperkuat sinergi layanan hukum melalui penandatanganan MoU untuk memastikan program pembangunan dan pelayanan publik berjalan sesuai ketentuan. Pendampingan hukum didorong sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan dan evaluasi, dengan menekankan tidak hanya penyelesaian kegiatan (output), tetapi juga manfaat nyata (outcome) yang dirasakan masyarakat.
27 Okt 2026 Jumadi 81
Kejar Imunisasi, Dinkes Batang Jemput Bola ke Rumah Balita Kejar Imunisasi, Dinkes Batang Jemput Bola ke Rumah Balita
Kejar Imunisasi, Dinkes Batang Jemput Bola ke Rumah Balita
Dinas Kesehatan Kabupaten Batang mengoptimalkan program Imunisasi Kejar melalui layanan jemput bola ke rumah balita yang belum mendapatkan imunisasi lengkap. Hingga Oktober 2026, capaian Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) mencapai 80 persen dan Imunisasi Baduta Lengkap 73 persen, sementara targetnya 100 persen. Jika target belum tercapai, Dinkes akan menggelar program PENARI (Sepekan Mengejar Imunisasi) pada November 2026 untuk meningkatkan perlindungan kesehatan bayi dan balita.
27 Okt 2026 Jumadi 65
Bupati Batang Wajibkan Digitalisasi Sistem Parkir dan Objek Wisata, Menggunakan QRIS Bupati Batang Wajibkan Digitalisasi Sistem Parkir dan Objek Wisata, Menggunakan QRIS
Bupati Batang Wajibkan Digitalisasi Sistem Parkir dan Objek Wisata, Menggunakan QRIS
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menginstruksikan digitalisasi sistem pembayaran parkir dan objek wisata menggunakan QRIS untuk menekan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta meningkatkan transparansi dan pemantauan pendapatan secara real-time. Implementasi ditargetkan selesai pada April dan menjadi indikator kinerja OPD terkait. Bank Indonesia turut mendukung percepatan digitalisasi melalui pendampingan dan pembiasaan transaksi nontunai bagi masyarakat maupun petugas di lapangan.
27 Okt 2026 Jumadi 84
Edukasi Hukum Waris, Upayakan Penyelesaian sesuai Syariat Islam Edukasi Hukum Waris, Upayakan Penyelesaian sesuai Syariat Islam
Edukasi Hukum Waris, Upayakan Penyelesaian sesuai Syariat Islam
Pengadilan Agama Batang bersinergi dengan TNI melalui program TMMD Reguler untuk mengedukasi masyarakat Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, mengenai hukum waris Islam. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran hukum, membantu masyarakat memahami hak dan pembagian warisan sesuai syariat Islam, serta meminimalkan potensi sengketa keluarga melalui edukasi dan penyelesaian masalah sesuai ketentuan yang berlaku.
27 Okt 2026 Jumadi 76