Cetak Santriprenuer, Baznas Batang Bekali Santriwati Kompetensi Berbisnis

Sabtu, 20 Desember 2025 Jumadi Dibaca 1.099 kali IKM UKM UMKM
Cetak Santriprenuer, Baznas Batang Bekali Santriwati Kompetensi Berbisnis
Pakar kuliner, LPK Ridea Bawang Rini Diana Anggraeni (kanan), memberikan pelatihan memasak di Aula Ponpes Darul Ulum Tragung, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang.
Batang - Akhir Tahun 2025, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Batang menggelar program Santriprenuer, yang memberikan pelatihan kuliner kekinian, sebagai persiapan para santri terjun ke dunia bisnis. Pelatihan tersebut menyasar pada 640 santriwati di 11 kecamatan dengan fokus di menu dimsum, smoothies mangga dan kue mochi.

Batang - Akhir Tahun 2025, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Batang menggelar program Santriprenuer, yang memberikan pelatihan kuliner kekinian, sebagai persiapan para santri terjun ke dunia bisnis. Pelatihan tersebut menyasar pada 640 santriwati di 11 kecamatan dengan fokus di menu dimsum, smoothies mangga dan kue mochi.

Wakil Ketua Bidang Administrasi Umum dan SDM Baznas Batang Muntoro Abdurrohman menerangkan, dipilihnya menu-menu tersebut, karena menyesuaikan pola keinginan konsumen yang dinominasi oleh generasi z.

“Kami hadirkan pakar yang membidangi menu-menu tersebut, sehingga langsung praktik dari mulai persiapan sampai penyajian dalam sehari,” katanya, saat ditemui di Aula Ponpes Darul Ulum Tragung, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Sabtu (20/12/2025).

Tujuan utama program Santriprenuer, agar para santriwati memiliki kompetensi bisnis yang bisa diterapkan ketika telah selesai menempuh pendidikan di dalam pondok.

“Jadi mereka tidak hanya pintar ngaji kitab saja, tapi bisa menjadi wirausahawan yang mampu menekuni dunia bisnis kuliner sesuai keinginan pasar,” jelasnya.

Respons positif pun ditunjukkan Kayla dan Falah, santriwati Ponpes Darul Ulum Tragung, yang mengaku sangat tertarik untuk mempraktikkan langsung tiga menu yang sedang naik daun di kalangan generasi z.

“Awalnya kami kira sulit, nyatanya setelah praktik di pertengahan sudah mulai bisa mengikuti,” tuturnya.

Keduanya, berencana untuk menekuni ketiga menu tersebut, dan dijadikan andalan ketika koperasi pesantren dibuka.

“Nanti pingin jualan dimsum smoothies mangga sama mochi yang dijajakan ke para santri di pondok,” ungkapnya.

Pakar kuliner, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Ridea Bawang Rini Diana Anggraeni mengapresiasi semangat para santriwati dalam mempelajari dan mempraktikkan langsung cara membuat ketiga menu tersebut. Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi santri, karena nantinya ketika telah kembali terjun ke masyarakat mampu memanfaatkan bahan-bahan untuk diolah menjadi menu yang bisa dijadikan ladang bisnis.

“Kami ajarkan menu dimsum kualitas premium dengan harga jual di pasaran Rp25 ribu dan medium Rp15 ribu per paketnya. Tidak perlu khawatir karena setiap kualitas pasti ada pasarnya masing-masing,” terangnya.

Melihat antusiasme yang tinggi, pengajar Ponpes Darul Ulum Tragung, Abdul Basith Ulumudin berterima kasih kepada Baznas karena menjembatani para santriwati memperoleh kemampuan berbisnis langsung dari pakarnya.

“Para santri nantinya tidak cuma pandai membaca kitab dan paham hukum Islam saja, tapi mampu memenuhi keinginan masyarakat lewat bisnis kuliner,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Pemkab Batang Matangkan Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat di Subah Pemkab Batang Matangkan Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat di Subah
Pemkab Batang Matangkan Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat di Subah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Sosial terus mematangkan persiapan pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Celapar, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Jumat (562026). Saat ini, progres pemenuhan dokumen administrasi dan kesiapan lahan disebut telah mencapai hampir 100 persen.
05 Jun 2026 Jumadi 28
Disdikbud Batang Evaluasi Hasil TKA, Siapkan Bank Soal Dan Perkuat Numerasi Siswa Disdikbud Batang Evaluasi Hasil TKA, Siapkan Bank Soal Dan Perkuat Numerasi Siswa
Disdikbud Batang Evaluasi Hasil TKA, Siapkan Bank Soal Dan Perkuat Numerasi Siswa
Batang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan, khususnya pada penguatan kemampuan numerasi, literasi, dan pembelajaran berbasis berpikir kritis peserta didik.
04 Jun 2026 Jumadi 127
SMPN 2 Bandar Siapkan PMB 2026, Targetkan 144 Siswa Baru SMPN 2 Bandar Siapkan PMB 2026, Targetkan 144 Siswa Baru
SMPN 2 Bandar Siapkan PMB 2026, Targetkan 144 Siswa Baru
Batang - SMP Negeri 2 Bandar mulai mempersiapkan pelaksanaan Penerimaan Murid Baru (PMB) tahun ajaran 2026 dengan target penerimaan sebanyak 144 siswa. Pada tahun ini, sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) resmi berganti istilah menjadi PMB.
04 Jun 2026 Jumadi 53
Kejari Batang Siap Dampingi ABPEDNAS Jalankan Pemerintahan Desa Kejari Batang Siap Dampingi ABPEDNAS Jalankan Pemerintahan Desa
Kejari Batang Siap Dampingi ABPEDNAS Jalankan Pemerintahan Desa
Batang Angin perubahan dalam tata kelola pemerintahan desa mulai berembus kencang dari Kabupaten Batang. Lewat nakhoda Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS), fungsi pengawasan di tingkat akar rumput kini kembali dibangkitkan. Menariknya, geliat perubahan ini tidak berjalan sendirian, melainkan mendapat kawalan ketat langsung dari Korps Adhyaksa.
04 Jun 2026 Jumadi 69
Hindari Kepadatan Pendaftar, SMAN 1 Batang Terapkan Sistem Antrean Hindari Kepadatan Pendaftar, SMAN 1 Batang Terapkan Sistem Antrean
Hindari Kepadatan Pendaftar, SMAN 1 Batang Terapkan Sistem Antrean
Batang - Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dimulai, ratusan calon siswa mulai memadati SMA Negeri 1 Batang, yang menjadi salah satu tujuan melanjutkan jenjang pendidikan. Panitia SPMB menerapkan sistem nomor antrean, untuk menghindari penumpukan pendaftar yang terlalu panjang.
04 Jun 2026 Jumadi 163
Realisasi PAD Kabupaten Batang Capai 39,21 Persen Hingga Mei 2026 Realisasi PAD Kabupaten Batang Capai 39,21 Persen Hingga Mei 2026
Realisasi PAD Kabupaten Batang Capai 39,21 Persen Hingga Mei 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatat realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga 22 Mei 2026 mencapai 39,21 persen. Capaian tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya kontribusi sejumlah sektor pendapatan, termasuk kategori lain-lain PAD yang sah yang mengalami lonjakan signifikan.
03 Jun 2026 Jumadi 114