Cetak Santriprenuer, Baznas Batang Bekali Santriwati Kompetensi Berbisnis

Sabtu, 20 Desember 2025 Jumadi Dibaca 1.154 kali IKM UKM UMKM
Cetak Santriprenuer, Baznas Batang Bekali Santriwati Kompetensi Berbisnis
Pakar kuliner, LPK Ridea Bawang Rini Diana Anggraeni (kanan), memberikan pelatihan memasak di Aula Ponpes Darul Ulum Tragung, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang.
Batang - Akhir Tahun 2025, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Batang menggelar program Santriprenuer, yang memberikan pelatihan kuliner kekinian, sebagai persiapan para santri terjun ke dunia bisnis. Pelatihan tersebut menyasar pada 640 santriwati di 11 kecamatan dengan fokus di menu dimsum, smoothies mangga dan kue mochi.

Batang - Akhir Tahun 2025, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Batang menggelar program Santriprenuer, yang memberikan pelatihan kuliner kekinian, sebagai persiapan para santri terjun ke dunia bisnis. Pelatihan tersebut menyasar pada 640 santriwati di 11 kecamatan dengan fokus di menu dimsum, smoothies mangga dan kue mochi.

Wakil Ketua Bidang Administrasi Umum dan SDM Baznas Batang Muntoro Abdurrohman menerangkan, dipilihnya menu-menu tersebut, karena menyesuaikan pola keinginan konsumen yang dinominasi oleh generasi z.

“Kami hadirkan pakar yang membidangi menu-menu tersebut, sehingga langsung praktik dari mulai persiapan sampai penyajian dalam sehari,” katanya, saat ditemui di Aula Ponpes Darul Ulum Tragung, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Sabtu (20/12/2025).

Tujuan utama program Santriprenuer, agar para santriwati memiliki kompetensi bisnis yang bisa diterapkan ketika telah selesai menempuh pendidikan di dalam pondok.

“Jadi mereka tidak hanya pintar ngaji kitab saja, tapi bisa menjadi wirausahawan yang mampu menekuni dunia bisnis kuliner sesuai keinginan pasar,” jelasnya.

Respons positif pun ditunjukkan Kayla dan Falah, santriwati Ponpes Darul Ulum Tragung, yang mengaku sangat tertarik untuk mempraktikkan langsung tiga menu yang sedang naik daun di kalangan generasi z.

“Awalnya kami kira sulit, nyatanya setelah praktik di pertengahan sudah mulai bisa mengikuti,” tuturnya.

Keduanya, berencana untuk menekuni ketiga menu tersebut, dan dijadikan andalan ketika koperasi pesantren dibuka.

“Nanti pingin jualan dimsum smoothies mangga sama mochi yang dijajakan ke para santri di pondok,” ungkapnya.

Pakar kuliner, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Ridea Bawang Rini Diana Anggraeni mengapresiasi semangat para santriwati dalam mempelajari dan mempraktikkan langsung cara membuat ketiga menu tersebut. Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi santri, karena nantinya ketika telah kembali terjun ke masyarakat mampu memanfaatkan bahan-bahan untuk diolah menjadi menu yang bisa dijadikan ladang bisnis.

“Kami ajarkan menu dimsum kualitas premium dengan harga jual di pasaran Rp25 ribu dan medium Rp15 ribu per paketnya. Tidak perlu khawatir karena setiap kualitas pasti ada pasarnya masing-masing,” terangnya.

Melihat antusiasme yang tinggi, pengajar Ponpes Darul Ulum Tragung, Abdul Basith Ulumudin berterima kasih kepada Baznas karena menjembatani para santriwati memperoleh kemampuan berbisnis langsung dari pakarnya.

“Para santri nantinya tidak cuma pandai membaca kitab dan paham hukum Islam saja, tapi mampu memenuhi keinginan masyarakat lewat bisnis kuliner,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Bupati Batang Prioritaskan Bantuan Pengelolaan Sampah, dalam Sambang Desa Bupati Batang Prioritaskan Bantuan Pengelolaan Sampah, dalam Sambang Desa
Bupati Batang Prioritaskan Bantuan Pengelolaan Sampah, dalam Sambang Desa
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan memprioritaskan bantuan sarana dan fasilitas pengelolaan sampah pada tahun depan, sekaligus mendorong gotong royong dan tanggung jawab masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Pemkab Batang juga mengembangkan TPST berkapasitas 50 ton per hari di Desa Sentul, Gringsing, serta membuka koordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah secara berkelanjutan.
27 Okt 2026 Jumadi 61
Kontingen Batang Pecah Telur di Porprov Jateng, Emas Perdana Biliar Buka Jalan Menuju 10 Besar Kontingen Batang Pecah Telur di Porprov Jateng, Emas Perdana Biliar Buka Jalan Menuju 10 Besar
Kontingen Batang Pecah Telur di Porprov Jateng, Emas Perdana Biliar Buka Jalan Menuju 10 Besar
Kontingen Kabupaten Batang meraih 9 medali pada hari pertama Porprov Jawa Tengah XVII 2026, terdiri dari 1 emas, 2 perak, dan 6 perunggu. Medali emas pertama disumbangkan Galih Setya Budi Kristiono dari cabang olahraga biliar nomor Bola 9. Capaian awal ini menjadi motivasi bagi 159 atlet Batang yang bertanding di 31 cabang olahraga untuk mengejar target masuk 10 besar Jawa Tengah.
27 Okt 2026 Jumadi 404
Pemkab Batang dan Kejari Perkuat Sinergi Layanan Hukum, Kawal Program Sejak Perencanaan Pemkab Batang dan Kejari Perkuat Sinergi Layanan Hukum, Kawal Program Sejak Perencanaan
Pemkab Batang dan Kejari Perkuat Sinergi Layanan Hukum, Kawal Program Sejak Perencanaan
Pemkab Batang dan Kejari Batang memperkuat sinergi layanan hukum melalui penandatanganan MoU untuk memastikan program pembangunan dan pelayanan publik berjalan sesuai ketentuan. Pendampingan hukum didorong sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan dan evaluasi, dengan menekankan tidak hanya penyelesaian kegiatan (output), tetapi juga manfaat nyata (outcome) yang dirasakan masyarakat.
27 Okt 2026 Jumadi 86
Kejar Imunisasi, Dinkes Batang Jemput Bola ke Rumah Balita Kejar Imunisasi, Dinkes Batang Jemput Bola ke Rumah Balita
Kejar Imunisasi, Dinkes Batang Jemput Bola ke Rumah Balita
Dinas Kesehatan Kabupaten Batang mengoptimalkan program Imunisasi Kejar melalui layanan jemput bola ke rumah balita yang belum mendapatkan imunisasi lengkap. Hingga Oktober 2026, capaian Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) mencapai 80 persen dan Imunisasi Baduta Lengkap 73 persen, sementara targetnya 100 persen. Jika target belum tercapai, Dinkes akan menggelar program PENARI (Sepekan Mengejar Imunisasi) pada November 2026 untuk meningkatkan perlindungan kesehatan bayi dan balita.
27 Okt 2026 Jumadi 69
Bupati Batang Wajibkan Digitalisasi Sistem Parkir dan Objek Wisata, Menggunakan QRIS Bupati Batang Wajibkan Digitalisasi Sistem Parkir dan Objek Wisata, Menggunakan QRIS
Bupati Batang Wajibkan Digitalisasi Sistem Parkir dan Objek Wisata, Menggunakan QRIS
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menginstruksikan digitalisasi sistem pembayaran parkir dan objek wisata menggunakan QRIS untuk menekan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta meningkatkan transparansi dan pemantauan pendapatan secara real-time. Implementasi ditargetkan selesai pada April dan menjadi indikator kinerja OPD terkait. Bank Indonesia turut mendukung percepatan digitalisasi melalui pendampingan dan pembiasaan transaksi nontunai bagi masyarakat maupun petugas di lapangan.
27 Okt 2026 Jumadi 91
Edukasi Hukum Waris, Upayakan Penyelesaian sesuai Syariat Islam Edukasi Hukum Waris, Upayakan Penyelesaian sesuai Syariat Islam
Edukasi Hukum Waris, Upayakan Penyelesaian sesuai Syariat Islam
Pengadilan Agama Batang bersinergi dengan TNI melalui program TMMD Reguler untuk mengedukasi masyarakat Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, mengenai hukum waris Islam. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran hukum, membantu masyarakat memahami hak dan pembagian warisan sesuai syariat Islam, serta meminimalkan potensi sengketa keluarga melalui edukasi dan penyelesaian masalah sesuai ketentuan yang berlaku.
27 Okt 2026 Jumadi 80