Batang ​- Di tengah kesibukan mendampingi tumbuh kembang anak-anak di ruang kelas, sebanyak 15 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Batang mendapat suntikan semangat baru. Melalui kolaborasi antara Bunda PAUD Kabupaten Batang dan Bank Jateng, harapan mereka untuk menuntaskan pendidikan tinggi kini mendapat dukungan nyata.
Batang ​- Di tengah kesibukan mendampingi tumbuh kembang anak-anak di ruang kelas, sebanyak 15 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Batang mendapat suntikan semangat baru. Melalui kolaborasi antara Bunda PAUD Kabupaten Batang dan Bank Jateng, harapan mereka untuk menuntaskan pendidikan tinggi kini mendapat dukungan nyata.
Total
dana sebesar Rp75 juta mengalir kepada para pendidik terpilih, di mana
masing-masing menerima bantuan senilai Rp5 juta untuk menopang studi S1 PG-PAUD
yang sedang mereka tempuh.
Bunda
PAUD Batang Faelasufa Faiz Kurniawan mengatakan, langkah ini bukan sekadar
urusan bagi-bagi dana. Ia melihat ada tanggung jawab besar yang dipikul oleh
para guru di pundak mereka, yakni membangun fondasi generasi penerus bangsa.
“Kualitas
layanan PAUD sangat ditentukan oleh kualitas gurunya. Beasiswa ini bukan
sekadar bantuan finansial, tetapi bentuk kepercayaan dan dorongan agar guru
PAUD terus bertumbuh secara profesional dan akademik,†katanya saat ditemui
usai upacara Peringatan Hari Ibu di halaman Pendapa Kabupaten Batang, Jumat
(19/12/2025).
Program
ini memang dirancang khusus bagi guru aktif. Tujuannya jelas: memastikan mereka
yang berada di garis depan pendidikan memiliki kapasitas yang mumpuni, sembari
meringankan beban biaya kuliah yang sering kali menjadi kendala.
“Langkah
ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah melalui Dinas
Pendidikan dan Kebudayaan dengan sektor perbankan. Bank Jateng hadir sebagai
mitra strategis yang meyakini bahwa pendidikan anak usia dini adalah pilar
utama pembangunan daerah yang inklusif,†jelasnya.
Kepala
Bank Jateng Cabang Batang Sigit Aji Pamungkas menyampaikan, bahwa dukungan ini
merupakan investasi jangka panjang. Dengan meningkatnya kompetensi guru,
standar profesionalisme di sekolah-sekolah PAUD se-Kabupaten Batang diharapkan
ikut terkerek naik.
“Upaya
ini selaras dengan visi besar pemerintah dalam mendukung program wajib belajar
13 tahun, yang kini fondasinya dimulai sejak bangku PAUD,†terangnya.
Melalui
beasiswa ini, para guru diharapkan tak hanya membawa pulang bantuan dana,
tetapi juga semangat baru untuk menghadirkan layanan pendidikan yang lebih
berkualitas bagi anak-anak di Kabupaten Batang. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)