Dinkes Batang Gencarkan Edukasi Promosi Produk Tak Hiperbola

Selasa, 21 Oktober 2025 Jumadi Dibaca 1.994 kali Kesehatan
Dinkes Batang Gencarkan Edukasi Promosi Produk Tak Hiperbola
Staf Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Batang Ardhy Vebriansyah (kanan), memaparkan materi Sosialisasi Pengawasan Iklan PIRT di Hotel Kiyana Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Maraknya promosi iklan Produk Industri Rumah Tangga (PIRT), yang tidak sesuai aturan dan standar, menginisiasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Batang menggelar sosialisasi bagi 21 Puskesmas. Sosialisasi ini sangat penting agar produsen PIRT memiliki etika dalam mempromosikan produknya, tidak menonjolkan kata-kata berlebihan atau cenderung hiperbola.

Batang - Maraknya promosi iklan Produk Industri Rumah Tangga (PIRT), yang tidak sesuai aturan dan standar, menginisiasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Batang menggelar sosialisasi bagi 21 Puskesmas. Sosialisasi ini sangat penting agar produsen PIRT memiliki etika dalam mempromosikan produknya, tidak menonjolkan kata-kata berlebihan atau cenderung hiperbola.

Kasi Kefarmasian dan Alat Kesehatan, Bidang Pelayanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan Dinkes Batang Dania Fitra Tiara menegaskan, tidak semua informasi PIRT dapat dicantumkan dalam sebuah iklan.

“Jangan sampai ada iklan menyesatkan, misalnya mengklaim terkait gizi suatu olahan makanan, yang belum dapat ujinya,” katanya, saat ditemui di Hotel Kiyana Batang, Kabupaten Batang, Senin (20/10/2025).

Pihak Puskesmas setempat turut melakukan pengawasan iklan PIRT yang selama ini ditayangkan di platform media sosial, di antaranya toko online, jejaring sosial seperti Facebook, Instagram dan WhatsApp.

“Tidak terkecuali PIRT Batang yang diiklankan di banner di jalan-jalan protokol,” jelasnya.

Sementara itu, Staf Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Batang Ardhy Vebriansyah mengingatkan peran penting para petugas dari tiap Puskesmas untuk ikut memantau berbagai iklan olahan makanan yang beredar di Batang melalui berbagai platform.

“Pantauannya bisa lewat radio atau berbagai grup WhatsApp, yang beredar luas,” tuturnya.

Sebagai tim pemantau, apabila menemukan iklan PIRT yang tidak sesuai ketentuan, dapat melaporkan ke pihak terkait.

“Kalau Puskesmas, tentu bisa langsung melapor ke pimpinannya, yakni Dinas Kesehatan setempat,” tegasnya.

Pengelola Program Industri Rumah Tangga, Puskesmas Gringsing Heri Madya Widiatmoko membenarkan perlunya sosialisasi tentang pengawasan PIRT, karena banyaknya promosi yang tidak sesuai ketentuan. Iklan olahan makanan yang terkadang menonjolkan produknya lewat kata-kata superlatif atau "paling" yakni melebihi produk lain yang sejenis.

“Bisa jadi masyarakat atau konsumen akan mudah tertipu karena kata-kata iklan yang melebih-lebihkan dibandingkan produk lain yang sejenis. Jika menemukan, khususnya di wilayah Gringsing akan langsung kami tegur terlebih dahulu, atau diberikan surat peringatan,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Disdukcapil Batang Jemput Bola, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan Disdukcapil Batang Jemput Bola, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan
Disdukcapil Batang Jemput Bola, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kembali menghadirkan layanan jemput bola administrasi kependudukan (adminduk) bagi Masyarakat, sebagai upaya mendekatkan akses layanan sekaligus memastikan seluruh warga dapat memperoleh dokumen kependudukan secara mudah, cepat, dan gratis. Kali ini pelayanan digelar di Kantor Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Rabu (1762026).
17 Jun 2026 Jumadi 39
Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang
Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang
Batang - Tradisi "Mubeng Benteng" atau mengelilingi tembok luar area Kantor Bupati Batang kembali mengemuka, setelah beberapa tahun menggelar kirab Malam Satu Suro hanya di dalam komplek. Hal ini menjadi wacana dari keluarga besar ahli waris Kyai Tombak Abirawa, sebagai upaya mengembalikan tradisi leluhur sekaligus menjadikan ikon destinasi wisata budaya Kabupaten Batang.
17 Jun 2026 Jumadi 192
Pertamax Naik, Harga Buah Impor ikut Meroket Pertamax Naik, Harga Buah Impor ikut Meroket
Pertamax Naik, Harga Buah Impor ikut Meroket
Batang - Kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax pun ternyata berdampak terhadap harga buah impor. Terbukti dengan naiknya jenis buah-buahan impor yang turut mengalami kenaikan hingga lima persen. Kenaikan tersebut dikarenakan biaya angkut yang turut mengalami kenaikan, sehingga berdampak pada penurunan jumlah pembelian buah impor.
17 Jun 2026 Jumadi 62
Dies Natalis Ke-34, SMPN 2 Tersono Ajak Warga Sekolah Biasakan Olahraga Dies Natalis Ke-34, SMPN 2 Tersono Ajak Warga Sekolah Biasakan Olahraga
Dies Natalis Ke-34, SMPN 2 Tersono Ajak Warga Sekolah Biasakan Olahraga
Batang - SMPN 2 Tersono, mengadakan dies natalis yang Ke-34, dengan kegiatan fun run, sebagai motivasi warga sekolah untuk membiasakan diri berolahraga, agar tetap prima selama proses belajar mengajar. Kegiatan tersebut diikuti siswa-siswi SD dan MI sebagai ajang olahraga sekaligus sarana untuk menanamkan pola hidup sehat sejak dini.
17 Jun 2026 Jumadi 56
Disdukcapil Batang Jemput Warga Lewat Program "Bulan Lintang" Disdukcapil Batang Jemput Warga Lewat Program "Bulan Lintang"
Disdukcapil Batang Jemput Warga Lewat Program "Bulan Lintang"
Batang - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batang kembali menggelar aksi jemput bola melalui inovasi "Bulan Lintang" (Bus Layanan Adminduk Keliling Batang). Kali ini, layanan keliling tersebut hadir di Kecamatan Bandar untuk mempermudah warga mengurus berbagai dokumen kependudukan secara cepat dan gratis.
17 Jun 2026 Jumadi 34
Ketan Budaya, Jurus Disdikbud Batang Lestarikan Budaya Lokal Dolanan Anak Ketan Budaya, Jurus Disdikbud Batang Lestarikan Budaya Lokal Dolanan Anak
Ketan Budaya, Jurus Disdikbud Batang Lestarikan Budaya Lokal Dolanan Anak
Batang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang, menggagas program inovatif berjudul KETAN BUDAYA (Kolaborasi Pelestarian Budaya) sebagai upaya mengintegrasikan budaya lokal ke dalam pembelajaran Sekolah Dasar (SD).
17 Jun 2026 Jumadi 58