Pelatihan MBG, Faelasufa Minta Pelaku UMKM Dapat Mengatur Keuangan

Rabu, 08 Oktober 2025 Jumadi Dibaca 768 kali IKM UKM UMKM
Pelatihan MBG, Faelasufa Minta Pelaku UMKM Dapat Mengatur Keuangan
Ketua TP PKK Faelasufa Faiz (kiri), meninjau Pelatihan MBG yang dilaksanakan oleh Bank Jateng dan Disperindagkop di Hotel Dewi Ratih, Kabupaten Batang.
Batang Untuk menekankan pentingnya literasi keuangan dan pemahaman yang lebih baik tentang pengelolaan keuangan, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) diberikan pelatihan Micro Business Game (MBG) oleh Bank Jateng Cabang Batang yang bekerjasama dengan Disperindagkop sera TP PKK Batang.

Batang Untuk menekankan pentingnya literasi keuangan dan pemahaman yang lebih baik tentang pengelolaan keuangan, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) diberikan pelatihan Micro Business Game (MBG) oleh Bank Jateng Cabang Batang yang bekerjasama dengan Disperindagkop sera TP PKK Batang.

Ketua TP PKK Batang Faelasufa Faiz Kurniawan mengapresiasi, kebijakan Bank Jateng telah memberikan pelatihan MBG oleh pelaku UMKM di Batang.

“Saya melihat materi yang diberikan sangat bagus. Mereka diajarin cara untuk membuat laporan keuangan, cashflow, laba, dan rugi. Membuat laporan tersebut adalah fundamental atau fondasi suatu bisnis dan penting dimiliki oleh UMKM,” katanya usai memberikan motivasi kepada para pelaku UMKM di Hotel Dewi Ratih Batang, Kabupaten Batang, Rabu (8/10/2025).

Faelasufa berharap, agar pelaku UMKM dikelola secara lebih professional, karena masih banyak mereka mengatur keuangannya nyampur dengan keuangan rumah tangga.

“Semoga bisa dipisahkan, sehingga bisa teratur untuk mengatur pengeluarannya dan semoga ini bisa mengembangkan UMKM mereka,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Pemimpin Bank Jateng Cabang Batang Iman Dwi Harmanto menyampaikan, bahwa kegiatan MBG merupakan bagian dari dukungan Bank Jateng terhadap program Pemerintah Kabupaten Batang, khususnya dalam pengembangan sektor UMKM.

“Kami percaya bahwa UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah. Melalui pelatihan seperti MBG, kami ingin menciptakan pelaku usaha yang tidak hanya bertahan, tapi juga mampu berinovasi dan bersaing di pasar yang lebih luas,” jelasnya.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Bank Jateng terus menjadi mitra strategis bagi UMKM Batang untuk tumbuh, berkembang, dan menembus pasar global.

Iman Dwi menyebutkan, pelatihan ini menggunakan metode MBG, yang merupakan sebuah metode peningkatan usaha yang telah dikembangkan oleh German Sparkassenstiftung for International Cooperation (GSIK).

“Harapannya, pelaku UMKM punya pegangan dan target capaian yang jelas untuk kemajuan usahanya,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Jumadi/Sri Rahayu)

 

Berita Lainnya

Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara
Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara
Batang - Potensi ekonomi Kabupaten Batang tampaknya kian seksi di mata para pelaku usaha nasional. Deretan produk unggulan, pesona wisata yang apik, hingga grafik pertumbuhan ekonomi yang terus mendaki, sukses mencuri perhatian organisasi UKM IKM Nusantara. Mereka kini bersiap pasang badan untuk menjembatani produk-produk asli Batang agar bisa melenggang ke pasar yang jauh lebih luas.
18 Jun 2026 Jumadi 11
Bupati Batang: Ruang Publik untuk Masyarakat, Bukan Tempat Berjualan Bupati Batang: Ruang Publik untuk Masyarakat, Bukan Tempat Berjualan
Bupati Batang: Ruang Publik untuk Masyarakat, Bukan Tempat Berjualan
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menegaskan bahwa seluruh ruang terbuka publik, fasilitas umum (fasum), dan fasilitas sosial (fasos) di Kabupaten Batang tidak boleh digunakan sebagai lokasi berjualan maupun diperjualbelikan sebagai lapak usaha. Penegasan tersebut disampaikan usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) pembangunan trotoar dan penataan kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Alun-Alun Bandar, Kabupaten Batang, Kamis (1862026).
18 Jun 2026 Jumadi 15
Pemkab Batang Salurkan BLT DBHCHT 2026, Bantu Ringankan Beban Masyarakat Pemkab Batang Salurkan BLT DBHCHT 2026, Bantu Ringankan Beban Masyarakat
Pemkab Batang Salurkan BLT DBHCHT 2026, Bantu Ringankan Beban Masyarakat
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Sosial (Dinsos), mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026 kepada masyarakat penerima manfaat di sejumlah kecamatan. Penyaluran bantuan secara simbolis dilakukan di Aula Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, Kamis (1862026).
18 Jun 2026 Jumadi 12
Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang
Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang
Batang - Tradisi "Mubeng Benteng" atau mengelilingi tembok luar area Kantor Bupati Batang kembali mengemuka, setelah beberapa tahun menggelar kirab Malam Satu Suro hanya di dalam komplek. Hal ini menjadi wacana dari keluarga besar ahli waris Kyai Tombak Abirawa, sebagai upaya mengembalikan tradisi leluhur sekaligus menjadikan ikon destinasi wisata budaya Kabupaten Batang.
17 Jun 2026 Jumadi 260
Dies Natalis Ke-34, SMPN 2 Tersono Ajak Warga Sekolah Biasakan Olahraga Dies Natalis Ke-34, SMPN 2 Tersono Ajak Warga Sekolah Biasakan Olahraga
Dies Natalis Ke-34, SMPN 2 Tersono Ajak Warga Sekolah Biasakan Olahraga
Batang - SMPN 2 Tersono, mengadakan dies natalis yang Ke-34, dengan kegiatan fun run, sebagai motivasi warga sekolah untuk membiasakan diri berolahraga, agar tetap prima selama proses belajar mengajar. Kegiatan tersebut diikuti siswa-siswi SD dan MI sebagai ajang olahraga sekaligus sarana untuk menanamkan pola hidup sehat sejak dini.
17 Jun 2026 Jumadi 113
Pertamax Naik, Harga Buah Impor ikut Meroket Pertamax Naik, Harga Buah Impor ikut Meroket
Pertamax Naik, Harga Buah Impor ikut Meroket
Batang - Kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax pun ternyata berdampak terhadap harga buah impor. Terbukti dengan naiknya jenis buah-buahan impor yang turut mengalami kenaikan hingga lima persen. Kenaikan tersebut dikarenakan biaya angkut yang turut mengalami kenaikan, sehingga berdampak pada penurunan jumlah pembelian buah impor.
17 Jun 2026 Jumadi 102