BBP Clapar Bakal Disulap jadi Agroedupark yang Menggoda

Kamis, 12 Juni 2025 Jumadi Dibaca 932 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
BBP Clapar Bakal Disulap jadi Agroedupark yang Menggoda
Dispaperta Batang Gelar rapat dalam mengelola Ek View Agroedupark BBP Clapar.
Batang - Wacana dioptimalkannya Balai Benih Pertanian (BBP) Clapar, dalam waktu dekat segera terealisasi dengan kunjungan studi tiru Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Batang ke Ek View Agroedupark Semarang. Hal tersebut merupakan upaya untuk mengoptimalkan potensi BPP Clapar, untuk menggerakkan perekonomian, dari sektor hortikultura dengan mengadopsi pola Ek View Agroedupark.

Batang - Wacana dioptimalkannya Balai Benih Pertanian (BBP) Clapar, dalam waktu dekat segera terealisasi dengan kunjungan studi tiru Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Batang ke Ek View Agroedupark Semarang. Hal tersebut merupakan upaya untuk mengoptimalkan potensi BPP Clapar, untuk menggerakkan perekonomian, dari sektor hortikultura dengan mengadopsi pola Ek View Agroedupark.

Pola tersebut sangat cocok untuk diterapkan di wilayah Clapar dengan konsep agrowisata dengan menggandeng komunitas sektor pertanian.

Kepala Dispaperta Batang Sutadi Ronodipuro mengatakan, untuk menyukseskannya akan menggandeng pihak ketiga dalan pengelolaannya, dengan menerapkan konsepnya, untuk menghidupkan perekonomian Batang.

“Meski dengan segala keterbatasan Clapar, lewat konsep yang dibawa Ek View Agroedupark, potensi sektor perkebunan Batang bisa membantu peningkatan Pendapatan Asli Daerah. Serta diupayakan untuk memenuhi kebutuhan konsumen di kawasan industri bahkan kancah nasional,” katanya, saat ditemui di Desa Clapar, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Kamis (12/6/2025).

Untuk mendukungnya, Dispaperta bersama pihak ketiga tetap membutuhkan kerja sama dengan seluruh instansi di antaranya Disparpora dan lainnya.

“Rencananya tidak lama lagi akan direalisasikan setelah konsep ini kami bawa ke hadapan Bupati, terlebih pengelola Ek View Agroedupark telah bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Perkebunan Jateng,” tegasnya.

Dukungan pun ditunjukkan pengelola Ek View Agroedupark Semarang, Yudit Krismaryani karena setelah menilik potensi yang dimiliki Clapar, akan dioptimalkan dari sektor buah dan sayuran. Rencananya Clapar akan dipoles menjadi sentra buah dan sayur yang dibutuhkan wisatawan maupun pengelola perhotelan dan lainnya.

“Kami akan memanfaatkan bangunan yang ada untuk direhab menjadi resto yang bahan dasar menunya dari kebun Clapar, seperti salad, jus maupun kudapan yang menggugah selera,” terangnya.

Di samping itu, Clapar akan diubah menjadi pusat kebutuhan komoditas buah dan sayur untuk diekspor. Dengan tetap melibatkan pelaku UMKM untuk mendukung usaha yang akan dirintis di Clapar.

“Kami akan membuat satu konsep paket wisata edukasi dengan harga tertentu dipadukan dengan berkeliling di atas kereta wisata untuk petik buah. Ada pula edukasi tanam sayur, bisa juga petik sayur dan diolah di resto yang disiapkan hingga paket-paket itu bisa berkolaborasi,” ungkapnya.

Sebelumnya, konsep serupa telah sukses dibuka di beberapa titik, di antaranya Magelang, Kebumen dan Banyumas serta Batang yang segera akan dikonsep senada.

“Mayoritas kami bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam mengoptimalkan tanah yang belum diberdayakan secara maksimal,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Serba Serbi Doa Calon Jemaah Haji ke Tanah Suci Serba Serbi Doa Calon Jemaah Haji ke Tanah Suci
Serba Serbi Doa Calon Jemaah Haji ke Tanah Suci
Batang - Untuk menjadi tamu Allah saat ini membutuhkan waktu tunggu hingga belasan bahkan puluhan tahun. Melihat masa tunggu yang luar biasa lama, maka kesempatan emas itu dimanfaatkan para jemaah untuk datang lebih awal, sebelum diterbangkan ke Kota Suci Mekah Al Mukaromah, dengan membawa segudang doa dan harapan.
25 Apr 2026 Jumadi 60
Dipastikan Istithaah, 949 Jemaah Calon Haji Siap ke Baitullah Dipastikan Istithaah, 949 Jemaah Calon Haji Siap ke Baitullah
Dipastikan Istithaah, 949 Jemaah Calon Haji Siap ke Baitullah
Batang - Setelah menanti antara 13 hingga 14 tahun, akhirnya 219 jemaah calon haji kloter 15 resmi menyandang gelar tamu Allah yang diberangkatkan langsung oleh Wakil Bupati Batang Suyono. Namun dari jumlah keseluruhan 951 jemaah calon haji, dua di antaranya dinyatakan tidak istithaah karena sakit, sehingga yang akan diberangkatkan seluruhnya menjadi 949 jemaah secara berurutan setelah dipastikan istithaah atau berkemampuan secara fisik, mental maupun finansial.
25 Apr 2026 Jumadi 59
949 Jemaah Haji Batang Siap Menuju Tanah Suci 949 Jemaah Haji Batang Siap Menuju Tanah Suci
949 Jemaah Haji Batang Siap Menuju Tanah Suci
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang secara resmi melepas pemberangkatan calon jemaah haji Kloter 15 di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Sabtu (2542026). Kloter ini menjadi rombongan pertama dari Kabupaten Batang yang diberangkatkan pada musim haji tahun 2026.
25 Apr 2026 Jumadi 120
300 Kursi Perangkat Desa di Batang Kosong, Dispermades Tunggu Regulasi Pusat untuk Rekrutmen 300 Kursi Perangkat Desa di Batang Kosong, Dispermades Tunggu Regulasi Pusat untuk Rekrutmen
300 Kursi Perangkat Desa di Batang Kosong, Dispermades Tunggu Regulasi Pusat untuk Rekrutmen
Batang Sebanyak 300 posisi perangkat desa di Kabupaten Batang saat ini mengalami kekosongan. Meski draf Peraturan Bupati (Perbup) telah disusun, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) belum dapat membuka proses rekrutmen karena masih menunggu regulasi teknis dari Pemerintah Pusat.
24 Apr 2026 Jumadi 134
Pemkab Batang Siapkan Dracik Kampus Jadi Ikon Baru Kota Pemkab Batang Siapkan Dracik Kampus Jadi Ikon Baru Kota
Pemkab Batang Siapkan Dracik Kampus Jadi Ikon Baru Kota
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang merencanakan pengembangan kawasan Lapangan Dracik Kampus sebagai ikon baru kota yang representatif dan terintegrasi. Program tersebut telah masuk dalam prioritas perencanaan daerah dan akan diawali dengan kajian pada tahun mendatang.
24 Apr 2026 Jumadi 95
Ikuti Ujian Kesetaraan Berbasis Komputer, Bukti Santri Melek Teknologi Ikuti Ujian Kesetaraan Berbasis Komputer, Bukti Santri Melek Teknologi
Ikuti Ujian Kesetaraan Berbasis Komputer, Bukti Santri Melek Teknologi
Batang - Sebanyak 193 santri pondok pesantren mengikuti Ujian Akhir Nasional Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah Tingkat Wushto. Ujian dilaksanakan selama 6 hari dari 20 - 25 April 2026 di 7 ponpes yg tersebar di kabupaten Batang. Ujian menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT), sebagai langkah persiapan menuju santri melek teknologi.
24 Apr 2026 Jumadi 104