Ziarah Astana Pasekaran, Bupati Batang Ajak Gen Z tak Lupakan Sejarah

Rabu, 09 April 2025 Jumadi Dibaca 981 kali Acara Pimpinan Daerah
Ziarah Astana Pasekaran, Bupati Batang Ajak Gen Z tak Lupakan Sejarah
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan bersama Wabup Suyono berziarah ke Makam Astana Pasekaran Batang, tempat peristirahatan para pendiri Kabupaten Batang sejak masa pemerintahan Sultan Agung Hanyokrokusumo.

Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan bersama Wabup Suyono berziarah ke Makam Astana Pasekaran Batang, tempat peristirahatan para pendiri Kabupaten Batang sejak masa pemerintahan Sultan Agung Hanyokrokusumo.

Sebelumnya Bupati Faiz bersama rombongan juga telah berziarah ke makam Adipati Batang I Kanjeng Pangeran Adipati (KPA) Mandurorejo, di Dukuh Protowetan, Kaliwungu Kabupaten Kendal.

Ziarah tersebut merupakan bagian dari rangkaian memperingati Hari Kembalinya Kabupaten Batang Ke-59, dari Kabupaten Pekalongan. Usai menggelar tahlil dan doa di pusara makam Adipati Kanjeng Raden Tumenggung Suro Adiningrat I atau Kyai Sedo Rawuh, Bupati Faiz menyampaikan, ziarah ini untuk mengenang jasa para pendiri Kabupaten Batang.

“Setiap daerah punya perjalanan sejarah panjang yang melibatkan peran banyak pejuang, mulai pendirian hingga pembangunannya. Kegiatan ini harus terus dilestarikan agar generasi muda memahami, bahwa Batang bisa seperti sekarang ini karena melalui proses panjang dan peran besar para leluhur,” tegasnya, saat ditemui di Makam Astana Pasekaran, Kabupaten Batang, Rabu (9/4/2025).

Bupati Faiz mengharapkan, perjalanan panjang tersebut selayaknya menjadi evaluasi bagi masyarakat, agar dapat diambil pelajaran positifnya.

“Dari perjalanan panjang ini, mana yang perlu diperbaiki, agar menjadi semakin baik di masa depan,” jelasnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat, KH. Zainal Muttaqin mengatakan, di dalam Komplek Makam Astana Pasekaran, disemayamkan 22 Adipati/Bupati sejak masa Mataram Islam. Di antaranya, Kanjeng Raden Tumenggung Suro Adiningrat I, Kanjeng Pangeran Ario Suro Adiningrat, Tumenggung Puspo Negoro, Raden Tumenggung Cokrojoyo, Kanjeng Adipati Aryo Suryo Diningrat.

KH. Zainal Muttaqin menerangkan, berdasarkan sejarah Kabupaten Batang berdiri lebih dahulu dibandingkan Kabupaten Pekalongan.

“Karena menurut catatan, tahun 1614 KPA Mandurorejo diutus Sultan Agung mendirikan Kabupaten Batang, baru tahun 1622 mendirikan Kabupaten Pekalongan,” terangnya.

Sebagai pengganti, Kabupaten Batang dipimpin oleh adik laki-laki KPA Mandurorejo, yakni Tumenggung Uposonto. Terkait peringatan saat ini adalah “Kembalinya Kabupaten Batang” karena tahun 1932-1966 bergabung dengan Kabupaten Pekalongan.

“Kalau soal tahun hari jadi dikembalikan sesuai masa Mataram Islam, itu keputusannya dikembalikan ke Pemkab Batang,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet
Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet
Kontingen Kabupaten Batang menempati peringkat ke-30 pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026 dengan raihan 4 medali emas, 13 perak, dan 14 perunggu, belum mencapai target 10 besar. Meski demikian, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan tetap memberikan apresiasi atas perjuangan atlet, pelatih, dan seluruh tim. Ke depan, KONI bersama pemerintah daerah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pembinaan atlet dan fasilitas penunjang sebagai upaya meningkatkan prestasi olahraga Batang pada kompetisi berikutnya.
31 Okt 2026 Jumadi 271
Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan
Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan
Siswa kelas XII SMK Bintara Batang, Ivan Slamet Kurniawan, berhasil meraih juara pertama kategori boxing putra kelas 51 kilogram dalam Kejuaraan Pekalongan Gladiator Season 3. Prestasi tersebut menjadi hasil dari latihan dan persiapan fisik, sekaligus menambah pengalaman serta melatih mental untuk menghadapi kompetisi yang lebih besar.
31 Okt 2026 Jumadi 97
Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan
Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan
Pemkab Batang merencanakan pembangunan rumah sakit daerah di wilayah selatan dengan mempertimbangkan Kecamatan Bawang, Reban, dan Bandar untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Selain itu, Pemkab Batang menargetkan kembali mencapai status Universal Health Coverage (UHC) pada November 2026 dengan dukungan anggaran sekitar Rp90 miliar per tahun untuk menjamin masyarakat tetap mendapatkan layanan kesehatan.
30 Okt 2026 Jumadi 126
Langkah Tegas Bupati Batang Tekan Kebocoran PAD Dapat Acungan Jempol dari BI Langkah Tegas Bupati Batang Tekan Kebocoran PAD Dapat Acungan Jempol dari BI
Langkah Tegas Bupati Batang Tekan Kebocoran PAD Dapat Acungan Jempol dari BI
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi langkah Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mendorong digitalisasi pembayaran retribusi parkir dan objek wisata melalui QRIS untuk menekan kebocoran PAD. BI menilai tantangan utama bukan pada penyediaan sarana, melainkan membangun kebiasaan transaksi non-tunai bagi petugas dan masyarakat. Pendapatan yang terkumpul secara transparan diharapkan dapat dikembalikan untuk meningkatkan fasilitas dan kualitas pelayanan wisata.
30 Okt 2026 Jumadi 207
Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH
Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan bersama Wakil Bupati Suyono menyerap aspirasi warga Desa Candirejo terkait perbaikan jalan desa dan bantuan RTLH. Pemkab Batang akan mempertimbangkan usulan tersebut dalam perencanaan anggaran 2027, sekaligus menyiapkan pemasangan 9.100 titik lampu penerangan jalan mulai Desember 2026. Bupati juga mendorong pemerintah desa mengoptimalkan anggaran melalui gotong royong masyarakat agar pembangunan tetap berjalan meski anggaran desa terbatas.
30 Okt 2026 Jumadi 166
Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Tradisi Nyadran Gunung Silurah di Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, terus dilestarikan secara turun-temurun sebagai ungkapan rasa syukur, doa keselamatan, dan penghormatan terhadap leluhur. Selain mempertahankan prosesi adat, kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi anak-anak dan generasi muda agar mengenal, mencintai, serta menjaga warisan budaya lokal supaya tidak hilang ditelan zaman.
30 Okt 2026 Jumadi 10999