Perdana, Rapat Paripurna Kabupaten Batang Bahas Sejumlah Isu Strategis

Selasa, 04 Maret 2025 Jumadi Dibaca 1.377 kali Acara Pimpinan Daerah
Perdana, Rapat Paripurna Kabupaten Batang Bahas Sejumlah Isu Strategis
Batang - Sejumlah isu strategis menjadi sorotan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Batang. Bupati Batang M. Faiz Kurniawan dan Wakil Bupati Suyono menyampaikan visi dan misi mereka untuk periode 2025-2030.

Batang - Sejumlah isu strategis menjadi sorotan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Batang. Bupati Batang M. Faiz Kurniawan dan Wakil Bupati Suyono menyampaikan visi dan misi mereka untuk periode 2025-2030.

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menekankan, bahwa sektor kesehatan, pendidikan, ekonomi, kesejahteraan sosial, hingga infrastruktur perlu menjadi perhatian bersama demi mewujudkan Batang yang lebih maju dan berdaya saing.

“Meski Angka Harapan Hidup (AHH) Kabupaten Batang pada 2024 telah mencapai 75,01 tahun -lebih tinggi dibandingkan provinsi dan nasional - persoalan stunting masih menjadi tantangan. Berdasarkan data Januari 2025, masih terdapat 4.370 balita stunting atau 9,62% dari total populasi balita,” katanya saat memimpin Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (4/3/2025).

Kondisi ini perlu kita tangani bersama, karena masa depan anak-anak Batang adalah investasi utama kita. Selain itu, penyakit menular juga menjadi perhatian, dengan 1.399 kasus tuberkulosis (TB), 955 orang diperkirakan hidup dengan HIV (ODHIV), serta sembilan kasus malaria sepanjang 2024.

“Di sektor pendidikan, Kabupaten Batang masih menghadapi tantangan besar. Rata-rata lama sekolah di Batang hanya 7,08 tahun, lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional (8,85 tahun) dan provinsi (8,02 tahun). Selain itu, terdapat 1.868 ruang kelas yang membutuhkan perbaikan serta 6.941 anak yang tidak bersekolah, baik karena belum pernah mengenyam pendidikan, putus sekolah, maupun tidak melanjutkan ke jenjang lebih tinggi,” jelasnya.

Faiz Kurniawan juga menyebutkan, salah satu yang perlu kita dorong adalah pemerataan akses pendidikan, terutama di kecamatan yang belum memiliki SMA dan SMK negeri seperti Limpung, Reban, Banyuputih, dan Pecalungan.

“Di tengah berbagai tantangan, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Batang menunjukkan tren positif. Tahun 2024, pertumbuhan ekonomi mencapai 6,03 persen, lebih tinggi dari rata-rata provinsi dan nasional dalam lima tahun terakhir. Sektor industri pengolahan menjadi kontributor utama dengan sumbangan 34,88% terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB),” terangnya.

Namun, lanjut dia, pengeluaran per kapita masyarakat Batang masih tergolong rendah, yaitu Rp10,4 juta per tahun, di bawah angka nasional yang mencapai Rp11,89 juta. “Pertumbuhan ekonomi kita baik, tapi kita masih perlu meningkatkan daya beli dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

“Tren penurunan angka kemiskinan di Batang cukup signifikan. Pada 2024, angka kemiskinan berada di 8,73% atau sekitar 68.850 penduduk. Sementara itu, kemiskinan ekstrem berhasil ditekan menjadi 0,40% atau sekitar 3.146 jiwa. Target kita adalah menuntaskan kemiskinan ekstrem menjadi nol persen dalam beberapa tahun ke depan,” ungkapnya.

Namun, tantangan lain masih ada. Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Batang mencapai 5,68%, lebih tinggi dibandingkan provinsi (4,78%) dan nasional (4,91%). Oleh karena itu, pelatihan kerja berbasis industri dan penguatan UMKM akan menjadi prioritas utama.

“Di sektor infrastruktur, 85,31% dari total 540,4 km jalan di Kabupaten Batang sudah dalam kondisi baik. Namun, masih ada 79,4 km jalan yang memerlukan perbaikan. Kami juga akan fokus pada akses air bersih, yang saat ini sudah mencapai 87,39%, serta peningkatan penerangan jalan umum,” tegasnya.

Untuk mewujudkan Kabupaten Batang yang mandiri dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045, Faiz dan Suyono menetapkan delapan misi pembangunan. Beberapa di antaranya adalah peningkatan kualitas SDM, akselerasi ekonomi, percepatan penurunan kemiskinan, serta penguatan infrastruktur hingga ke pelosok desa.

“Dengan kerja sama dan inovasi, kami optimis Batang bisa mencapai pertumbuhan ekonomi hingga 8% sesuai target nasional,” ujar dia.

Dengan berbagai tantangan yang ada, harapan besar kini terletak pada sinergi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat dalam mewujudkan Batang yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing. (MC Batang, Jateng/Edo/Siska)

 

Berita Lainnya

HUT Ke-67 Pemuda Pancasila, Gelar Donor Darah, Santuni Anak Yatim, dan Perkuat Sinergi Daerah HUT Ke-67 Pemuda Pancasila, Gelar Donor Darah, Santuni Anak Yatim, dan Perkuat Sinergi Daerah
HUT Ke-67 Pemuda Pancasila, Gelar Donor Darah, Santuni Anak Yatim, dan Perkuat Sinergi Daerah
Peringatan HUT Ke-67 Pemuda Pancasila Kabupaten Batang menjadi momentum memperkuat persatuan, soliditas kader, dan sinergi dengan pemerintah daerah melalui kegiatan sosial berupa donor darah yang menghasilkan 10 kantong darah serta santunan kepada 20 anak yatim. Pemuda Pancasila diharapkan terus berkontribusi positif, menjaga kondusivitas wilayah, dan berperan aktif mendukung pembangunan Kabupaten Batang.
01 Nov 2026 Jumadi 62
Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan
Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan
Siswa kelas XII SMK Bintara Batang, Ivan Slamet Kurniawan, berhasil meraih juara pertama kategori boxing putra kelas 51 kilogram dalam Kejuaraan Pekalongan Gladiator Season 3. Prestasi tersebut menjadi hasil dari latihan dan persiapan fisik, sekaligus menambah pengalaman serta melatih mental untuk menghadapi kompetisi yang lebih besar.
31 Okt 2026 Jumadi 120
Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet
Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet
Kontingen Kabupaten Batang menempati peringkat ke-30 pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026 dengan raihan 4 medali emas, 13 perak, dan 14 perunggu, belum mencapai target 10 besar. Meski demikian, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan tetap memberikan apresiasi atas perjuangan atlet, pelatih, dan seluruh tim. Ke depan, KONI bersama pemerintah daerah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pembinaan atlet dan fasilitas penunjang sebagai upaya meningkatkan prestasi olahraga Batang pada kompetisi berikutnya.
31 Okt 2026 Jumadi 344
Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Tradisi Nyadran Gunung Silurah di Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, terus dilestarikan secara turun-temurun sebagai ungkapan rasa syukur, doa keselamatan, dan penghormatan terhadap leluhur. Selain mempertahankan prosesi adat, kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi anak-anak dan generasi muda agar mengenal, mencintai, serta menjaga warisan budaya lokal supaya tidak hilang ditelan zaman.
30 Okt 2026 Jumadi 12539
Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan
Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan
Pemkab Batang merencanakan pembangunan rumah sakit daerah di wilayah selatan dengan mempertimbangkan Kecamatan Bawang, Reban, dan Bandar untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Selain itu, Pemkab Batang menargetkan kembali mencapai status Universal Health Coverage (UHC) pada November 2026 dengan dukungan anggaran sekitar Rp90 miliar per tahun untuk menjamin masyarakat tetap mendapatkan layanan kesehatan.
30 Okt 2026 Jumadi 140
Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH
Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan bersama Wakil Bupati Suyono menyerap aspirasi warga Desa Candirejo terkait perbaikan jalan desa dan bantuan RTLH. Pemkab Batang akan mempertimbangkan usulan tersebut dalam perencanaan anggaran 2027, sekaligus menyiapkan pemasangan 9.100 titik lampu penerangan jalan mulai Desember 2026. Bupati juga mendorong pemerintah desa mengoptimalkan anggaran melalui gotong royong masyarakat agar pembangunan tetap berjalan meski anggaran desa terbatas.
30 Okt 2026 Jumadi 183