Himpaudi Upayakan Anggotanya Terdata Dapodik

Senin, 16 Desember 2024 Jumadi Dibaca 1.207 kali Acara Pimpinan Daerah
Himpaudi Upayakan Anggotanya Terdata Dapodik
Batang - Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) terus berupaya memperjuangkan peningkatan kesejahteraan dan kompetensi, agar terjadi keseimbangan antara keduanya. Himpaudi mengupayakan seluruh anggotanya agar masuk dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik), sehingga memudahkan akses peningkatan kesejahteraan guru maupun bantuan operasional sekolah.

Batang - Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) terus berupaya memperjuangkan peningkatan kesejahteraan dan kompetensi, agar terjadi keseimbangan antara keduanya. Himpaudi mengupayakan seluruh anggotanya agar masuk dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik), sehingga memudahkan akses peningkatan kesejahteraan guru maupun bantuan operasional sekolah.

Ketua Umum Pengurus Pusat Himpaudi Betti Nuraini mengatakan, hingga saat ini pihaknya terus memperjuangkan peningkatan kesejahteraan bagi para guru Paud, berupa insentif dari daerah.

“Secara global ada 875 guru Paud di Kabupaten Batang, 632 di antaranya sudah masuk Dapodik, namun baru 50 persen yang dapat Bantuan Operasional Daerah (Bosda), sedangkan 243 lainnya belum terdata,” katanya, saat ditemui di Pendapa Kabupaten Batang, Senin (16/12/2024).

Betti membenarkan, di mayoritas wilayah, para guru Paud dengan tamatan pendidikan SMA pun dapat terdata ke dalam Dapodik. Meskipun ada sebagian wilayah lain masih diharuskan menyertakan beberapa persyaratan tertentu.

“Paling tidak harus sudah memiliki masa kerja 10 tahun, baru bisa mendapatkan Bosda sebesar Rp300 ribu. Kalau di bawah 10 tahun, ada yang Rp275 ribu, ada juga yang Rp250 ribu,” jelasnya.

Ia menegaskan, yang sedang diperjuangkannya adalah para guru Paud, kendati hanya berijazah SMA atau hanya S1 non linier, bisa masuk Dapodik.

“Kami sangat berharap ada peningkatan kualifikasi akademik S1 secara bertahap, karena selama ini dengan status pendidikan non formal tidak bisa mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG), ujungnya tidak bisa sertifikasi,” terangnya.

Ketua Himpaudi Jawa Tengah Rusmanto mengharapkan, agar dilakukan perubahan aturan kebijakan, sehingga para pendidik Paud berijazah SMA pun terdata di Dapodik.

“Jadi tidak ada alasan untuk menunda pendidik Paud yang masih berijazah SMA, untuk segera dimasukkan ke Dapodik,” tegasnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki membenarkan, kesejahteraan para guru Paud memang belum ada peningkatan.

“Namun, masih terus kami perjuangkan kesejahteraan mereka di masa mendatang, minimal untuk bantuan transportasi tidak kekurangan,” ungkapnya.

Kendati demikian, Lani tetap mengimbau para guru Paud terus membimbing anak didiknya, agar terwujud generasi muda yang unggul di masa depan.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Disdikbud Batang Bambang Suryantoro Sudibyo menambahkan, alasan sebagian guru Paud belum terdata ke Dapodik karena ijazah mereka belum linier.

“Mayoritas masih SMA, jadi kami arahkan untuk S1, karena persyaratan masuk Dapodik, sementara ini harus S1,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Fraksi PKB dan PKS Soroti Belanja Modal dalam Raperda APBD Batang 2027 Fraksi PKB dan PKS Soroti Belanja Modal dalam Raperda APBD Batang 2027
Fraksi PKB dan PKS Soroti Belanja Modal dalam Raperda APBD Batang 2027
Batang Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kabupaten Batang memberikan sejumlah catatan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2027. Catatan tersebut disampaikan dalam rapat paripurna penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi di Gedung DPRD Kabupaten Batang, Senin (1112026).
02 Nov 2026 Jumadi 83
Bupati Batang Tegaskan Tiga Prinsip Integritas ASN, Disiplin hingga Tuntas Selesaikan Masalah Bupati Batang Tegaskan Tiga Prinsip Integritas ASN, Disiplin hingga Tuntas Selesaikan Masalah
Bupati Batang Tegaskan Tiga Prinsip Integritas ASN, Disiplin hingga Tuntas Selesaikan Masalah
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menegaskan tiga prinsip utama yang wajib diterapkan seluruh ASN Pemkab Batang, yakni disiplin dalam bekerja, menjaga integritas, serta berorientasi pada penyelesaian masalah (solving the problem). Ketiga prinsip tersebut menjadi fondasi untuk mewujudkan birokrasi yang profesional, bertanggung jawab, dan mampu memberikan pelayanan publik yang optimal kepada masyarakat.
02 Nov 2026 Jumadi 82
Menanti Ruang Belajar Nyaman, Kaum Ibu Desa Sembung Berharap Rehab PAUD segera Usai Menanti Ruang Belajar Nyaman, Kaum Ibu Desa Sembung Berharap Rehab PAUD segera Usai
Menanti Ruang Belajar Nyaman, Kaum Ibu Desa Sembung Berharap Rehab PAUD segera Usai
Rehabilitasi bangunan PAUD di Desa Sembung melalui program TMMD Reguler Kodim 0736Batang telah mencapai progres sekitar 60 persen. Para ibu dan wali murid berharap pembangunan segera rampung agar anak-anak dapat menikmati fasilitas pendidikan yang lebih aman, layak, bersih, dan nyaman untuk mendukung tumbuh kembang serta proses belajar sejak usia dini.
02 Nov 2026 Jumadi 69
HUT Ke-67 Pemuda Pancasila, Gelar Donor Darah, Santuni Anak Yatim, dan Perkuat Sinergi Daerah HUT Ke-67 Pemuda Pancasila, Gelar Donor Darah, Santuni Anak Yatim, dan Perkuat Sinergi Daerah
HUT Ke-67 Pemuda Pancasila, Gelar Donor Darah, Santuni Anak Yatim, dan Perkuat Sinergi Daerah
Peringatan HUT Ke-67 Pemuda Pancasila Kabupaten Batang menjadi momentum memperkuat persatuan, soliditas kader, dan sinergi dengan pemerintah daerah melalui kegiatan sosial berupa donor darah yang menghasilkan 10 kantong darah serta santunan kepada 20 anak yatim. Pemuda Pancasila diharapkan terus berkontribusi positif, menjaga kondusivitas wilayah, dan berperan aktif mendukung pembangunan Kabupaten Batang.
01 Nov 2026 Jumadi 114
Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan
Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan
Siswa kelas XII SMK Bintara Batang, Ivan Slamet Kurniawan, berhasil meraih juara pertama kategori boxing putra kelas 51 kilogram dalam Kejuaraan Pekalongan Gladiator Season 3. Prestasi tersebut menjadi hasil dari latihan dan persiapan fisik, sekaligus menambah pengalaman serta melatih mental untuk menghadapi kompetisi yang lebih besar.
31 Okt 2026 Jumadi 155
Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet
Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet
Kontingen Kabupaten Batang menempati peringkat ke-30 pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026 dengan raihan 4 medali emas, 13 perak, dan 14 perunggu, belum mencapai target 10 besar. Meski demikian, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan tetap memberikan apresiasi atas perjuangan atlet, pelatih, dan seluruh tim. Ke depan, KONI bersama pemerintah daerah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pembinaan atlet dan fasilitas penunjang sebagai upaya meningkatkan prestasi olahraga Batang pada kompetisi berikutnya.
31 Okt 2026 Jumadi 428