Himpaudi Upayakan Anggotanya Terdata Dapodik

Senin, 16 Desember 2024 Jumadi Dibaca 1.184 kali Acara Pimpinan Daerah
Himpaudi Upayakan Anggotanya Terdata Dapodik
Batang - Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) terus berupaya memperjuangkan peningkatan kesejahteraan dan kompetensi, agar terjadi keseimbangan antara keduanya. Himpaudi mengupayakan seluruh anggotanya agar masuk dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik), sehingga memudahkan akses peningkatan kesejahteraan guru maupun bantuan operasional sekolah.

Batang - Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) terus berupaya memperjuangkan peningkatan kesejahteraan dan kompetensi, agar terjadi keseimbangan antara keduanya. Himpaudi mengupayakan seluruh anggotanya agar masuk dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik), sehingga memudahkan akses peningkatan kesejahteraan guru maupun bantuan operasional sekolah.

Ketua Umum Pengurus Pusat Himpaudi Betti Nuraini mengatakan, hingga saat ini pihaknya terus memperjuangkan peningkatan kesejahteraan bagi para guru Paud, berupa insentif dari daerah.

“Secara global ada 875 guru Paud di Kabupaten Batang, 632 di antaranya sudah masuk Dapodik, namun baru 50 persen yang dapat Bantuan Operasional Daerah (Bosda), sedangkan 243 lainnya belum terdata,” katanya, saat ditemui di Pendapa Kabupaten Batang, Senin (16/12/2024).

Betti membenarkan, di mayoritas wilayah, para guru Paud dengan tamatan pendidikan SMA pun dapat terdata ke dalam Dapodik. Meskipun ada sebagian wilayah lain masih diharuskan menyertakan beberapa persyaratan tertentu.

“Paling tidak harus sudah memiliki masa kerja 10 tahun, baru bisa mendapatkan Bosda sebesar Rp300 ribu. Kalau di bawah 10 tahun, ada yang Rp275 ribu, ada juga yang Rp250 ribu,” jelasnya.

Ia menegaskan, yang sedang diperjuangkannya adalah para guru Paud, kendati hanya berijazah SMA atau hanya S1 non linier, bisa masuk Dapodik.

“Kami sangat berharap ada peningkatan kualifikasi akademik S1 secara bertahap, karena selama ini dengan status pendidikan non formal tidak bisa mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG), ujungnya tidak bisa sertifikasi,” terangnya.

Ketua Himpaudi Jawa Tengah Rusmanto mengharapkan, agar dilakukan perubahan aturan kebijakan, sehingga para pendidik Paud berijazah SMA pun terdata di Dapodik.

“Jadi tidak ada alasan untuk menunda pendidik Paud yang masih berijazah SMA, untuk segera dimasukkan ke Dapodik,” tegasnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki membenarkan, kesejahteraan para guru Paud memang belum ada peningkatan.

“Namun, masih terus kami perjuangkan kesejahteraan mereka di masa mendatang, minimal untuk bantuan transportasi tidak kekurangan,” ungkapnya.

Kendati demikian, Lani tetap mengimbau para guru Paud terus membimbing anak didiknya, agar terwujud generasi muda yang unggul di masa depan.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Disdikbud Batang Bambang Suryantoro Sudibyo menambahkan, alasan sebagian guru Paud belum terdata ke Dapodik karena ijazah mereka belum linier.

“Mayoritas masih SMA, jadi kami arahkan untuk S1, karena persyaratan masuk Dapodik, sementara ini harus S1,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Pantau Kemanfaatan MBG, BPJS Kesehatan Cek Kesehatan Pelajar Batang Pantau Kemanfaatan MBG, BPJS Kesehatan Cek Kesehatan Pelajar Batang
Pantau Kemanfaatan MBG, BPJS Kesehatan Cek Kesehatan Pelajar Batang
Batang - BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan bekerja sama dengan Puskesmas Batang 3 menggelar cek kesehatan gratis sekaligus pemantauan gizi bagi penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG), di SMA Negeri 2 Batang, Kabupaten Batang, Kamis (1862026). Pantauan dilakukan untuk mengetahui sejauh mana nilai kemanfaatan program tersebut bagi penerima, dengan memperhatikan Indeks Masa Tubuh (IMT).
18 Jun 2026 Jumadi 8
Bupati Batang: Ruang Publik untuk Masyarakat, Bukan Tempat Berjualan Bupati Batang: Ruang Publik untuk Masyarakat, Bukan Tempat Berjualan
Bupati Batang: Ruang Publik untuk Masyarakat, Bukan Tempat Berjualan
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menegaskan bahwa seluruh ruang terbuka publik, fasilitas umum (fasum), dan fasilitas sosial (fasos) di Kabupaten Batang tidak boleh digunakan sebagai lokasi berjualan maupun diperjualbelikan sebagai lapak usaha. Penegasan tersebut disampaikan usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) pembangunan trotoar dan penataan kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Alun-Alun Bandar, Kabupaten Batang, Kamis (1862026).
18 Jun 2026 Jumadi 19
Pemkab Batang Salurkan BLT DBHCHT 2026, Bantu Ringankan Beban Masyarakat Pemkab Batang Salurkan BLT DBHCHT 2026, Bantu Ringankan Beban Masyarakat
Pemkab Batang Salurkan BLT DBHCHT 2026, Bantu Ringankan Beban Masyarakat
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Sosial (Dinsos), mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026 kepada masyarakat penerima manfaat di sejumlah kecamatan. Penyaluran bantuan secara simbolis dilakukan di Aula Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, Kamis (1862026).
18 Jun 2026 Jumadi 16
Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara
Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara
Batang - Potensi ekonomi Kabupaten Batang tampaknya kian seksi di mata para pelaku usaha nasional. Deretan produk unggulan, pesona wisata yang apik, hingga grafik pertumbuhan ekonomi yang terus mendaki, sukses mencuri perhatian organisasi UKM IKM Nusantara. Mereka kini bersiap pasang badan untuk menjembatani produk-produk asli Batang agar bisa melenggang ke pasar yang jauh lebih luas.
18 Jun 2026 Jumadi 14
Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang
Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang
Batang - Tradisi "Mubeng Benteng" atau mengelilingi tembok luar area Kantor Bupati Batang kembali mengemuka, setelah beberapa tahun menggelar kirab Malam Satu Suro hanya di dalam komplek. Hal ini menjadi wacana dari keluarga besar ahli waris Kyai Tombak Abirawa, sebagai upaya mengembalikan tradisi leluhur sekaligus menjadikan ikon destinasi wisata budaya Kabupaten Batang.
17 Jun 2026 Jumadi 262
Dies Natalis Ke-34, SMPN 2 Tersono Ajak Warga Sekolah Biasakan Olahraga Dies Natalis Ke-34, SMPN 2 Tersono Ajak Warga Sekolah Biasakan Olahraga
Dies Natalis Ke-34, SMPN 2 Tersono Ajak Warga Sekolah Biasakan Olahraga
Batang - SMPN 2 Tersono, mengadakan dies natalis yang Ke-34, dengan kegiatan fun run, sebagai motivasi warga sekolah untuk membiasakan diri berolahraga, agar tetap prima selama proses belajar mengajar. Kegiatan tersebut diikuti siswa-siswi SD dan MI sebagai ajang olahraga sekaligus sarana untuk menanamkan pola hidup sehat sejak dini.
17 Jun 2026 Jumadi 113