Kenalkan Sejarah Pahlawan, Pegiat Literasi Batang Terbitkan Novel

Sabtu, 14 Desember 2024 Jumadi Dibaca 989 kali Acara Pimpinan Daerah
Kenalkan Sejarah Pahlawan, Pegiat Literasi Batang Terbitkan Novel
Batang - Upaya kenalkan Pahlawan Nasional dari Kabupaten Batang, Pegiat Literasi Batang menerbitkan sebuah buku novel berjudul Mencari Jejak Mbah Rifa’i. Beliau tokoh Pahlawan Nasional yakni KH Ahmad Rifa'i yang diresmikan pada tahun 2004 oleh Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono.

Batang - Upaya kenalkan Pahlawan Nasional dari Kabupaten Batang, Pegiat Literasi Batang menerbitkan sebuah buku novel berjudul Mencari Jejak Mbah Rifa’i. Beliau tokoh Pahlawan Nasional yakni KH Ahmad Rifa'i yang diresmikan pada tahun 2004 oleh Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono.

Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengatakan, sangat mengapresiasi dan bangga serta terharu apa yang dibuat Pegiat Literasi Batang dengan menerbitkan buku novel Mencari Jejak Mbah Rifa’i.

“Sebuah buku yang menceritakan tentang dokumentasi Pahlawan Nasional dari Kabupaten Batang dengan bahasa yang mudah dipahami generasi muda supaya mereka tertarik membacanya,” katanya saat ditemui usai Peluncuran buku Mbah Rifa’I di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Jumat (13/12/2024).

Lani sangat berharap, buku ini benar-benar dibaca oleh masyarakat terutama generasi muda. Sehingga bisa tahu ada Tokoh Pahlawan disini dan mengenal sosoknya seperti apa tidak hanya cuma melihat fotonya saja.

“Pihaknya tidak memungkiri, saat ini masih banyak yang mengetahui bahwa Kabupaten Batang punya tokoh yang menjadi Pahlawan Nasional. Mbah Rifa'i telah berjuang melawan penjajah dengan caranya sendiri, tanpa kekerasan,” jelasnya.

Lani juga menyebutkan bahwa, Mbah Rifa’i menyebarkan rasa cinta tanah air lewat dakwah dan karya-karya buku atau kitab yang telah ditulisnya. Ada sekitar 60-an kitab yang ditulisnya di Kabupaten Batang.

“Ini agar kita tahu siapa itu Mbah Rifa'i, yang ternyata sudah berabad-abad yang lalu beliau berkiprah, berjuang untuk bangsa Indonesia,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PP Rifaiyah KH Mukhlisin Muzarie menjelaskan bahwa, Mbah Rifa'i itu membangun misi perjuangannya itu dengan dua misi besar. Yang pertama memurnikan ajaran Islam. Karena waktu itu masyarakat masih sinkritis, baru diislamkan saja oleh para wali dan belum banyak mengamalkan ajaran-ajaran Islam.

“Yang kedua, itu adalah melawan kolonialisme, melawan penjajah Belanda. Itu inti dari perjuangan mbah Rifa'i,” terangnya.

Ia berharap, buku ini bisa menjadi salah satu referensi yang membahas bahwa Kabupaten Batang itu punya Pahlawan Nasional. Menjadi bahan bacaan yang bisa dibaca oleh semua kalangan karena bebertuk sebuah novel.

“Sehingga ringan dibaca oleh banyak kalangan. Buku ini nantinya akan dibagikan secara gratis sebanyak 100 eksemplar karena dukungan dari PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) melalui Dinas Perpustakaan,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Bupati Batang Ingatkan Ancaman Bullying dan Lunturnya Gotong Royong Bupati Batang Ingatkan Ancaman Bullying dan Lunturnya Gotong Royong
Bupati Batang Ingatkan Ancaman Bullying dan Lunturnya Gotong Royong
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengingatkan para Duta Pancasila Kabupaten Batang agar ikut memperkuat nilai kegotongroyongan dan kepedulian sosial di tengah perubahan Kabupaten Batang menjadi kawasan industri. Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Pelantikan Duta Pancasila Kabupaten Batang di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (892026).
08 Sep 2026 Jumadi 16
Bidik 400 Penyerapan per Bulan, Disnaker Batang Buka Layanan Walk-In Interview di Sekolah Bidik 400 Penyerapan per Bulan, Disnaker Batang Buka Layanan Walk-In Interview di Sekolah
Bidik 400 Penyerapan per Bulan, Disnaker Batang Buka Layanan Walk-In Interview di Sekolah
Batang - Langkah Pemerintah Kabupaten Batang dalam menekan angka pengangguran makin agresif. Lewat program Dapat Kerja (DAKER), sebanyak 1.685 pencari kerja berhasil diserap dunia kerja per 7 September 2026. Dari angka tersebut, 1.616 orang masuk lewat pendanaan APBD, sementara 69 lainnya melalui jalur non-APBD.
08 Sep 2026 Jumadi 38
Peternak Lebah Asal Batang Tekuni Madu Sejak 1995, Kini Dipasarkan hingga Papua Peternak Lebah Asal Batang Tekuni Madu Sejak 1995, Kini Dipasarkan hingga Papua
Peternak Lebah Asal Batang Tekuni Madu Sejak 1995, Kini Dipasarkan hingga Papua
Batang - Sangaji, peternak lebah asal Desa Timbang, telah mengenal dunia perlebahan sejak duduk di bangku SMP pada 1995. Kecintaannya terhadap lebah berawal ketika ia membantu mengelola koloni lebah milik pamannya. Sejak saat itu, berbagai aktivitas terkait lebah mulai ia tangani sendiri, mulai dari perawatan hingga menentukan lokasi penempatan koloni.
08 Sep 2026 Jumadi 43
Duta Pancasila Paskibraka Batang Dilantik, Diminta Aktif Kenalkan Nilai Pancasila ke Sekolah Duta Pancasila Paskibraka Batang Dilantik, Diminta Aktif Kenalkan Nilai Pancasila ke Sekolah
Duta Pancasila Paskibraka Batang Dilantik, Diminta Aktif Kenalkan Nilai Pancasila ke Sekolah
Batang - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia melantik Duta Pancasila Paskibraka Indonesia Batang di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (892026).
08 Sep 2026 Jumadi 33
Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Krakatau, BPBD Batang Siapkan Langkah Mitigasi Kesehatan Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Krakatau, BPBD Batang Siapkan Langkah Mitigasi Kesehatan
Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Krakatau, BPBD Batang Siapkan Langkah Mitigasi Kesehatan
Batang - Aktivitas Gunung Anak Krakatau yang meruncing belakangan ini sempat memicu kekhawatiran warga. Namun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik karena paparan abu vulkanik dipastikan belum menyentuh wilayah Batang maupun Jawa Tengah secara umum.
08 Sep 2026 Jumadi 59
Wujudkan Pemimpin Berkarakter, Pilketos SMAN 1 Batang Berkonsep Raja Nusantara Wujudkan Pemimpin Berkarakter, Pilketos SMAN 1 Batang Berkonsep Raja Nusantara
Wujudkan Pemimpin Berkarakter, Pilketos SMAN 1 Batang Berkonsep Raja Nusantara
Batang - Kelincahan para siswa SMA Negeri 1 Batang dengan karakter penguasa dari berbagai kerajaan di Nusantara ini, tidak hanya untuk melestarikan budaya, namun juga untuk menarik simpati pemilih di gelaran Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos) 20262027. Metode Kokurikuler sengaja dipilih sebagai daya tarik yang unik karena dirasa mampu meningkatkan dukungan dan angka keterpilihan saat pemilihan nantinya.
07 Sep 2026 Jumadi 333