Batang - Dalam rangka memperingati HUT PGRI Ke-79 dan Hari Guru Nasional, 12 ribu guru seluruh Kabupaten Batang melaksanakan temu akbar di Stadion Moh. Sarengat Batang, Kabupaten Batang, Kamis (5/12/2024).
Batang - Dalam rangka memperingati HUT PGRI Ke-79 dan Hari Guru Nasional, 12 ribu guru seluruh Kabupaten Batang melaksanakan temu akbar di Stadion Moh. Sarengat Batang, Kabupaten Batang, Kamis (5/12/2024).
Ketua
PGRI Batang M. Arief Rohman mengatakan, hari ini merupakan acara puncak HUT
PGRI Ke-79 yang didukung penuh oleh Pemkab Batang. Melihat Pemkab Batang yang
telah fokus terhadap guru honorer untuk diangkat menjadi P3K dan ASN sudah
mencapai 90 persen yang diangkat.
“Kini
masih menyisahkan 700 tenaga kependidikan dan 200 guru yang diupayakan akan
mendapatkan Nomor Induk Pegawai (NIP) di tahun 2025,†jelasnya.
Tinggal
kami menyisahkan sedikit yang belum diangkat menjadi P3K dan ASN yang pastinya
ke depan tahun 2025 diusahakan supaya diangkat semuanya. Hal ini menjadi bentuk
perhatian terhadap guru atas kinerja tenaga pendidik yang sudah bekerja puluhan
tahun mengajar patut diapresiasi.
“Semoga
kedepan terus fokus kepada pendidikan karena pintu masuk menciptakan SDM unggul
dan maju,†harapnya.
Sementara
itu, Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengatakan, temu akbar guru
seluruh Kabupaten Batang yang tumpah disini sangat luar biasa sekali berkumpul
dan semangat merayakan jasa dan pengabdian guru.
Dengan
tema "Guru Hebat, Indonesia Kuat". Hal ini bukan sekadar slogan
semata, melainkan sebuah kenyataan yang kita alami sehari-hari.
“Guru
adalah ujung tombak dalam mewujudkan cita-cita mencerdaskan kehidupan bangsa.
Tangan dingin guru telah melahirkan generasi-generasi penerus yang
berkualitas,†terangnya.
Ia
berkomitmen untuk terus mendukung dan meningkatkan kualitas pendidikan. Kami
menyadari bahwa guru adalah aset terbesar kita. Oleh karena itu, pemkab telah
melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme
guru, antara lain peningkatan kesejahteraan dengan pengangkatan guru menjadi
P3K dan ASN.
“Terpenting
semua guru di Kabupaten Batang dapat menujukan kinerja yang bagus dalam
mengajar, menanamkan nilai-nilai karakter yang luhur, dan membentuk kepribadian
siswa dengan memberikan contoh yang baik,†pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)