Waspada, Tak Kuasai dengan Benar, AI Bisa Matikan Kreativitas

Kamis, 14 November 2024 Jumadi Dibaca 2.507 kali Acara Pimpinan Daerah
Waspada, Tak Kuasai dengan Benar, AI Bisa Matikan Kreativitas
Batang - Teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) nampaknya makin menarik perhatian gen z dengan beragam kecanggihan fitur di dalamnya. Meski demikian, para akademisi menaruh keprihatinan, apabila tidak digunakan secara tepat guna, dikhawatirkan menjadi bumerang yang dapat mematikan kreativitas.

Batang - Teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) nampaknya makin menarik perhatian gen z dengan beragam kecanggihan fitur di dalamnya. Meski demikian, para akademisi menaruh keprihatinan, apabila tidak digunakan secara tepat guna, dikhawatirkan menjadi bumerang yang dapat mematikan kreativitas.

Sebagai upaya membentengi gen z dari ancaman penyalahgunaan AI, PSDKU Undip Batang menggelar seminar dengan menghadirkan praktisi di bidang teknologi informasi. Dan debat para pelajar SMA/SMK sederajat untuk merespons pro kontra hadirnya teknologi kecerdasan buatan di dunia pendidikan.

Ketua pelaksana Artificial Intelligence Debate in Education (AIDE) Sahila Pramesti mengatakan, seminar ini untuk mengedukasi pelajar jenjang SMA/SMK sederajat dalam menyikapi hadirnya teknologi kecerdasan buatan yang mulai menembus ke dunia pendidikan.

“Jika tidak dimanfaatkan dengan benar, kehadiran kecerdasan buatan justru bisa mematikan kreativitas dan kemampuan berpikir kritis pelajar,” katanya, saat ditemui di Pendapa Kabupaten Batang, Kamis (14/11/2024).

Bukti yang sangat nyata, saat ini pelajar maupun mahasiswa mulai memiliki rasa ketergantungan terhadap jawaban yang muncul melalui kecerdasan buatan.

“Otak yang seharusnya dioptimalkan untuk berpikir kritis menggunakan kemampuan sendiri, justru terhambat, apalagi tingkat kemiripannya mencapai 90 persen,” ungkapnya.

Salah satu peserta, Laura pelajar SMAN 2 Batang, mengakui sangat terbantu dengan kehadiran kecerdasan buatan, apabila digunakan secara tepat guna.

“Biasanya kalau ada kesulitan mengerjakan tugas, terus keadaan sudah malam, mau tanya guru juga ga sopan, bisa tanya AI, itu pun tidak boleh berlebihan karena bisa timbul ketergantungan,” jelasnya.

Kendati demikian, ada sisi negatif yang patut diwaspadai karena kemiripan hampir menyerupai aslinya. Sisi buruknya bisa mempengaruhi lapangan kerja di Indonesia, contohnya tadi ada penyiar tivi yang wajah dan suaranya mirip seperti manusia sungguhan, makanya pekerjaan penyiar dikhawatirkan akan tergantikan oleh AI.

Menyikapi fenomena merebaknya pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan yang dimanfaatkan dalam dunia pendidikan, Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengimbau, agar para pelajar yang didominasi gen z, harus mampu memilah dan memilih dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan ketika kegiatan belajar mengajar.

“Sekarang teknologi kecerdasan buatan sudah menghinggapi seluruh sendi kehidupan manusia, tak terkecuali di dunia pendidikan. Makanya seminar dan debat bisa jadi ajang edukasi anak agar mampu menggunakan AI secara benar dan tepat guna,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Wakil Bupati Batang Bersama HNSI Fokus Benahi Tambat Labuh Wakil Bupati Batang Bersama HNSI Fokus Benahi Tambat Labuh
Wakil Bupati Batang Bersama HNSI Fokus Benahi Tambat Labuh
Batang - Hiruk-pikuk dermaga dan deru mesin kapal menjadi latar belakang penting saat para pengurus Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Batang mengadakan Musyawarah Cabang (Muscab) di Pelabuhan Batang, Kabupaten Batang, Senin (1342026). Bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan sebagai wadah pencarian solusi atas jeritan para penjaga samudra.
13 Apr 2026 Jumadi 22
Pengumpulan Minyak Jelantah di Batang Raih Rekor MURI, Hasilkan Cuan Rp90 Juta Untuk Bioavtur Pengumpulan Minyak Jelantah di Batang Raih Rekor MURI, Hasilkan Cuan Rp90 Juta Untuk Bioavtur
Pengumpulan Minyak Jelantah di Batang Raih Rekor MURI, Hasilkan Cuan Rp90 Juta Untuk Bioavtur
Batang Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Setda Batang M Fathoni menegaskan bahwa aksi pengumpulan minyak goreng bekas atau jelantah di lingkungan Sekretariat Daerah bukan sekadar mengejar angka. Gerakan ini merupakan langkah nyata Pemerintah Kabupaten Batang dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung pemanfaatan energi terbarukan.
13 Apr 2026 Jumadi 96
HUT Ke-60 Pemkab Batang, Dinsos Salurkan Bansos HUT Ke-60 Pemkab Batang, Dinsos Salurkan Bansos
HUT Ke-60 Pemkab Batang, Dinsos Salurkan Bansos
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar kegiatan anjangsana atau bakti sosial dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun  Ke-60 Kabupaten Batang, di Aula Desa Tragung, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Senin (1342026).
13 Apr 2026 Jumadi 64
Layanan KB Implan Gratis Hadir di Anjangsana HUT Ke-60 Batang, Sasar Ibu Usia Subur Layanan KB Implan Gratis Hadir di Anjangsana HUT Ke-60 Batang, Sasar Ibu Usia Subur
Layanan KB Implan Gratis Hadir di Anjangsana HUT Ke-60 Batang, Sasar Ibu Usia Subur
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menghadirkan layanan Keluarga Berencana (KB) implan gratis dalam kegiatan anjangsana dan bakti sosial di Balai Desa Tragung, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Senin (1342026).
13 Apr 2026 Jumadi 48
Semarak HUT Ke-60 Batang, PWI Tebar Kepedulian Lewat Anjangsana Bansos Semarak HUT Ke-60 Batang, PWI Tebar Kepedulian Lewat Anjangsana Bansos
Semarak HUT Ke-60 Batang, PWI Tebar Kepedulian Lewat Anjangsana Bansos
Batang - Kegiatan anjangsana dan bakti sosial dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang tak hanya diisi oleh pemerintah daerah, tetapi juga mendapat dukungan dari insan pers. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bersama sejumlah media turut ambil bagian dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat.
13 Apr 2026 Jumadi 52
Sentuhan Kraton Yogyakarta di Tanah Batang, Kirab Budaya HUT Ke-60 Tampil Lebih Sakral Sentuhan Kraton Yogyakarta di Tanah Batang, Kirab Budaya HUT Ke-60 Tampil Lebih Sakral
Sentuhan Kraton Yogyakarta di Tanah Batang, Kirab Budaya HUT Ke-60 Tampil Lebih Sakral
Batang - Kabupaten Batang bersiap menghelat pesta rakyat yang tak biasa. Memperingati hari jadinya Ke-60, tradisi Kirab Budaya tahun ini tampil lebih kolosal dan sakral, membawa atmosfer keagungan Kasultanan Yogyakarta ke tanah Batang.
12 Apr 2026 Jumadi 106