Batang - Ditengah kondisi ekonomi yang menantang, semangat berbagi masyarakat Batang justru semakin membara. Terbukti dari capaian Bulan Dana PMI Kabupaten Batang 2024 yang berhasil melampaui target, mengumpulkan Rp1.77 miliar atau 102,61% dari target awal Rp1.73 miliar. Pencapaian ini menjadi bukti nyata kepedulian sosial yang mengakar kuat di bumi Batang.
Batang - Ditengah kondisi ekonomi yang menantang, semangat berbagi masyarakat Batang justru semakin membara. Terbukti dari capaian Bulan Dana PMI Kabupaten Batang 2024 yang berhasil melampaui target, mengumpulkan Rp1.77 miliar atau 102,61% dari target awal Rp1.73 miliar. Pencapaian ini menjadi bukti nyata kepedulian sosial yang mengakar kuat di bumi Batang.
“Atas nama pemerintah
kabupaten Batang, kami sangat berterima kasih kepada BUMN, BUMD, TNI, Polri,
dan seluruh lapisan masyarakat yang peduli dan berkontribusi dalam Bulan Dana
PMI. Dana ini sangat penting untuk mendukung kegiatan PMI dalam membantu warga
yang membutuhkan, baik yang terkena bencana alam maupun yang berada dalam
kondisi sosial yang memerlukan kepedulian kita semua,†kata Penjabat (Pj)
Bupati Batang Lani Dwi Rejeki saat Penutupan Bulan Dana PMI di Aula Bupati
Batang, Kabupaten Batang, Selasa (29/10/2024).
Transparansi menjadi
kunci kepercayaan masyarakat. Lani menegaskan bahwa seluruh dana telah mendapat
opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari audit akuntan.
“Dana yang sudah
dikumpulkan di PMI telah diaudit akuntan dan mendapatkan opini WTP. Ini
menunjukkan bahwa dana tersebut dapat dipertanggungjawabkan secara akuntabel
sesuai dengan ketentuan undang-undang,†jelasnya.
Tahun ini, lanjut dia, PMI
Batang memiliki misi mulia untuk menyentuh langsung kehidupan masyarakat
prasejahtera.
Wakil Ketua PMI Batang
Putut Husamadiman mengungkapkan, program rehabilitasi rumah tidak layak huni
akan menyasar 15 kecamatan.
“PMI tahun ini bersepakat
untuk memberikan bantuan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di 15 kecamatan,
masing-masing kecamatan mendapatkan bantuan untuk dua rumah dengan nilai
sebesar Rp15 juta per rumah,†terangnya.
Dibandingkan tahun 2023,
dana yang terkumpul meningkat signifikan sebesar Rp134.332.826,00 atau sekitar
8%. Keberhasilan ini tak lepas dari kerja keras panitia lintas sektor yang
diketuai oleh Kepala Kejaksaan Negeri Batang, berdasarkan Keputusan Bupati
Batang Nomor 468/01/2024.
“Dengan semangat
kebersamaan, kerja keras, dan ketulusan panitia serta kesadaran masyarakat,
kita berhasil menghimpun dana yang melebihi target. Hasil ini menunjukkan bahwa
masyarakat Batang memiliki kepedulian yang tinggi terhadap sesama,†ungkapnya.
Dana yang terkumpul tidak
hanya untuk rehabilitasi rumah, tetapi juga akan memperkuat layanan
kepalangmerahan, mulai dari pelatihan relawan hingga peningkatan kapasitas
sumber daya PMI. Sebuah investasi kemanusiaan yang akan terus berbuah manis
bagi masyarakat Batang.
“Kita sadar bahwa bencana
atau kondisi darurat lainnya bisa terjadi kapan saja. Oleh karena itu, dana
yang ada akan dialokasikan secara tepat agar kita selalu siap dalam menghadapi
situasi apa pun yang membutuhkan respons cepat,†pungkasnya.
Di balik angka-angka yang
mengesankan ini, tersimpan ribuan harapan dan doa masyarakat Batang. Sebuah
bukti bahwa di tengah berbagai tantangan, semangat gotong royong dan kepedulian
sosial tetap menjadi nafas kehidupan masyarakat Batang. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)